Menutup bulan Januari, ada dua kabar yang terkait dengan jet tempur generasi kelima Rusia, Sukhoi Su-57 Felon. Yang pertama adalah kabar bahwa Rusia akan memboyong Su-57 untuk melakukan demonstrasi udara pada pameran dirgantara Aero India 2025 di Bangalore (10-14 Februari). Dan yang kedua, produksi Su-57 akan ditingkatkan pada tahun ini. (more…)
Helm canggih alias helm pintar tak bisa dilepaskan dari eksistensi jet tempur generasi kelima, lantaran Rusiu sudah memproklamirkan Sukhoi Su-57 Felon sebagai penempur di kelas tersebut, maka penyediaan helm canggih menjadi kebutuhan mutlak untuk mendukung kinerja pilot dalam berbagai misi. (more…)
Selain terlahir sebagai drone tempur (UCAV) stealth, Sukhoi S-70 Okhotnik juga disiapkan sebagai loyal wingman alias drone pendamping untuk pesawat tempur generasi kelima Rusia, Sukhoi Su-57 Felon. Agar keduanya dapat bersinergi udara, antara S-70 dan Su-57 dikabarkan akan mengadopsi jenis mesin tubofan yang sama, hanya yang membedakan S-70 menggunakan mesin tunggal. (more…)
Nosel alias knalpot mesin penggerak dorong (thrust vectoring engine nozzle) adalah fitur bawaan pada jet tempur stealth Sukhoi Su-57 Felon. Namun, ada kabar terbaru, Biro Desain Sukhoi telah melakukan modifikasi dengan two dimensional thrust vectoring nozzle. (more…)
Selain penampilan manuver berani Sukhoi Su-57E yang diterbangkan pilot uji senior Sergey Bogdan, pada Zhuhai Airshow 2024 juga ditandai dengan kabar yang membetot perhatian global, yakni pernyataan dari CEO Rosoboronexport, Alexander Mikheev yang menyebut agen penjualan persenjataan Rusia itu telah menandatangani kontrak pertama untuk penjualan Su-57E. (more…)
Selain memperlihatkan manuver berani Sukhoi Su-57E yang diterbangkan pilot uji senior Sergey Bogdan, Federasi Rusia di Zhuhai Airshow 2024 (12 – 17 November 2024) ikut memamerkan beberapa persenjataan unggulan yang dapat dibawa oleh jet tempur stealth varian ekspor ini. (more…)
Sejak terbang perdana di Komsomolsk-on-Amur pada 29 Januari 2010, jet tempur stealth Rusia Sukhoi Su-57 (kode NATO – Felon) telah menjadi obyek buruan analis pertahanan global. Tidak seperti alutsista besutan barat, maka detail tentang Su-57 bisa dibilang tidak terlalu banyak diketahui. Salah satu yang menjadi ‘teka-teki’ pada Sukhoi Su-57 adalah pada side weapon bay. (more…)
Sukhoi Su-57 stop over (transit) di Bandara Taiyuan, Cina pada 3 November 2024.
Meski Rusia telah menawarkan Sukhoi Su-57E, yakni varian ekspor dari jet tempur stealth Su-57 Felon, namun belum pernah Su-57 diterbangkan ke luar wilayah Rusia, khususnya untuk memeriahkan pameran dirgantara sebagai ajang promo atas produk alutsista. Namun, ada yang spesial dalam Zhuhai Airshow 2024 (12-17 November 2024). (more…)
Dengan ‘menanggalkan’ kemampuan stealth, sebuah jet tempur Sukhoi Su-57 Felon Angkatan Udara Rusia terlihat membawa dua rudal jelajah udara ke permukaan di bawah sayapya, yang diduga adalah Kh-59. Meski belum dapat dipastikan, pemerhati militer menyebut kemungkinan varian Kh-59 yang dibawa Su-57 Felon adalah Kh-59M2A. (more…)
Meski tengah mendapat tekanan berat, pengembangan alutsista ‘tier satu’ Rusia terus berjalan sesuai roadmap, sebut saja pada pengembangan kemampuan pada persenjataan jet tempur stealth Sukhoi Su-57 Felon. Belum lama ini ada kabar jet tempur stealth twin engine ini tengah mendukung pengujian jenis senjata baru, yakni drone serang yang menyerupai rudal jelajaha konvensional. (more…)