
Dengan industri berteknologi tinggi serta obsesi menantang hegemoni AS dan Barat, maka bukan tak mungkin proyek-proyek militer ‘kelas dewa’ dapat diwujudkan oleh Cina. Seperti belum lama, sebuah studi yang dipublikasi South China Morning Post mengungkap para ilmuwan dari Chinese Academy of Sciences yang berafiliasi dengan PLA Rocket Force, menjelaskan kerangka teoritis peluncuran Hypersonic Glide Vehicle (HGV) dari orbit di luar angkasa (space based platform). (more…)

Angkatan Luar Angkasa AS – US Space Force, telah memberikan kontrak senilai US$2,8 miliar kepada Boeing untuk membangun fase pertama next-generation satellites yang akan memungkinkan Pentagon untuk melakukan komando, kendali, dan komunikasi nuklir – nuclear command, control, and communications (NC3) secara lebih efektif. (more…)

Pada bulan April lalu, publik dibuat geger dengan pernyataan petinggi US Space Force yang menyebut trio satelit rahasia milik Rusia melepaskan objek misterius. Manuver satelit yang tidak biasa tersebut memicu kekhawatiran bahwa Rusia mungkin sedang menguji kemampuan militer di antariksa, atau bahkan mempersiapkan diri untuk peperangan antariksa. Dan terkait dengan objek misterius yang dilepaskan satelit, rupanya belum lama ini ada kabar lanjutannya. (more…)

Satelit Icarus dalam film James Bond “Die Another Day” (2002) memperlihatkan serangan dari luar angkasa ke permukaan Bumi menggunakan sinar laser, yang mana energi laser didapatkan dari pengumumpulan energi matahari menggunakan cermin raksasa di orbit. Fiksi sudah pasti, namun bukan tak mungkin ide dalam film tersebut bakal teralisasi, pasalnya Departemen Pertahanan AS (Pentagon) mengangapnya sebagai sesuatu yang potensial untukd diwujudkan. (more…)

Sebagai matra tersendiri di dalam angkatan bersenjata Amerika Serikat, US Space Force (Angkatan Luar Angkasa AS) maka harus mempunyai alutsista yang mumpuni, bukan hanya yang berada di orbit luar angkasa, namun termasuk aset tempur yang berada di daratan (ground based). (more…)

Ketegangan akibat konflik yang terjadi di Bumi secara tak langsung membawa pengaruh di luar angkasa, khususnya pada konstelasi dan pergerakan satelit di genre misi militer, seperti satelit komunikasi dan satelit intai (spy satellite) dari negara-negara terkait. (more…)

Dogfight alias pertempuran jarak dekat rupanya tidak hanya ada di dunia jet tempur dan drone (seperti yang terjadi di Ukraina), dogfight kini telah melebar maknanya di segmen satelit. Dogfight pada satelit di luar angkasa pertama kali diungkapkan oleh petinggi di Angkatan Luar Angkasa Amerika Serikat (US Space Force/USSF). (more…)

Di Hari Valentine yang bertepatan dengan Pemilihan Umum (Pemilu) di Indonesia (14/2/2024), ada momen yang mungkin luput dari perhatian, yakni Rusia dan Amerika Serikat, sama-sama meluncurkan roket ke luar angkasa, yang salah satunya disebut terkait dengan satelit militer dengan misi yang dirahasiakan. (more…)

Beragam konflik yang terjadi di Bumi rupanya tak membuat kendor Amerika Serikat dalam menguasai jagad kekuatan di luar bumi. Punya wadah angkatan Luar Angkasa (US Space Force), kini tengah dimulai desain pesawat luar angkasa bertenaga nuklir sebagai bagian dari proyek Joint Emergent Technology Supplying On-Orbit Nuclear (JETSON). Dan untuk pertama kalinya sejak tahun 1965, militer AS sedang bersiap meluncurkan reaktor nuklir ke luar angkasa. (more…)

Kian banyaknya jumlah satelit militer yang mengorbit rupanya membuat US Space Force (USSF) keteteran, maklum dari rangkaian antena dari stasiun pengendali yang ada di Bumi, dalam satu waktu hanya bisa dilakukan pengendalian pada satu satelit saja. Belum lagi, USSF dihadapkan pada situasi perangkat elektronik pengendali satelit yang usianya telah menua dan mulai ketinggalan zaman. (more…)