Pertama Kali, Cina Perlihatkan Kemampuan Air Refueling dari Pesawat Tanker Y-20U ke Pembom Strategis Xian H-6N di Atas Lautan

Hampir bersamaan dengan serangan udara jarak jauh dari tujuh pembom stealth B-2 Spirit AS ke fasilitas nuklir Iran, nun jauh di Pasifik, Angkatan Udara Cina menggelar aksi terkait dengan kemampuan pembom strategisnya. Untuk pertama kalinya pembom strategis Xian H-6N melakukan simulasi terbang jarak jauh dengan dukungan air refueling dari pesawat tanker produksi dalam negeri, Xian Y-20U.

Baca juga: Latma “Eagles of Civilization 2025” – Untuk Pertama Kali Cina Boyong Jet Tempur, Pesawat Tanker dan Pesawat AEW&C ke Mesir

Pada tanggal 23 Juni 2025, Angkatan Udara Cina (PLAAF) secara publik memperlihatkan demonstrasi pengisian bahan bakar di udara antara pesawat tanker Y-20U dan dua pembom strategis Xian H-6N di atas wilayah laut. Ini merupakan pertama kalinya latihan semacam ini ditampilkan secara terbuka, menandai peningkatan kemampuan operasional jarak jauh Angkatan Udara Cina.

Air refueling yang dilakukan di atas lautan, kemungkinan besar di kawasan Samudra Pasifik Barat, melibatkan pesawat tanker generasi baru, Xian Y-20U yang mampu mengisi bahan bakar hingga tiga pesawat secara bersamaan menggunakan sistem probe-and-drogue. Dan pembom yang digunakan dalam operasi ini adalah H-6N, pembom strategis dengan kemampuan pengisian bahan bakar di udara, memungkinkan jangkauan operasional yang lebih luas.

Tujuan dari latihan air refueling dari pembom strategis Cina adalah untuk meningkatkan jangkauan operasional pembom H-6N, memungkinkan mereka mencapai target di luar “Second Island Chain”, termasuk wilayah seperti Guam dan Hawaii.

Rekaman video dari demonstrasi ini dirilis oleh netizen Cina dan menunjukkan dua H-6N dengan nomor ekor 55331 dan 55334 melakukan pengisian bahan bakar dari Y-20U secara bersamaan. Langkah ini dianggap sebagai sinyal kesiapan operasional Angkatan Udara Cina dan menunjukkan peningkatan koordinasi serta kemampuan komando dan kontrol dalam operasi jarak jauh.

Dengan kemampuan pengisian bahan bakar di udara, H-6N dapat melakukan patroli dan misi serangan jarak jauh tanpa bergantung pada pangkalan depan. Sementara bagi Y-20U, dengan kapasitas bahan bakar hingga 90 ton, menggantikan tanker generasi sebelumnya seperti H-6U, meningkatkan efisiensi dan fleksibilitas operasional.

Demonstrasi ini menunjukkan fokus Cina pada peningkatan kemampuan proyeksi kekuatan udara dan mendukung strategi anti-akses/penolakan area (A2/AD) di kawasan Indo-Pasifik.

Digadang Bawa Rudal Balistik, Kemunculan Pembom Xian H-6N Bikin Resah Pentagon

 

Meski tak bisa menandingin kemampuan terbang B-2 Spirit yang terbang 37 jam terus-menerus dalam serangan ke Iran, namun estimasi jangkauan pembom strategis Xian H-6N lumayan terdongkrak berkat asupan bahan bakar dari Y-20U.

H-6N adalah varian paling modern dari keluarga H-6 (berbasis Tu-16 Soviet), dan satu-satunya yang memiliki probe untuk air refueling secara permanen terpasang.

Pembom Strategis Xian H-6N Terekam Kamera Gotong Rudal Balisitik Anti Kapal Hipersonik YJ-21

Tanpa air refueling. estimasi jangkauan jelajah H-6N antara 3.000 km hingga 3.500 km, ini tergantung pada muatan senjata, profil misi, dan ketinggian penerbangan. Dengan konfigurasi penuh senjata (termasuk rudal balistik udara semacam DF-21/DF-26 air-launched variant atau rudal hipersonik), jangkauan bisa sedikit menurun. H-6N memiliki modifikasi fuselage bawah untuk membawa rudal besar semi-terbenam (seperti rudal balistik anti-kapal).

Sedangkan dengan air eefueling, estimasi jangkauan maksimum operasional bisa mencapai 8.000 km hingga 9.000 km atau lebih Dengan sekali pengisian bahan bakar, radius tempur dapat diperluas menjadi sekitar 3.500–4.500 km, tergantung profil misi dan jumlah pengisian.

Secara teori, pembom strategis seperti Xian H-6N bisa saja terbang mendekati 24 jam dengan dukungan berkelanjutan dari pesawat tanker, tetapi dalam praktik operasional nyata, hal ini sangat terbatas dan kompleks. Seperti H-6N tidak memiliki ruang istirahat atau toilet, berbeda dengan pesawat pembom strategis kelas berat seperti B-2 Spirit atau Tu-160. Ini sangat membatasi ketahanan fisik kru dalam misi yang melebihi 10–12 jam.

Lain dari itu, misi 24 jam butuh beberapa rotasi tanker yang tepat waktu dan presisi. Pesawat tanker Y-20U baru tersedia dalam jumlah terbatas (sekitar belasan unit per 2025), sehingga kemampuan rotasi jangka panjang terbatas untuk seluruh armada H-6N.

AU Cina Rilis Video Serangan Pembom Xian H-6K ke Basis Militer AS di Guam, Mungkinkah Dilakukan?

Meskipun H-6N adalah varian termodern, dasarnya masih berasal dari desain Tu-16 Soviet era 1950-an. Keandalan sistem avionik, tekanan kabin, dan mesin untuk misi 24 jam tanpa jeda belum setara dengan pembom generasi terbaru.

Singkat kata, durasi misi biasanya dibatasi oleh faktor manusia, logistik tanker, dan keselamatan mesin.Durasi realistis misi tempur H-6N dengan air refueling mungkin sekitar 12–16 jam, tergantung beban, tujuan, dan rotasi pesawat tanker. (Bayu Pamungkas)

Xian Y-20U – Pesawat Tanker Terbaru dengan Kapasitas Terbesar Andalan AU Cina

3 Comments