Singapura Akan Lakukan Uji Tembak Rudal dan Artileri di India

Didapuk sebagai negara dengan kekuatan militer termodern di Asia Tenggara, maka hampir setiap arsenal alutsista tercanggih memang ada di Negara Pulau ini. Namun ada yang tak dimiliki Singapura, yaitu ruang atau area yang memadai untuk melakukan latihan pertempuran di tiga matra. Guna menyiasati hal tersebut, maka Singapura terbilang rajin menggelar latihan militer bilateral dan multilateral. Namun, boleh jadi jadwal atau periode latihan gabungan dinilai tidak cukup memadai, danย  ada keinginan untuk berlatih tunggal tanpa keterlibatan negara lain.

Baca juga: Perkuat Lini Rudal Hanud Jarak Sedang, AU Singapura Resmi Terima Aster 30 SAMP/T

Maka opsi yang ditempuh menyewa fasilitas atau area latihan di negara lain, dan itu sudah lazim digelar Singapura sejak dua dekade silam. Yang paling dominan adalah angkatan udara (RSAF) yang memanfaatkan fasilitas khusus di Australia dan Perancis. Sementara awak MBT Leopard berlatih di Jerman.

Namun yang jarang terdengar adalah lini artileri, seperti diketahui arsenal artileri AD Singapura sangat modern, dan Singapura dengan ST Kinetics juga dikenal sebagai manufaktur sistem persenjataan artileri yang disegani, seperti howitzer swa gerak FH-2000 kaliber 155 mm yang digunakan TNI AD adalah buatan Singapura.

Lantas bagaimana AD Singapura melakukan uji penembakan howitzer dan melepaskan rudal darat ke udara? Ini yang sepertinya jarang diungkap. Ternyata untuk memfasilitasi hal tersebut, Singapura ada kerja sama dengan India dalam Bilateral Artillery Exercise yang diberi tajuk “Agni Warrior Exercise” yang digelar di India sejak 2014, dan terakhir dilaksanakan pada November 2018.

Nah, masih terkait India, belum lama ini kabar bahwa Negeri Anak Benua tersebut telah menawarkan fasilitas latihan khusus yang dapat digunakan militer Singapura. Dikutip dari economictimes.indiatimes.com (21/11/2019), disebutkan Pemerintah India telah resmi menawarkan kepada Singapura lokasi uji penembakan rudal dan roket di Chandipur Integrated Test Range.

Masih dari sumber yang sama, dikatakan India juga telah membuka kesempatan bagi militer Singapura untuk latihan peperangan udara dan penemkan amunisi artileri di fasilitas tersebut.

Tawaran yang menggiurkan tersebut rupanya direspon baik oleh Singapura, sebagai buktinya Menteri Pertahanan India Rajnath Singh dan Menteri Pertahanan Singapura Dr NG Eng Hen telah menandatangani Letter of Intent untuk selanjutnya dituangkan dalam Memorandum of Understanding.

Baca juga: Spyder, Ini Dia Sistem Rudal Hanud Hybrid Andalan Singapura

Chandipur Integrated Test Range saat ini berada di bawah pengelolaan Defence Research and Development Organisation (DRDO), dan fasilitas ini memang dirancang untuk uji coba peluncuran roket, rudal dan sistem senjata yang dilepaskan dari udara. Beberapa rudal buatan India, seperti Prithvi, Agni dan Brahmos telah diuji di Chandipur Integrated Test Range. (Gilang Perdana)

7 Comments