Program ambisius pengadaan kapal selam nuklir Australia senilai Aus$368 miliar kini tengah berada di persimpangan jalan yang sangat krusial dan penuh ketidakpastian. Berdasarkan laporan terbaru dari The Guardian (5/2/2026), janji Amerika Serikat untuk mentransfer kapal selam Virginia class kepada Canberra mulai diragukan oleh banyak analis internasional. (more…)
Pelaut Angkatan Laut AS di kapal perusak USS Dewey mengisi ulang rudal hanud Standard Missile-2 di Darwin, Australia, pada 20 September 2024.
Terlepas dari pakta pertahanan AUKUS – Australia (Au), Inggris (UK), dan Amerika Serikat (US) yang dibentuk pada 15 September 2021, pada dasarnya Australia telah menjalankan peran sebagai sekutu utama AS di kawasan Indo Pasifik, yang mana kedua negara disatukan pada kepentingan untuk menghadapi ancaman dari Cina. (more…)
Beroperasi seperti drone intai/tempur yang dapat dikendalikan dari belahan dunia lain, maka hal yang sama juga dapat berlaku pada operasional kapal selam tanpa awak – Unmanned Underwater Vehicle (UUV), yang sama-sama mengandalkan keunggulan hub koneksi via satelit. Seperti belum lama dibuktikan oleh Australia yang mampu mengendalikan UUV milik Angkatan Laut Inggris (Royal Navy), yang notabene berjarak 10.000 mil (sekitar 16.093 km). (more…)
Bila di Rusia ada Rosoboronexport, yakni perusahaan milik negara yang bertanggung jawab atas penjualan dan ekspor peralatan militer, senjata, dan teknologi pertahanan ke berbagai negara, maka Australia pun kini punya institusi yang fungsinya mirip dengan Rosoboronexport. (more…)
Pengadaan kapal selam bertenaga nuklir Australia, baik Virginia class dan AUKUS class tak pelak membuat Negeri Kanguru punya daya deteren adiguna khas negara adidaya. Meski begitu, kontroversi atas pengadaan alutsista berharga super mahal itu tak kunjung redup. Belakangan muncul komentar bernada miring dari mantan perwira kapal selam Angkatan Laut Australia (RAN). (more…)
Dalam setiap program pengadaan alutsista yang melibatkan vendor atau manufaktur dari luar negeri, sudah menjadi standar bagi Australia untuk mendapatkan manfaat dari alih teknologi untuk mendorong pertumbuhan industri pertahanan di dalam negeri. Terlebih pada program pengadaan kapal selam bertenaga nuklir, baik Virginia class dari Amerika Serikat dan AUKUS class yang dibangun bersama Inggris, maka Australia akan mempersiapkan skala besar-besaran untuk pelibatan industri galangan nasionalnya. (more…)
Setelah mewujudkan kerja sama pertahanan dalam pembangunan kapal selam bertenaga nuklir (AUKUS class), maka tiga negara anggota pakta pertahanan AUKUS (Australia, Inggris dan Amerika Serikat), kini mewujudkan berkolaborasi dalam pengembangan sistem terpadu pada drone tempur (UCAV). Persisnya kemitraan ketiga negara mencapai tonggak penting dengan keberhasilan uji coba drone berteknologi kecerdasan buatan atau AI (Artificial Intelligence). (more…)
Dengan mengoperasikan 12 unit kapal selam bertrenaga nuklir dan 48 unit kapal selam konvensional (diesel lisrtrik), maka dapat dibayangkan besarnya postur kekuatan Angkatan Laut Cina. Dalam perspektif pakta pertahanan trilateral AUKUS (Australia, United Kingdom, dan United States), maka keberdaaan armada kapal selam Cina yang mampu berlayar jarak jauh, menjadi ancaman serius, khususnya di kawasan Indo Pasifik. (more…)
Menyongsong era kapal selam bertenaga nuklir, Australia telah mencanangkan beberapa persiapan, selain pemilihan basis pangkalan, tak kalah penting adalah menggenjot program pengadaan kapal selam transisi, mengingat kapal selam rancangan Australia-Inggris AUKUS class baru akan diluncurkan pada awal tahun 2040. Dan guna mengisi masa transisi operasional kapal selam nuklir, maka pemerintah Australia berdasarkan pakta pertahanan AUKUS memutuskan untuk membeli tiga unit kapal selam nuklir Virginia class Block IV dan VII. (more…)
Pada 13 Desember 2023, Senat Amerika Serikat mengesahkan Undang-Undang Otorisasi Pertahanan Nasional – National Defense Authorization Act (NDAA), yang sekaligus menyetujui penjualan tiga unit kapal selam bertenaga nuklir Virginia class ke Australia. Ini merupakan babak besar dalam kebijakan strategi pertahanan, lantaran baru ini pertama AS menyetujui penjualan kapal selam nuklir kepada sekutunya. (more…)