Setelah sukses meng-copy helikopter Black Hawk series, kali ini adalah lagi produk alutsista AS yang berhasil di-copy oleh Cina. Persisnya, media pemerintah Cina telah mengumumkan peluncuran perdana vertical take-off and landing (VTOL) tail-sitter drone yang dikembangkan di dalam negeri. Drone yang mirp dengan V-Bat ini, diperlihatkan dalam latihan tanggap bencana di dataran tinggi pegunungan Provinsi Sichuan. (more…)
Namanya adalah “Ambara”, inilah drone intai terbaru yang memperkuat arsenal Skuadron 700 Puspenerbal (Pusat Penerbangan Angkatan Laut) TNI AL, bersama dengan drone intai ScanEagle dari Boeing Insitu dan Schiebel Camcopter S-100. Dan pada kemeriahan pameran pertahanan Indo Defence 2024 (11 – 14 Juni 2025), Ambara untuk pertama kalinya diperlihatkan ke publik. (more…)
Meski Indonesia lebih senior sebagai pengguna helikopter angkut H225M Caracal, namun, adaptasi dan pengembangan operasi H225M Caracal di Indonesia sepertinya bakal tertinggal dari Singapura. (more…)
Special Operations Forces Innovation Network Seminar (SOFINS) 2025 yang dihelat di Bordeaux, Perancis, dari tanggal 1 hingga 3 April lalu, memberi warna dalam perkembangan alutsista yang terkait eksistensi pasukan khusus. Seperti Survey Copter, anak perusahaan Airbus Defence and Space (ADS) telah meluncurkan drone vertical take-off and landing (VTOL) Aliaca. (more…)
Efektif atau tidak, itu urusan belakangan, dalam kondisi peperangan yang terus berlanjut, segala inovasi paling tidak harus diuji coba. Seperti belum ini, startup dari Rusia yang meluncurkan ranjau darat anti tank (anti tank blast mine) dari wahana drone copter. (more…)
Bersamaan dengan kehadiran “Microbe”, drone copter kamikaze dengan kecerdasan buatan yang diklaim anti jamming, pasukan Rusia dalam operasi tempur di Ukraina juga mengoperasikan “Kasatka”, yakni drone repeater yang berperan untuk memperluas jangkauan sinyal yang dibutuhkan pengoperasian drone. (more…)
Memasuki tahun ketiga perang Ukraina, ada kabar bahwa Rusia telah menggunakan jenis drone copter kamikaze/intai terbaru yang disebut “Microbe”. Ribuan drone dengan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) ini telah dikirim ke medan perang di Ukraina. (more…)
Asisguard Songar, drone quadcopter/copter dengan integrasi senapan mesin buatan Turki, debutnya pernah kami ulas pada tahun 2019, dan cukup mengejutkan bahwa drone bersenjatan senapan serbu ini diperlihatkan dalam defile alutsista pada HUT TNI ke-79 di Lapangan Monas pada 5 Oktober 2024. Bersenjatakan senapan serbu dengan magasin model drum, Songar dengan gyro stabilizer dipercaya dapat digunakan dalam operasi anti gerilya. (more…)
Perang lumrah dimanfaatkan sebagai ajang uji coba atas produk alutsista terbaru yang belum terbayangkan bakal benar-benar digunakan dalam operasi militer. Seperti adopsi MartinUAV V-Bat, drone VTOL (Vertical Take-Off Landing) berdesain revolusioner yang telah diuji coba sejak tahun 2019, rupanya diam-diam telah digunakan oleh Ukraina untuk misi intai guna mengetahui posisi kedudukan artileri Rusia. (more…)
Cina mungkin belum mampu membuat wahana tiltrotor berawak sekelas MV-22 Osprey, namun Cina tak mau ketinggalan dari AS, yakni dengan mulai memproduksi wahana tiltrotor tanpa awak yang dimensinya lumayan besar, lantaran punya bobot enam ton. Pertama kali coraknya ditampilkan dalam Singapore Airshow 2024, drone tiltrotor Zhang Ying R6000 saat ini dikabarkan sudah dalam fase produksi. (more…)