
Dinamika medan perang di Ukraina telah melahirkan urgensi baru dalam arsitektur pertahanan udara global. Munculnya ancaman drone kamikaze murah seperti seri Shahed-136 dari Iran atau Geran Rusia telah menciptakan dilema ekonomi bagi negara-negara Barat; menggunakan rudal pertahanan udara yang sangat mahal untuk mencegat target yang harganya jauh lebih murah dianggap sebagai strategi yang tidak berkelanjutan. (more…)

Shahed-136 adalah fenomena tersendiri dalam jagad perang modern, menjadi bukti efektivitas drone kamikaze dalam konflik di Ukraina, terlebih mampu terbang jarak jauh dengan biaya produksi relatif murah, memberikan kerusakan atau mampu merepotkan sisten pertahanan lawan. Berangkat dari kisah sukses Shahed-136, perusahaan pertahanan dari Amerika Serikat rupanya kepincut untuk memproduksi ‘Shahed-136’. (more…)

Sebagai produk elektronik dan rekayasa sistem, drone (UAV – Unmanned Aerial Vehicle) adalah bagian dari sistem kompleks yang terdiri dari berbagai sub-komponen terintegrasi. Maka lazim bila sebuah drone terdiri dari berbagai komponen yang dipasok oleh banyak perusahaan. Seperti pada Perang di Ukraina, menjadi bukti bagaimana terungkapnya drone yang diproduksi dari banyak komponen asing, termasuk dari negara pemasok yang tidak terduga. (more…)

Di luar kelaziman, sebuah drone kamikaze Shahed (kemungkinan Shahed 136) yang jatuh ditemukan oleh pasukan Ukraina, namun drone tersebut tidak membawa hulu ledak, sebagai gantinya yang dibawa pada payload adalah balok kayu. (more…)