Pamor ekspor alutsista Turki banyak dipengaruhi oleh reputasinya di medan tempur. Lantaran sukses dengan drone Bayraktar TB2 di beberapa medan konflik, kini Turki diwartakan mengirim jenis alutsista yang tergolong baru untuk memasok militer Ukraina. Yang dimaksud adalah TRLG-230, jenis rudal balistik berpemandu laser (laser guided missile) yang diproduksi Roketsan. (more…)
Meski sedang dilanda perang dengan Rusia, rupanya militer Ukraina tak ingin melewatkan kesempatan untuk merayakan momen Halloween yang jatuh pada 31 Oktober. Alih-alih menampilkan pasukan dengan kostum seram, justru yang mendapatkan sentuhan khas Halloween adalah sistem senjata M142 HIMARS (High Mobility Artillery Rocket System) yang diklaim sebagai game changer oleh Kiev. (more…)
Bagi Ukraina, kehadiran senjata artileri medan HIMARS (High Mobility Artillery Rocket System) adalah game changer dalam perang menghadapi Rusia. Sadar akan keunggulan HIMARS, menjadikan industri Ukraina yang tersisa untuk menghadirkan solusi untuk meningkatkan kinerja HIMARS. Seperti yang dilakukan Ukrspecssystems, perusahaan Ukraina ini merilis apa yang disebut sebagai Shark drone. (more…)
Thales dan Kongsberg sepertinya bakal menghapi lawan berat dalam tender Project Land 4100 Phase 2 land based anti ship missile (ASM) requirement yang dirilis Departemen Pertahanan Australia. Meski kedua perusahaan telah meluncurkan StrikeMaster Coastal Defence System, yaitu varian rantis Bushmaster dengan peluncur rudal anti kapal NSM (Naval Strike Missile) pada ajang Land Forces 2022 di Brisbane. Namun, kubu Lockheed Martin tidak tinggal diam. (more…)
Bersumber dari media barat, dilaporkan dalam beberapa hari lalu militer Rusia telah mengalami kerugian signifikan akibat serangan artileri jarak jauh M142 High Mobility Artillery Rocket System (HIMARS) yang dipasok Amerika Serikat untuk Ukraina. Nah, lepas dari klaim yang beredar, belum lama ini ada kabar menarik yang bersumber dari media Rusia. (more…)
Guna meningkatkan fire power di lini artileri medan (armed), Angkatan Darat Australia bakal diperkuat dengan sistem senjata MLRS (Multiple Launch Rocket System) M142 HIMARS (High Mobility Artillery Rocket System) produksi Lockheed Martin Missiles. Kabar ini merupakan buah dari persetujuan US Defense Security Cooperation Agency (DSCA) yang telah mengumumkan potensi penjualan 20 unit M142 HIMARS ke Australia pada 26 Mei 2022. (more…)
Untuk pertama kali, Multiple Launcher Rocket System (MLRS) andalan TNI AD, ASTROS II MK6 bertemu langsung dengan lawan tanding terberatnya, yaitu HIMARS (High Mobility Artillery Rocket System) buatan Amerika Serikat. Disebut rival, lantaran dari hasil polling Indomiliter.com pada tahun 2014, terungkap bahwa HIMARS milik Angkatan Darat Singapura, dipercaya sebagai lawan tanding terbesar MLRS Astros II MK6 milik Artileri Medan TNI AD. (more…)
Dalam beberapa bulan ini suara lantang Presiden Filipina Rodrigo Duterte serasa hilang, terutama pada suara pedas yang kerap dialamatkan ke Pemerintah Amerika Serikat. Salah satu kakunya lidah Durerte disebakan kebijakan luar negeri Duterte yang plin plan terkait masalah di Laut Cina Selatan (LCS). (more…)
Untuk urusan kreativitas, para kreator muda Indonesia punya segudang imajinasi dan mimpi, tak terkecuali dalam bidang rancang bangun alutsista. Puluhan jenis prototipe sudah dirilis, meski baru sebagian kecil yang berujung pada fase produksi, kondisi tersebut tak mengurangi animo kreator untuk menelurkan rancangannya dalam wujud prototipe, terlebih dengan mendapat dukungan dari Balitbang Kementerian Pertahanan (Kemhan). Seperti wujud yang terbaru berupa penampakan prototipe kendaraan peluncur roket multi laras besutan PT Prafir Jaya Abadi di Bandung, Jawa Barat. (more…)
Bila dirunut dari sejarah, Indonesia punya pengalaman panjang dalam mengadopsi MLRS (Multiple Launch Rocket System), tentu jika dibandingkan dengan negara tetangga di Asia Tenggara, jelas Indonesia paling senior dalam menggelar MLRS. Dipacu kebutuhan untuk persiapan operasi Trikora di tahun 60-an, Indonesia sudah mengenal self propelled MLRS, alias MLRS gerak sendiri dengan platform truk, seperti BM-14/17 milik Korps Marinir TNI AL dan M-51 130 mm kepunyaan Yon Armed TNI AD. (more…)