Meski baru dalam tahap rencana, namun kabar dari Jepang ini boleh jadi merupakan sinyal baik bagi negara-negara pemburu alutsista bekas pakai. Seiring dengan modernisasi, Angkatan Bersenjata Jepang berencana untuk mengurangi beberapa arsenal tempurnya, sebagai gantinya, Negeri Samurai berencana untuk menambah dan mengoptimalkam kemampuan armada drone tempurnya. (more…)
Tak ada yang meragukan kemampuan Jepang dalam memproduksi kapal selam diesel listrik. Namun, ada yang dirasa ‘kurang’ dari kapal selam Jepang itu sendiri, terlebih dalam konteks menghadapi ancaman dari Cina dan Korea Utara. Yang mana kapal selam Jepang saat ini tidak punya kemampuan meluncurkan rudal balistik atau rudal jelajah secara vertikal – vertical launching system (VLS). (more…)
Uji peluncuran rudal balistik dengan bumbu provokasi yang dilakukan Korea Utara ke wilayah Jepang dan Korea Utara, tak pelak telah meningkatkan alarm kesiapan tempur di kedua negara sekutu Amerika Serikat tersebut. Sebagai antisipasi pada serangan rudal balistik, dua kapal perusak (destroyer) Maya Class Angkatan Laut Jepang, berhasil menguji coba rudal hanud pencegat SM-3 terhadap target rudal balistik di lepas pantai Hawaii pekan lalu, namun baru diwartakan Angkatan Bela Diri Maritim Jepang (JMSDF) pada hari Senin kemarin. (more…)
Pasca invasi Rusia ke Ukraina pada 24 Februari 2022, banyak analis yang memperkirakan bahwa Cina akan mengambil momen tersebut untuk melancarkan ‘invasi’ ke Taiwan, maklum perhatian Amerika Serikat dan sekutunya di Eropa sedang terfokus pada krisis di Ukraina. Namun, rupanya hal itu meleset, meski belum ada sinyal invasi ke Taiwan bakal dilakukan dalam waktu dekat, Beijing terus ‘cek ombak’ untuk menakar respon dari kekuatan lawan di kawasan. (more…)
Serupa tapi tidak sama dengan insiden yang terjadi dengan kapal selam Soryu Class pada 8 Februari 2021, pada 10 Maret lalu, dilaporkan sebuah kapal selam Oyashio Class milik Angkatan Laut Jepang mengalami insiden tabrakan dengan kapal di atas permukaan. Bila Soryu Class dahulu bertabrakan dengan kapal tanker Cina berbendera Hong Kong, sedangkan Oyashio Class bertabrakan dengan sebuah kapal nelayan. (more…)
Faktor Cina dan Korea Utara tak pelak menjadi fokus perhatian bagi pengembangan militer Jepang, alasannya jelas, Cina dan Korea Utara dianggap sebagai ancaman nyata di depan mata, terlebih pada aspek kekuatan rudal balistik hipersonik yang kerap dipamerkan oleh kedua negara yang bersengketa teritorial dengan Jepang. (more…)
Menjelang November 2021, dimana armada jet tempur F-35B milik Korps Marinir AS (USMC) mulai ditempatkan di kapal induk (helikopter) JS Izumo (DDH-183), maka belum lama ini telah dilakukan uji coba perdana untuk prosesi take-off and landing oleh penempur stealth besutan Lockheed Martin tersebut. Dua unit F-35B dari The “Bats” of Marine Fighter Squadron (VMFA) 242 berhasil melalukan prosesi bersejerah itu pada 3 Oktober lalu. (more…)
Punya ancaman nyata dari kekuatan bawah laut Cina dan Korea Utara, menjadikan Jepang getol dalam meningkatkan kemampuan anti kapal selamnya. Guna menunjang misi buru dan hancurkan kapal selam, salah satu andalan Angkatan Laut Jepang adalah keberadaan armada helikopter AKS, dimana sejak dekade 90-an, berkat bantuan Amerika Serikat, Jepang telah mampu memproduksi helikopter AKS di bawah lisensi. (more…)
Mengadopsi model seperti apa yang dilakukan pada Inggris di kapal induk HMS Queen Elizabeth dalam Carrier Strike Group (CSG)-21, Korps Marinir Amerika Serikat (USMC) dikabarkan juga akan menempatkan personelnya berikut jet tempur stealth F-35B Lightning II di kapal induk Jepang, JS Izumo (DDH-183). (more…)
Dua kapal perang milik Angkatan Laut Jepang diwartakan telah sandar di Pelabuhan Jamrud Utara, Tanjung Perak Surabaya pada 28 Juni 2021. Dari nomer lambungnya, kedua kapal yang menjadi tamu Lantamal V tersebut, dapat diidentifikasi sebagai JS Setoyuki dengan nomer lambung 3518 dan JS Kashima dengan nomer lambung 3508. (more…)