Inilah “Ambara” Drone Hybrid VTOL Terbaru Puspenerbal, Perluas Kemampuan Deteksi Intai dan Deteksi Kapal Perang

Namanya adalah “Ambara”, inilah drone intai terbaru yang memperkuat arsenal Skuadron 700 Puspenerbal (Pusat Penerbangan Angkatan Laut) TNI AL, bersama dengan drone intai ScanEagle dari Boeing Insitu dan Schiebel Camcopter S-100. Dan pada kemeriahan pameran pertahanan Indo Defence 2024 (11 – 14 Juni 2025), Ambara untuk pertama kalinya diperlihatkan ke publik.
Baca juga: Drone Intai Berkemampuan Serang Schiebel Camcopter S-100 Telah Dioperasikan TNI AL
Drone intai dengan desain hybrid VTOL ini disebut merupakan buatan dalam negeri oleh perusahaan swasta nasional, PT Sapta Cakra Manunggal. Desain hybrid-nya merupakan multicopter vertical take-off and landing (VTOL) dan fixed wing drone untuk maritime surveillance.
Drone ini disematkan dengan kamera beresolusi tinggi yang mampu merekam dan mentransmisikan video secara realtime, sehingga diklaim ideal untuk misi pengawasan, pemantauan wilayah, serta operasi keamanan dan tanggap darurat.

Dari spesifikasi, drone Ambara punya lebar bentang sayap 4 meter, panjang 2,1 meter dan tinggi 1 meter. Untuk memudahkan mobilisasi, beberapa bagian drone ini dapat dilpat dengan mudah. Dengan konfigurasinya yang mudah dibongkar dan disiapkan kembali, maka Ambara ideal untuk dioperasikan dari kapal perang atau kapal patroli, khususnya untuk memperluas kemampuan deteksi kapal.
Bekal kamera intainyang dibawa Ambara adalah 210 mixed optical zoom, thermal imaging, laser range finder dan AI target detection and tracking. Untuk antenna tracker disebut dibekali 360 derajat non continuous servo, controller STM32, antenna data, antenna video dan mapple 5,8 Ghz 21DB antenna.

Ambara dikendalikan lewat Ground Control Station (GCS) dengan perangkat yang disokong prosesor Intel 17 dan OS windows. pada konsol GCS dilengkapi dual display dengan layar sentuh, joystick camera control, UAV monitoring dan UAV guided control.
Sebelumnya, drone Ambara telah diuji oleh Dinas Penelitian dan Pengembangan Angkatan Laut (Dislitbangal) bersama Pusat Penerbangan Angkatan Laut (Puspenerbal) di Grati, Pasuruan, Jawa Timur, pada Senin (5/5/2025). Kegiatan uji coba tersebut ditinjau langsung oleh Kadislitbangal Laksamana Pertama Mulyatna, didampingi Komandan Wing Udara 2 Kolonel Laut (P) Adam Firmansyah, dan Direktur Operasi Puspenerbal Kolonel Laut (P) Catur Sigit. (Gilang Perdana)
Sea Eagle 01 (SE-01) – Drone Intai dengan Kemampuan Amfibi Andalan Puspenerbal TNI AL
Related Posts
-
PIT-Radwar Perlihatkan Keunggulan Radar Pasif Mobile PET-PCL ke Delegasi Militer Indonesia
17 Comments | May 13, 2019 -
Deteksi Bidikan Senjata Berpemandu Laser, Dislitbangad Kembangkan Sistem Proteksi di Tank Scorpion
6 Comments | Nov 12, 2021 -
Mangkrak Sebelum Berlayar, Nasib Tak Jelas Frigat Stealth (Gowind) Maharaja Lela Class
32 Comments | Jan 28, 2020 -
Sukhoi Su-75 Checkmate – Andalkan Kecerdasan Buatan dan Layar Sentuh Panorama
25 Comments | Jul 25, 2021


