
Kemampuan Rusia dalam menahan serangan balik kavaleri Ukraina, salah satunya berkat penggelaran ranjau anti tank secara efektif. Melihat kesuksesan Rusia tersebut, rupanya mendorong Polandia untuk mempersiapkan skema penggelaran ranjau darat bila suatu waktu diperlukan. Wujudnya dengan akuisisi BAOBAB-K truck-mounted mine-laying system – sistem peluncur/peletakan ranjau darat. (more…)

Saat Ukraina dengan sokongan Amerika Serikat melakukan serangan artileri M142 High Mobility Artillery Rocket System (HIMARS) ke basis pertahanan Rusia, maka tidak butuh waktu lama bagi Rusia untuk mempelajari karakteristik HIMARS. Dan guna menandingi gempuran roket HIMARS, Rusia yang sejak tahun 2014 mengoperasikan Tornado-S, mengklaim telah sukses meningkatkan kemampuan self propelled MLRS di kaliber 130 mm tersebut. (more…)

Tidak ada yang meragukan daya hancur dari MLRS (Multi Launch Rocket System) kaliber 122 mm. Sebagai ilustrasi, semburan 40 roket MLRS 122 mm yang diluncurkan secara salvo dari RM70 Grad/Vampire dapat menghancurkan area seluas tiga hektar. Lantas, bagaimana jika semburan 240 roket MLRS 122 mm diluncurkan secara salvo? Maka menjadi mengerikan tingkat kehancuran yang ditimbulkan. (more…)

Postingan dari akun Instagram International Armored Group (IAG), manufaktur kendaraan militer dan keamanan asal Uni Emirat Arab (UEA), memperlihatkan sesuatu yang unik untuk diperhatikan, yakni deretean truk water cannon yang diparkir dalam satu lahan, yang mana water cannon tersebut di cat dengan livery khas kendaraan Polri, meski tidak terlihat ada logo satuan Polri. Apakah ini merupakan pesanan water cannon terbaru untuk Polri? (more…)

Bagi negara-negara donatur persenjataan ke Ukraina, adalah tantangan tersendiri untuk mengirimkan paket persenjataan tersebut dengan aman sampai ke tujuan. Terkhusus pada ranpur lapis baja yang punya dimensi besar dan relatif mudah dilacak, maka harus dikirim secara cermat dengan kerahasiaan tinggi. (more…)

Arsenal kendaraan transporter (oplenger) Korps Marinir bertambah, yakni dengan penyerahan ranpus (kendaraan khusus) truk trailer Iveco Trakker Prime Mover SC600G34TS buatan Italia. Satuan penerima adalah Batalyon Zeni 1 Marinir (Yonzeni 1 Mar) di Kesatrian Marinir Hartono Cilandak, Jakarta Selatan. (more…)

Baik TNI maupun Polri, dari pasukan elite atau reguler, sepertinya saat bertugas di Papua, lebih mempercayakan urusan keselamatan pada rantis (kendaraan taktis) dengan proteksi lapis baja atau yang dipasangi plat baja. Setelah sebelumnya Korps Marinir yang memasang plat baja pada jip KIA KM420 dan truk Isuzu NPS 75 4×4, kini masih dari wahana sipil, pasukan TNI AD yang bertugas di Papua, juga memasang plat baja pada dump truck Mitsubishi Canter. (more…)

Iran tak pernah sepi dari kabar rekayasa pada sistem persenjataannya. Seperti belum lama ini, Negeri Para Mullah memperlihatkan sistem rudal hanud jarak pendek AD-08 Majid Air Defense Missile Systems, yang dipasang pada platform truk ringan sipil Iveco Daily 4×4. pada ajang latihan militer. (more…)

Di masa mendatang, artileri medan Israel akan mengusung self propelled howitzer berbasis roda ban, menggantikan self propelled howitzer berbasis roda rantai. Persisnya, Armed Negeri Yahudi itu akan mengadopsi Roem/Sigma 155 mm self-propelled howitzer (SPH) yang didasarkan pada sasis truk militer Oshkosh 10×10 buatan Amerika yang dimodifikasi dengan kabin lapis baja di bagian depan yang dapat memberikan perlindungan balistik dan ranjau bagi awaknya. (more…)