Dunia pertahanan udara jarak pendek (Short-Range Air Defense/SHORAD) sedang memasuki babak baru yang transformatif. Pada 13 Januari 2026, Lockheed Martin mencatatkan tonggak sejarah penting dengan keberhasilan uji terbang perdana rudal Next-Generation Short-Range Interceptor (NGSRI) di White Sands Missile Range, New Mexico. (more…)
Raytheon (RTX) memperkenalkan prototipe rudal hanud MANPADS (Man Portable Air Defence System) generasi baru yang diberi nama Next-Generation Short-Range Interceptor (NGSRI). Rudal ini dirancang untuk secara efektif menggantikan sistem rudal MANPADS FIM-92 Stinger yang usianya sudah lanjut. (more…)
Demam refurbished pada alutsista bukan hanya terjadi di Indonesia, faktanya negara super kuat seperti Amerika Sertika juga melakukan refurbished alias pembaruan pada arsenal persenjataan yang dipandang telah berusia tua, namun masih punya potensi untuk digunakan dalam operasi. Seperti Angkatan Darat AS (US Army) yang melakukan refurbished pada 1.900 unit rudal MANPADS (Man Portable Air Defence System) FIM-92 Stinger. (more…)
Karena punya keterbatasan dalam jangkauan tembak, debut rudal hanud MANPADS (Man Portable Air Defence Systems) selama ini dipandang sebelah mata. Namun, kala pecah perang Rusia-Ukraina di Februari 2022, rudal MANPADS yang dipanggul oleh seorang prajurit telah membuktikan tajinya, baik Rusia dan Ukraina merasakan keunggulan MANPADS untuk menjatuhkan sasaran yang terbang rendah. (more…)
Sebagai sekutu Amerika Serikat yang mendapatkan ‘perhatian’ ekstra, maka kepemilikan rudal hanud MANPADS (Man Portable Air Defence Systems) FIM-92 Stinger, jelas sudah lumrah. Taiwan memiliki setidaknya 1.800 rudal Stinger dalam varian Dual Mount Stinger (DMS), sistem Stinger Avenger yang dipasang di rantis Humvee, dan konfigurasi peluncuran udara untuk helikopter serang AH-64 Apache. Namun, jumlah ribuan dan varian Stinger masih dirasakan kurang oleh Taiwan. (more…)
Berusia tua namun battle proven, demikian status rudal hanud MANPADS FIM-92 Stinger. Ketika lama disimpan di depo dan kemudian harus digelar di laga Perang Ukraina, nyatanya kinerja rudal besutan Raytheon Technologies yang moncer di Perang Afghanistan ini masih punya gigi, beberapa helikopter dan jet tempur Rusia masih bisa dirontokkan oleh rudal panggul ini. (more…)
Dari ribuan rudal hanud MANPADS yang telah diterima Ukraina, disebut-sebut sebagian besar adalah dari tipe FIM-92 Stinger. Maklum selain dipasok oleh Amerika Serikat, aliran Stinger ke Ukraina juga berasal Lithuania, Estonia dan Jerman. Kiriman ribuan Stinger (dari AS ditaksir mencapai 2.000 pucuk), menjadikan stok rudal yang sudah tak diproduksi itu kian menipis. (more…)
Rudal hanud MANPADS (Man Portable Air Defence System) terpopuler sejagad, FIM-92 Stinger, diwartakan akan dipensiunkan secara bertahap dari inventaris AD Amerika Serikat. Meski battle proven dalam banyak laga peperangan, namun usia rudal produksi Raytheon Missile Systems ini sudah terbilang tua dan dikhawatirkan tidak adaptif pada tantangan hanud di masa depan. (more…)
Sistem hanud titik berbasis MANPADS (Man Portable Air Defence System) menawarkan keunggulan pada sisi fleksibilitas deployment dan biaya operasional. Sementara, minusnya basis MANPADS mentok pada doktrin SHORAD (Short Range Air Defence). Rudal-rudal di kelas MANPADS memang punya kecepatan supersonic, namun jarak jangkau yang ditawarkan terbatas, bahkan cenderung diklasifikasikan sebagai VSHORAD (Very Short Range Air Defence). (more…)