Ditawarkan ke US Navy, Leonardo dan Textron Berkongsi Hadirkan Jet Latih Tempur M‑346N (Varian Naval)

Nama Leonardo M-346 sempat menjadi tajuk berita di Tanah Air, setelah KSAU Marsekal TNI Tonny Harjono, melakukan kunjungan kerja ke fasilitas Leonardo di Milan, Italia, pada hari Jumat (11/7/2025), yang kemudian disebut M-346 FA Block 20 adalah salah satu referensi dalam penguatan program pendidikan penerbang tempur sekaligus pengembangan kesiapan operasional TNI AU.

Baca juga: KSAU Tinjau Lini Produksi Leonardo M-346 FA Block 20, Berpotensi Jadi Jet Latih Tempur TNI AU di Masa Depan

Nah, terkait M-346 , rupanya jet latih tempur tersebut tengah ditawarkan dalam varian untuk beroperasi dari kapal induk.

Persisnya, Leonardo dan Textron Aviation Defense telah mengembangkan varian baru dari jet latih tempur M‑346, yang dinamakan M‑346N (N untuk “Naval” atau “Angkatan Laut”). Jet ini ditawarkan kepada Angkatan Laut AS dalam program Undergraduate Jet Training System (UJTS), yang bertujuan untuk menggantikan armada jet latih lama T‑45 Goshawk.

Varian M‑346N secara resmi diumumkan sebagai kandidat untuk program pelatihan jet Angkatan Laut AS (UJTS) pada pertengahan tahun 2023, tepatnya sekitar September 2023, saat Textron Aviation Defense dan Leonardo mengumumkan kemitraan mereka secara publik.

Penawaran resminya untuk US Navy masih berlangsung hingga pertengahan 2025, dan M‑346N telah masuk dalam proses evaluasi calon kandidat UJTS oleh Angkatan Laut AS.

Sebagai catatan, M‑346 adalah jet latih tempur buatan Leonardo yang sudah digunakan oleh berbagai negara seperti Italia, Israel, Polandia, Yunani, Singapura, dan Qatar untuk melatih pilot pesawat tempur generasi 4 dan 5.

Sementara M‑346N adalah varian navalized (diadaptasi untuk kebutuhan angkatan laut) yang dikembangkan khusus untuk memenuhi kebutuhan pelatihan pilot Angkatan Laut AS, termasuk kemampuan operasional dari kapal induk (carrier-capable). Untuk memuluskan tawaran, Leonardo bekerja sama dengan Textron Aviation Defense (AS) untuk memperkuat penawaran ini, karena Textron memiliki pengalaman luas dengan Angkatan Bersenjata AS.

M‑346N ditawarkan sebagai solusi siap pakai (low-risk, low-drama) karena sudah matang secara teknologi, punya sistem pelatihan lengkap (termasuk simulator dan kurikulum), serta sudah digunakan secara operasional oleh banyak negara.

TF-50N Berpeluang Besar Gantikan T-45 Goshawk, Jet Latih Lanjut Spesialis Operasi di Kapal Induk

Namun, dalam dalam kompetisi ini, M‑346N akan bersaing dengan jet lain seperti T-7A Red Hawk buatan Boeing–Saab dan TF‑50N versi naval dari KAI–Lockheed Martin (berbasis FA-50 Fighting Falcon).

Saat ini (per 2025), M‑346N masih dalam tahap proposal dan modifikasi konsep, belum sepenuhnya dibangun sebagai prototipe fisik dengan fitur naval lengkap (seperti pengait tailhook untuk pendaratan carrier, penguatan landing gear, dll). Namun, Leonardo menekankan bahwa M‑346N berbasis dari platform M‑346 yang sudah terbukti dan siap operasional, sehingga hanya perlu modifikasi khusus untuk kebutuhan angkatan laut — tidak membangun pesawat dari nol.

Walau belum semua terwujud dalam bentuk fisik, beberapa fitur yang direncanakan hadir termasuk tailhook (pengait untuk pendaratan di kapal induk), landing gear yang diperkuat, kemampuan interoperasi dengan dek kapal induk dan lingkungan laut dan sistem pelatihan yang kompatibel dengan standar US Navy. (Gilang Perdana)

Unggul dari T-7 Red Hawk, T-50 Golden Eagle dan Leonardo M-346, Spanyol Akuisisi 24 Unit Hurjet dari Turki