Beri Pesan ke AS dan Taiwan, Cina ‘Bocorkan’ Rekaman Video Terbaru Rudal Jelajah Jarak Jauh DF-100

Punya kecepatan di antara rentang supersonik dan hipersonik, rudal jelajah jarak jauh DF (Dongfeng)-100 atau disebut CJ (Changjian)-100 (kode NATO CH-SSC-13 Splinter), pada tahun 2023 telah diumumkan oleh Kementerian Pertahanan Taiwan sebagai ancaman nyata.
Baca juga: Kemhan Taiwan Cemas pada DF-100, Inilah Rudal Jelajah ‘Supersonik-Hipersonik’ Jarak Jauh
Tidak itu saja, rudal jelajah yang debutnya diperkenalkan pada parade militer di Beijing pada tahun 2019, juga dinilai menjadi ancaman langsung bagi kepentingan militer AS. Ditambah aspek misteri yang masih menyelimuti DF-100, menjadikan rudal jelajah ini sebagai buruan intelijen asing nomer wahid.
Sementara bagi Cina, sisi misteri DF-100 seperti diolah dan dimanfaatkan sebagai jurus propaganda di tengah perang informasi yang gencar.
画面打码!东风-100巡航导弹发射画面罕见公开。Censored footage! Rarely seen footage of the launch of the DF-100 cruise missile has been released. pic.twitter.com/7GSNICuLkH
— 雁过留声 (@szygls) August 4, 2025
Dan terkait DF-100, belum lama ini otoritas pertahanan Cina meloloskan konten video pendek yang mengungkapkan ‘update’ dari keberadaan DF-100. Sebuah rekaman langka yang nampak disengaja, memperlihatkan aksi dan kesiapan DF-100, termasuk mengungkap spesifikasi dan mobilitasnya. Bagi para analis pertahanan, pemuatan konten video pendek DF-100 dimaksudkan untuk memberikan efek deteren bagi ancaman yang berasal dari kekuatan militer AS dan sekutunya.
Rekaman video, meski dalam kualitas rendah menandai salah satu dari sedikit kemunculan publik DF-100 sejak debutnya diketahui publik pada tahun 2019. Dalam kemunculan sebelumnya, rudal tersebut terhalang oleh wahana peluncurnya, sehingga menyulitkan analisis spesifikasi teknis dan model operasinya.

Satu-satunya rekaman resmi sebelumnya dari model yang beraksi, berdurasi hanya dua detik, dirilis pada tahun 2019 oleh Pasukan Roket PLA dan kemudian dihapus.
Dan rekaman terbaru atas DF-100 berdurasi dua menit, merupakan bagian dari episode kelima dan terakhir dari film dokumenter PLA yang ditayangkan oleh CCTV (China Central Television). Media pemerintah, termasuk China News Service dan akun yang berafiliasi dengan kantor berita negara Xinhua, kemudian membagikan rekaman tersebut dengan judul “Rare public release of DF-100 cruise missile launch video”, yang mengonfirmasi model senjata tersebut.

Program ini merupakan salah satu peringatan hari jadi ke-98 PLA. Tentara Pembebasan Rakyat Cina juga akan mengadakan parade besar-besaran di Beijing pada 3 September 2025 untuk memperingati 80 tahun kemenangan Cina atas Jepang dalam Perang Dunia II dan kemenangan global melawan fasisme.
DF-100 masuk kategori rudal jelajah serangan darat supersonik-hipersonik jarak jauh. Disebut supersonik-hipersonik, karena DF-100 dengan mesim ramjet ditaksir punya kecepatan di antara rentang supersonik dan hipersonik, Mach 4 – Mach 5 (4.900–6.100 km per jam). Mach 5 adalah kecepatan di fase terminal.
DF-100 diklaim mampu menyerang fasilitas darat, target yang diperkuat, bunker bawah tanah, dan kapal perang yang bergerak. Jangkauannya dilaporkan sekitar 2.000 hingga 3.000 kilometer. Jalur penerbangan DF-100 dapat membawanya ke ketinggian di atas 30 km selama fase jelajah, memungkinkannya menghindari sebagian besar atmosfer padat dan menembus pertahanan udara musuh secara efektif. (Gilang Perdana)
Stimson Center: “Pangkalan Udara AS di Indo Pasifik Sangat Mudah Dilumpuhan oleh Serangan dari Cina”


