Hari Ini 71 Tahun Lalu, Jet Tempur Legendaris A-4 Skyhawk Terbang Perdana, Kini Eksis Sebagai ‘Agresor’

Meski telah dipensiunkan Skadron Udara 11 TNI AU sejak tahun 2003, namun nama jet tempur A-4 Skyhawk masih berkibar dalam dunia dirgantara. Purna tugas sebagai aset kombatan, A-4 populer debutnya sebagai jet untuk peran pelatihan atau agresor. Dan tahukah Anda, hari ini 71 tahun lalu, bertepatan dengan 22 Juni 1954, dikenang sebagai momen penerbangan perdana jet tempur legendaris Douglas A-4 Skyhawk.
Baca juga: Hari ini Dalam Sejarah, A-4 Skyhawk Pertama Kali Tiba di Lanud Halim Perdanakusuma
Dalam literasi, disebut penerbangan pertama Skyhawk dilakukan dari Bandara Edwards Air Force Base, California. Bob Rahn bertindak sebagai pilot uji Douglas yang menerbangkan prototipe awal yang disebut XA4D-1. Penerbangan perdana berlangsung lancar dan sukses dengan XA4D-1 menunjukkan performa di atas ekspektasi pada aspek kecepatan tinggi untuk ukurannya, ketangkasan luar biasa dan kemampuan lepas landas pendek, yang kelak berguna untuk operasi dari dek kapal induk.
Latar belakang pengembangan A-4 Skyhawk mengacu pada awal 1950-an, saat itu Angkatan Laut AS (U.S. Navy) mencari pesawat serang ringan (light attack aircraft) pengganti AD Skyraider. Douglas Aircraft Company, yang dipimpin oleh insinyur jenius Ed Heinemann, merancang pesawat yang ringan, sederhana, dan efisien. Tujuannya adalah menghadirkan pesawat jet serang untuk kapal induk yang mampu membawa senjata nuklir, tapi tetap gesit dan ekonomis.
Buntut dari suksesnya penerbangan perdana di atas, kemudian jet tempur ini segera masuk produksi massal sebagai A4D-1 (sebelum sistem penamaan diubah menjadi A-4 pada 1962). Produksi massal aktif dimulai sejak tahun 1956 dan produksi dihentikan pada tahun 1979. Total diproduksi: 2.960 unit, termasuk berbagai varian: A-4A hingga A-4M, TA-4, dan versi ekspor.


Operator terbesar secara mutlak adalah Amerika Serikat (US Navy & US Marine Corps), yang mengoperasikan ribuan unit dalam peran jet serang utama dari kapal induk, pelatihan, agresor (musuh simulasi dalam latihan), dengan varian terkenal: A-4E, A-4F, A-4M dan TA-4J. AS menghentikan operasi tempur A-4 sekitar awal 1990-an, tapi sempat digunakan hingga 2003 dalam peran pelatihan/agresor.
Update hingga tahun ini, operator aktif A-4 Skyhawk adalah Argentina dengan varian A-4AR “Fightinghawk” yang telah dimodernisasi dengan avionik baru oleh Lockheed Martin. Kemudian Angkatan Laut Brasil dengan varian F-1 Falcão (A-4KU modifikasi), dioperasikan dari darat (karena kapal induk pensiun), digunakan untuk pelatihan dan pertahanan udara terbatas.
Beberapa perusahaan swasta (kontraktor pertahanan) di AS seperti Draken International dan Top Aces menggunakan A-4 sebagai aggressor aircraft dalam latihan untuk militer AS. Israel secara terbatas juga masih menggunakan, beberapa TA-4 digunakan untuk pelatihan pilot baru, meskipun perlahan digantikan oleh jet latih modern seperti M-346. (Bayu Pamungkas)
Inilah Tampang Jet Tempur Legendaris A-4 Skyhawk dengan Built-in Radar AESA dan IRST


