Kementerian Pertahanan Inggris (MoD) dikabarkan tengah memasuki babak akhir dalam negosiasi pelepasan tiga unit sisa pesawat angkut C-130J Super Hercules milik Angkatan Udara Kerajaan Inggris (Royal Air Force/RAF). Tepat pada 5 Februari 2026, pembicaraan intensif dilaporkan sedang berlangsung dengan sebuah negara calon pembeli yang identitasnya masih dirahasiakan rapat-rapat. (more…)
Sebagai sekutu nomer wahid Amerika Serikat, wajar bila C-130J Super Hercules milik Angkatan Udara Australia (RAAF) punya kemampuan lebih. Mengoperasikan 12 unit C-130J, kabar terbaru menyebut armada Super Hercules Negeri Kanguru akan dilengkapi AN/ALQ-251 radio frequency countermeasures system (RFCM) untuk meladeni peperangan elektronik (electronic warfare). (more…)
Bagi India, mengoperasikan selusin C-130J-30 Super Hercules bukan berarti urusan selesai, Negeri Anak Benua yang berorientasi untuk mendapatkan manfaat dari alih teknologi, punya rencana lain untuk keberlanjutan program Super Hercules di dalam negeri. Setelah pencapaian atas pembangunan final assembly line pesawat angkut sedang Airbus C-295, maka ada kabar bahwa Tata Advanced Systems Limited dan Lockheed Martin akan membuka fasilitas Maintenance, Repair and Overhaul (MRO) di India. (more…)
Ada kabar anyar dari Lockheed Martin, pabrikan dirgantara super kondang dari Amerika Serikat tersebut mengumumkan bahwa Mesir bakal menjadi negara ke-23 yang akan mengoperasikan pesawat angkut C-130J-30 Super Hercules. (more…)
Dari serangkaian keunggulan yang ditawarkan oleh pesawat angkut C-130J Super Hercules adalah jumlah awak yang sedikit. Persisnya, Super Hercules hanya diawaki oleh tiga personel – pilot, kopilot dan loadmaster. Sebagai perbandingan, seri C-130H (analog) masih membutuhkan lima personel – pilot, kopilot, navigator, flight engineer dan loadmaster. Nah, ada kabar terbaru, bahwa jumlah pengawak C-130J nantinya akan lebih sedikit lagi. (more…)
Unit kelima C-130J-30 Super Hercules pesanan Kementerian Pertahanan RI untuk Skadron Udara 31 TNI AU, dijadwalkan akan tiba pada hari Kamis, 16 Mei 2024. Pesawat dengan nomer registrasi A-1342 itu bertolak dari Pangkalan Udara Andersen di Guam, sebelum tiba di Lanud Halim Perdanakusuma pada pukul 13.30 WIB. Unit kelima Super Hercules TNI AU ini dalam penerbangan ke Indonesia diawaki salah satunya oleh Komandan Skadron Udara (Danskadud) 31 Letkol Pnb Alfonsus. (more…)
Beberapa waktu lalu, netizen sempat gaduh dengan rencana pengadaan Console VIP untuk C-130J Super Hercules TNI AU, lantaran ada yang beranggapan bahwa kesiapan operasional armada C-130 sebagai wahana transportasi pasukan dan logistik menjadi ‘berkurang’ bila salah satu aset C-130 beralih peran sebagai wahana angkut VIP. Nah, belum lama ada kabar bahwa salah satu C-130 Hercules VIP yang tadinya berperan sebagai “Hercules Kepresidenan” beralih peran tugasnya, yakni menjadi C-130 varian angkut. (more…)
Meski belum lengkap menerima pesanan lima unit C-130J-30 Super Hercules, namun, sudah ada persiapan dari Indonesia untuk turut dalam operasi penyaluran bantuan kemanusiaan di Gaza. Seperti yang telah dilakukan Amerika Serikat, Yordania dan Belanda, maka TNI AU berencana untuk melakukan airdrop bantuan logistik menggunakan C-130. (more…)
Ada kesamaan antara Indonesia dan Selandia Baru, yakni sama-sama mengakuisisi lima unit pesawat angkut berat C-130J-30 Super Hercules produksi Lockheed Martin. Bedanya, Indonesia sudah menerima empat unit, dan tinggal menunggu pengiriman unit terakhir. Sementara Selandia Baru, unit pertama C-130J baru akan dikirim akhir tahun ini, setelah pada 15 Februari 2024, unit pertama C-130J untuk Angkatan Udara Selandia Baru (Royal New Zealand Air Force/RNZAF) keluar dari fasilitas produksi di Georgia dengan livery resmi. (more…)
Belum lama ini, pesawat angkut C-130J-30 Super Hercules menuai prestasi yang memukau. Berlokasi di India, dua unit Super Hercules Angkatan Udara India membawa peralatan mesin bor seberat 19 ton untuk misi penyelamatan korban runtuhnya Terowongan Uttarkashi. Bukan itu saja, C-130J-30 Super Hercules harus melakukan pendaratan di landasan udara berkerikil di pegunungan Uttarakhand yang jarak luncurnya sangat terbatas. (more…)