Tepat hari ini, 15 tahun lalu, persisnya pada 11 Januari 2011, jagad dirgantara global mencatat peristiwa penting, dimana telah terbang untuk pertama kalinya jet tempur generasi kelima Chengdu J-20 “Mighty Dragon”. Dengan terbangnya J-20, menorehkan Cina sebagai pemain di sektor produsen jet tempur steath, lantaran sebelum J-20, lini jet tempur stealth yang operasional di dunia baru diisi F-22 Raptor dan F-35 Lightning II. (more…)
Pada tanggal 21 Oktober 2025, Angkatan Udara AS (USAF) berhasil mencapai tonggak sejarah penting di Nevada Test and Training Range (NTTR) yang menandai titik balik dalam doktrin perang udara modern. Demonstrasi tersebut melibatkan pesawat tempur siluman generasi kelima, F-22 Raptor, yang secara efektif memerintah dan mengendalikan pesawat nirawak (UAS) canggih, MQ-20 Avenger. Peristiwa ini bukan sekadar uji terbang; ini adalah validasi kritis terhadap konsep Crewed-Uncrewed Teaming (CUT), sebuah pilar utama yang akan mendefinisikan dominasi udara di medan tempur masa depan.
Dua raksasa udara generasi kelima, Sukhoi Su-57 dari Rusia dan Lockheed Martin F-22 Raptor dari AS, merupakan simbol kemajuan teknologi penerbangan militer di masing-masing negara. Kedua jet tempur ini dirancang untuk mencapai dominasi udara, namun filosofi desain dan prioritas misi mereka menghasilkan sejumlah perbedaan signifikan.
Terlepas dari aspek kualitas produk, perbandingan kuantitas jet tempur stealth menjadi perhatian, pasalnya bila pecah konflik terbuka, maka kuantitas akan turut menentukan. Terkait dengan rivalitas antara Amerika Serikat dan Cina, maka eksistensi F-22 Raptor dan Chengdu J-20 “Mighty Dragon” ikut mengemuka, jumlah kedua jet tempur stealth akan membawa pengaruh pada dominasi udara. Dan ada kabar menarik dari Changchun Airshow 2025. (more…)
Hari ini, 28 tahun lalu yang bertepatan dengan 7 September 1997, menjadi momen bersejarah dalam jagad penerbangan militer, dimana prototipe jet tempur stealth F-22 Raptor terbang perdana di Dobbins Air Reserve Base di Marietta, Georgia, Amerika Serikat. Bertindak sebagai pilot uji dalam penerbangan perdana Raptor adalah Paul Metz. (more…)
Setelah Boeing meraih kontrak pengembangan jet tempur generasi keenam F-47 Next Generation Air Dominance (NGAD) dari Pentagon, maka Lockheed Martin merasa perlu mengambil langkah strategis terkait masa depan dari jet tempur generasi kelima yang eksis, yakni F-22 Raptor dan F-35 Lightning II, terkhusus F-35 yang punya masa depan panjang dan laris manis dipasar ekspor. (more…)
Sejak terbang perdana di Komsomolsk-on-Amur pada 29 Januari 2010, jet tempur stealth Rusia Sukhoi Su-57 (kode NATO – Felon) telah menjadi obyek buruan analis pertahanan global. Tidak seperti alutsista besutan barat, maka detail tentang Su-57 bisa dibilang tidak terlalu banyak diketahui. Salah satu yang menjadi ‘teka-teki’ pada Sukhoi Su-57 adalah pada side weapon bay. (more…)
Seolah mengikuti jejak penempur stealth F-22 Raptor, rupanya jet tempur Dassault Rafale juga telah membuktikan kemampuannya dalam menembak balon udara mata-mata di ketinggian tinggi (High Altitude Balloon). Angkatan Udara India (Indian Air Force) menggunakan Rafale untuk menembak jatuh target balon mata-mata Cina. (more…)
Rencananya Angkatan Udara Amerika Serikat (USAF) akan memensiunkan jet tempur stealth F-22 Raptor pada tahun 2030. Dan sebagai penggantinya adalah kehadiran jet tempur generasi keenam, atau yang dikenal dalam proyek Next Generation Air Dominance (NGAD). Selain desain NGAD yang masih dimatangkan, ada kabar bahwa nantinya NGAD sulit untuk diproduksi dalam jumlah besar, kok? (more…)
Nama Gurun Taklamakan di wilayah Ruoqiang, Cina tengah, sepertinya menjadi area yang rajin diintai oleh satelit ‘mata-mata’ Amerika Serikat. Setelah pada tahun 2021 terekam dari foto satelit replika atau dummy kapal induk nuklir AS yang dibangun di tengah gurun pasir, maka di wilayah yang sama, kini terekam deretan mockup jet tempur stealth F-22 Raptor dan F-35 Lightning II. (more…)