MV Cape Hudson – Kapal Ro-Ro Sipil ‘Langganan Angkut’ Super Garuda Shield, Siap Berlayar Dalam Lima Hari!

Setelah tahun lalu dilibatkan dalam mendukung mobilisasi peralatan berat di Super Garuda Shield 2024, kini kapal angkut Roll-On/Roll-Off (Ro-Ro) MV Cape Hudson (T-AKR-5066) kembali dilibatkan dalam latihan militer multilateral Super Garuda Shield 2025 (25 Agustus – 4 September 2025). Persisnya sejak 12 Agustus lalu, kapal dengan muatan penuh 51.000 ton itu telah berlabuh di Pelabuhan Panjang, Lampung, untuk menurunkan perlengkapan, kendaraan taktis, kendaraan tempur, sampai helikopter milik Angkatan Darat AS (US Army).

Baca juga: Kedepankan Efisiensi, Angkatan Laut Singapura Pilih Sewa Kapal Kargo Ro-Ro Sebagai Wahana Latih

Meski menjadi langganan dalam pengerahan kekuatan militer, namun, status MV Cape Hudson bukan kapal militer secara langsung, melainkan dimiliki dan dioperasikan oleh United States Maritime Administration (MARAD)—bagian dari Kementerian Perhubungan AS (Department of Transportation).

MV Cape Hudson masuk dalam jajaran Ready Reserve Force (RRF), armada cadangan kapal-kapal sipil siap operasi mendukung kebutuhan militer saat dibutuhkan. Saat diaktifkan, kapal berada di bawah kendali Military Sealift Command (MSC), bukan armada tempur. Jadi tetap dengan awak komersial, plus beberapa personel militer seperti Tactical Advisor (TACAD).

Jadi status MV Cape Hudson adalah kapal sipil, karena MARAD adalah lembaga sipil. Namun, dua lapis kontrol dan penggunaan militar di masa operasional membuatnya berfungsi mendukung operasi militer. Seperti pada debarkasi (penurunan) alutsista saat latihan Super Garuda Shield dilakukan oleh Military Sealift Command, dengan dukungan personel militer dari unit logistik (SDDC) dan TACAD—bersama awak kapal sipil.

Yang menarik, MV Cape Hudson punya status operasi ROS-5 (Ready Reserve; yang artinya siap beroperasi dalam 5 hari jika diaktifkan) dari basisnya di San Francisco, California.

Selain aktif dalam mendukung pergeseran peralatan militer seperti misi latihan perang, namun, MV Cape Hudson pernah diaktifkan selama Operation Desert Shield / Desert Storm (1990–1992) untuk mengangkut kendaraan tempur dan tank AS.

Dari sejarahnya, MV Cape Hudson masuk dalam Cape H-class, kapal ini dibangun di Tangen Verft, Kragero, Norwegia. Diluncurkan pada 20 September 1978, dan menyelesaikan konstruksi tahun 1979. Kapal awalnya bernama MV Barber Taif, dimiliki oleh Wilhelmsen Line (Finlandia). Kemudian, dibeli oleh US Department of Transportation (MARAD) pada Desember 1986, dan diberi nama baru MV Cape Hudson (T-AKR-5066).

Dari spesifikasi, MV Cape Hudson dengan bobot mati 51.000 ton punya kapasitas kargo sekitar 180,000 sq. ft. atau sekitar 6.766 kontainer ISO; dan bisa membawa 38.000 ton kargo. Menunjang fasilitas bongkar muat, kapal ini dilengkapi crane dek 39 ton, dan ramp door 63,9 ton di buritan/samping kanan. Penampakan pintu ramp besar di buritan (back ramp door) adalah karakteristik utama desain Ro-Ro—memungkinkan kendaraan berat (tank, truk, alat tempur) untuk masuk/keluar kapal langsung dari dek tanpa crane.

Pada dasarnya, kapal ini dirancang sebagai gabungan kapal Ro-Ro dan kontainer, mendukung pelabuhan dengan fasilitas terbatas (port unimproved). (Gilang Perdana)

Pertama Kali, Kapal Ferry Ro-Ro Sipil Lakukan Embarkasi dan Debarkasi Basah