Resmi! Macron Umumkan Produksi Kapal Induk PA-Ng Perancis, Pengganti ‘Charles de Gaulle’

Presiden Perancis Emmanuel Macron secara resmi memberikan lampu hijau bagi dimulainya fase realisasi atau produksi fisik program kapal induk generasi terbaru Perancis, PA-Ng (Porte-Avions de Nouvelle Génération). Pengumuman bersejarah ini disampaikan langsung oleh Macron di hadapan pasukan Perancis yang bertugas di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, pada 21 Desember 2025.

Baca juga: Saat Charles de Gaulle Pensiun, Inilah “PANG” Kapal Induk Masa Depan AL Perancis

Keputusan ini menandai berakhirnya fase desain di atas kertas dan dimulainya era baru kekuatan maritim Perancis. Macron menegaskan bahwa di tengah dunia yang penuh dengan “predator”, Perancis harus kuat secara militer, terutama di laut. Dengan restu ini, Angkatan Laut Perancis dipastikan akan memiliki pengganti kapal induk bertenaga nuklir Charles de Gaulle yang dijadwalkan pensiun pada tahun 2038.

Berdasarkan hasil desain final selama empat tahun terakhir, PA-Ng akan menjadi kapal yang jauh lebih masif dibandingkan pendahulunya. Kapal ini bertenaga nuklir ini memiliki bobot perpindahan (displacement) sebesar 78.000 ton (full load) dengan panjang mencapai 310 meter dan lebar sekitar 90 meter.

Kapal induk ini akan ditenagai oleh dua reaktor nuklir K-22 yang sangat bertenaga, memberikan daya jelajah tak terbatas. PA-Ng akan dilengkapi dengan tiga jalur ketapel elektromagnetik EMALS (Electromagnetic Aircraft Launch System) dan sistem pengereman pesawat AAG (Advanced Arrestor Gear) buatan Amerika Serikat, yang memungkinkannya meluncurkan jet tempur dengan beban maksimal.

PA-Ng memiliki dek penerbangan seluas 17.200 m² dirancang untuk membawa kelompok udara yang terdiri dari sekitar 30 jet tempur (termasuk Rafale M standar F5 dan nantinya drone tempur UCAV), tiga pesawat peringatan dini E-2D Hawkeye, serta lima hingga enam helikopter. Penggunaan drone tempur tak berawak (UCAV) diprediksi akan mulai terintegrasi penuh ke dalam kapal induk ini sekitar tahun 2040.

Proyek ini merupakan kolaborasi raksasa antara Naval Group, Chantiers de l’Atlantique, dan TechnicAtome. Macron menekankan bahwa proyek ini akan menggerakkan ekonomi nasional dengan melibatkan sekitar 800 pemasok, di mana 80 persen di antaranya adalah usaha kecil dan menengah (UKM).

Jadwal konstruksi fisik telah ditetapkan dengan ambisius, pada tahun 2032, akan dimulai perakitan lambung kapal di galangan Saint-Nazaire. Berlanjut pada tahun 2025, ada pemindahan kapal ke Toulon untuk pemasangan sistem final dan pengisian bahan bakar nuklir. Tahun 2036 masuk dimulainya uji coba laut (sea trials), dan tahun 2038 dijadwalkan penyerahan resmi dan operasional penuh sebagai cornerstone kekuatan militer Perancis.

Dengan pernyataan resmi di penghujung Desember 2025 ini, PA-Ng kini bukan lagi sekadar impian teknologi, melainkan sebuah proyek fisik yang akan menjamin kehadiran kekuatan nuklir Perancis di samudra bebas hingga sisa abad ke-21. (Bayu Pamungkas)

Perancis Rilis Info Lanjutan Tentang “PANG,” Kapal Induk Nuklir Masa Depan

2 Comments