Malam itu di sebuah ruangan di Lanud Roesmin Nurjadin, beberapa pria dengan kostum penerbang nomex berwana hijau nampak menikmati suasana santai sembari meminum kopi hangat. Ditambah alunan musik syahdu dari sound system, suasana malam yang cerah tak berawan terasa menghanyutkan sanu bari. Namun ibarat petir di siang hari bolong, suasana lounge mendadak berubah 180 derajat, hanya dalam hitungan detik, para penerbang sudah berlarian menuju ruang perlengkapan G-suite. (more…)