
Lantaran anggaran pertahanan yang ngepas, Filipina akhirnya menolak tawaran dari Washington untuk paket pembelian helikopter serang. Kala itu, AS mengajukan dua pilihan, antara Boeing AH-64E Apache Guardian atau Bell AH-1Z Viper. Namun apa daya, Negeri Pinoy harus memantapkan pilihan pada helikopter serang dari negara lain. Dan pilihan itu akhirnya tertuju pada T129 Tactical Reconnaissance and Attack Helicopter (ATAK) produksi Turkish Aerospace Industries (TAI). (more…)

Negeri Erdogan kembali membuat gebrakan dalam rancang bangun alutsista, setelah belum lama ini Turkish Aerospace Industries (TAI) memperlihatkan secara resmi prototipe helikopter serang tanpa awak dan bertenaga listrik, T629 dalam sebuah upacara di fasilitas TAI yang berlokasi di Kahramankazan, 25 Februari 2021 lalu. (more…)

Turki rupanya paham betul, bahwa cara promosi produk alutsista yang paling ampuh adalah dengan menjajalnya di medan peperangan yang sesungguhnya. Dan salah satu kesempatan tersebut telah jatuh pada Bayraktar TB2, yaitu jenis drone kombatan (UCAV) produksi Baykar Makina. Dimulai dari babak serangan udara di Suriah, kemudian berlanjut di Libya, Bayraktar TB2 mencatatkan rekor tersendiri, khususnya saat menjadi ‘algojo’ bagi sistem hanud Pantsir S-1. (more…)

Bila tak ada aral melintang, rencananya Turkish Aerospace Industries (TAI) akan menerbangkan secara perdana jet latih tempur Hurjet pada Juni 2022. Masih terkesan lama memang, tapi faktanya bukan urusan gampang dalam memastikan rancangan dan struktur prototipe jet tempur modern yang ideal. Dari ajang Paris AirShow 2019 (PAS19), TAI menampilkan full mockup Hurjet. Di PAS19 yang berlangsung mulai 16 – 23 Juni 2019, Hurjet diperlihatkan dalam livery loreng matrix abu-abu. Nah, seperti apakah keunggulan dari Hurjet yang masuk kualifikasi Advanced Jet Trainer/Lead in Fighter and Light Attack Aircraft ini? (more…)

Bombardier Global 6000 sudah kondang sebagai pesawat jet eksekutif jarak jauh, namun di segmen militer, debut Global 6000 tak bisa dilepaskan dari GlobalEye, yaitu platform radar terbang AEW&C (Airborne Early Warning & Control) yang dirilis oleh Saab. Dimana GlobalEye mengadopsi Global 6000 sebagai wahananya. Dan terkait Global 6000, Turki diwartakan tengah mengembangkan Global 6000 sebagai stand-off jammer. (more…)

Anda masih ingat dengan berita tentang peran BPPT (Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi) dalam uji di terowongan angin (wind tunnel) untuk prototipe drone Anka dari Turkish Aerospace. Nah, ternyata salah satu model drone yang di uji di fasilitas terowongan angin milik BPPT tersebut adalah Anka Aksungur, drone jenis HALE (High Altitule Long Endurance) terbaru yang pada 21 Maret 2019 lalu berhasil terbang perdana di negara asalnya. (more…)

Bila merujuk ke pemberitaan terdahulu, semestinya pada bulan Februari lalu, Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI sudah mengumumkan siapa pemenang tender pengadaan drone MALE (Media Altitude Long Endurance) untuk memperkuat armada pesawat nirawak TNI AU. Meski belum ada pengumaman resmi, namun dipercaya kini telah ada ‘keputusan’ yang diambil seputar tender pengadaan drone yang diikuti oleh Cina dan Turki. (more…)

Drone dengan kemampuan serang Anka-S dari Turkish Aerospace Industries kini tengah berupaya meraih kontrak pengadaan dari Kementerian Pertahanan RI, lawan tandingnya jelas tidak ringan, yaitu kelompok drone tempur asal Cina yang beberapa sudah menyandang predikat battle proven. Dan terlepas dari kompetisinya di Indonesia, ternyata dari dalam negeri Turki, keluarga drone Anka bakal mendapat penantang baru, yaitu Akinci, yang masuk golongan Unmmaned Combat Aerial Vehicle (UCAV) dengan kemampuan HALE (High Altitude Long Endurance). (more…)

Belum lama berselang, Kepala Badan Sarana Pertahanan (Kabaranahan) Kementerian Pertahanan RI Laksamana Muda TNI Agus Setiadji menyebut bahwa perusahaan asal Turki dan Cina telah memasuki tahap akhir tender pengadaan pesawat tanpa awak atau drone. Menurut perwira tinggi bintang dua tersebut, Pemerintah Indonesia akan memberi keputusan pada Februari nanti mengenai siapa pemenang tender pengadaan drone dengan kualifikasi MALE (Medium Altitude Long Endurance). (more…)

Dalam beberapa pemberitaan ada kesan kuat bahwa Indonesia serius untuk mengakuisisi drone MALE (Medium Altitude Long Endurance) dari Turki lewat skema ToT (Transfer of Technology), ditambah selama ini sudah terjadi kerjasama erat selama satu dekade antara BPPT (Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi) dan Turkish Aerospace. (more…)