Jet tempur F-35A Lightning II telah lama digembar-gemborkan sebagai platform masa depan bagi kemampuan serangan nuklir taktis Amerika Serikat dan NATO. Tonggak sejarah besar baru saja dicapai pada Agustus 2025, menegaskan F-35 sebagai pesawat stealth pertama yang siap membawa senjata nuklir. (more…)
Meningkatnya eskalasi konflik antara Rusia dan Ukraina secara langsung membawa kekhawatiran besar bagi negara-negara NATO yang wilayahnya berbatasan langsung dengan Rusia. Seperti Estonia yang mempunyai garis perbatasan darat dan air yang panjang dengan Rusia, telah mengumumkan kesediaan dan kesiapannya untuk menampung jet tempur F-35A yang memiliki kemampuan serangan nuklir. (more…)
Inggris rupanya ingin mengikuti langkah Belanda, yakni mempersenjatai jet tempurnya dengan kemampuan serang nuklir. Sampai saat ini, Belanda menjadi satu-satunya operator jet tempur modern (F-35A) di Eropa yang punya kemampuan serang nuklir berdasarkan kesepakatan dalam NATO. (more…)
Di tengah isu perang nuklir yang mengemuka, tahukah Anda, bahwa hari ini 69 tahun lalu yang bertepatan dengan 22 November 1955, untuk pertama kalinya Uni Soviet melakukan uji bom termonuklir (thermonuclear bomb) RDS-37 yang diluncurkan dari pembom strategis Tupolev Tu-16 Bagder di Polygon Semipalatinsk, wilayah Siberia. (more…)
Ada kabar terbaru dari Negeri Kincir Angin, selain tentang Angkatan Laut Belanda yang kekurangan personel, lain lagi dengan Angkatan Udara Belanda (RNLAF) yang diwartakan telah menyelesaikan transisi dari jet tempur F-16 ke F-35A Lightning II untuk misi pencegahan nuklir NATO di Eropa. Perisnya, mulai 1 Juni 2024, jet tempur stealth F-35 sepenuhnya akan mengambil peran penting dalam misi “nuclear sharing”. (more…)
Pasca Perang Dingin, ada kesan Amerika Serikat mulai mengabaikan persediaan senjata nuklirnya. Maklum, pasca perang dingin ancaman konflik dominan pada peperangan konvensional. Namun, meletusnya perang Ukraina telah mengubah strategi nuklir AS. Dan salah satu arsenal senjata nuklir AS yang legendaris dan sampai saat ini masih terus disiapkan adalah bom gravitasi (dumb bomb) B61. (more…)
Uji coba peluncuran bom (inert) B61 dari F-16 Fighting Falcon.
Walau sampai saat ini belum mendapatkan lampu hijau dari Washington, aliansi negara pendukung Ukraina terus mendorong pelibatan jet tempur F-16 Fighting Falcon untuk dapat berlaga di perang Ukraina guna menghadapi jet tempur Rusia. Sejauh ini, Belanda dan Denmark telah siap memasok F-16 untuk Angkatan Udara Ukraina. (more…)
Perang yang berkecamuk di Ukraina, tak pelak memunculkan isu penggunaan senjata nuklir. Dan penggeralan senjata nuklir erat dikaitkan dengan alutsista berat, sebut saja rudal balistik dengan bobot belasan hingga puluhan ton, sampai bom yang dilepaskan dari jet tempur atau pembom dengan spesifikasi khusus. Namun, di era Perang Dingin, penggelaran senjata nuklir taktis rupanya langsung melibatkan kemampan individu dari pasukan khusus dalam misi infiltrasi. (more…)
Setelah di awal 2020 memulai serangkaian uji coba pelepasan bom nuklir dari jet tempur stealth F-35A Lightning II, kabar terbaru menyebutkan bahwa penempur generasi kelima itu telah menuntaskan fase uji untuk sertifikasi desain pelepasan bom nuklir jenis B61-12. (more…)
Sebagai negara pemangku senjata nuklir yang menjadi rival abadi Amerika Serikat, maka sudah bisa dimaklumi bila Rusia (juga sejak era Uni Soviet) punya tingkat kesiapsiagaan tinggi pada ancaman dan potensi terjadinya serangan Nuklir yang bisa meletus suatu waktu. (more…)