Di balik deru mesin jet tempur stealth F-35 dan raungan helikopter “Night Stalkers” yang mendominasi jalannya Operasi Absolute Resolve di Venezuela, terselip sebuah fakta yang menarik perhatian dunia penerbangan. Di antara kerumunan alutsista mutakhir Amerika Serikat, muncul siluet pesawat yang sangat akrab bagi masyarakat Indonesia: CN-235. Pesawat turboprop ini ternyata memegang peran vital namun sunyi dalam misi penangkapan Nicolás Maduro. (more…)
PT Dirgantara Indonesia (PTDI) melaksanakan pemenuhan kontrak 9 (sembilan) unit pesawat NC-212i dengan Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI untuk end user TNI AU, melalui pelaksanaan ferry flight pesawat NC212i unit ke-7 dari Hanggar Delivery Center PTDI, Bandung menuju Lanud Abdulrachman Saleh, Malang. (more…)
PT Dirgantara Indonesia (PTDI) menyelenggarakan kegiatan Aircraft Induction C-130 Hercules, yaitu seremoni penerimaan kedatangan unit pertama pesawat C-130 Hercules milik TNI AU di hanggar Aircraft Services (ACS), PTDI Bandung (26/11/2025). (more…)
Masih terus diproduksi dalam berbagai varian, CN-235 sampai saat ini belum tergantikan sebagai karya utama “anak bangsa” dalam industri dirgantara. Tahukan Anda, bahwa hari ini 42 tahun lalu, bertepatan dengan 11 November 1983, merupakan momen bersejarah dalam program pengembangan pesawat angkut sedang CN-235, yakni penerbangan perdana (maiden flight) prototipe CN-235. (more…)
Kehadiran pesawat CN-235 buatan PT Dirgantara Indonesia (PTDI) pada ajang Seoul International Aerospace and Defense Exhibition (ADEX) 2025 kembali menegaskan posisi Indonesia sebagai salah satu pemain kunci di pasar kedirgantaraan global. Di tengah persaingan ketat pesawat tempur dan drone canggih, pesawat angkut turboprop ini tetap menarik perhatian delegasi militer dan pertahanan dari berbagai negara.
Hari ini 47 tahun lalu, bertepatan dengan 13 September 1978, menjadi momen bersejarah bagi Airbus Helicopters, pasalnya saat itu telah terbang perdana prototipe helikopter angkut sedang AS332 Super Puma. Di Indonesia, nama helikopter Super Puma begitu lekat di hati netizen, terutama helikopter ini dioperasikan sebagai arsenal di Skadron Udara 6, Skadron Udara 45 VVIP TNI AU dan di masa lalu, juga pernah dioperasikan oleh Puspenerbal TNI AL dan instansi sipil, Pelita Air Service. (more…)
Senin, 28 Juli 2025, menjadi tanggal yang bersejarah dalam jagad dirgantara Tanah Air, setelah lama dinanti, prototipe drone MALE (Medium Altitude Long Endurace) Elang Hitam, akhirnya berhasil melaksanakan uji terbang perdana, yang berlangsung di Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Majalengka. (more…)
Industri pertahanan dalam negeri kembali menunjukkan kemampuannya. PT SAS Aero Sishan bekerja sama dengan PT Dirgantara Indonesia (PT DI) dan Balitbang Kemhan tengah mengembangkan sistem peluncur dan roket berpemandu kaliber 70 mm. Produk ini dirancang dan dikembangkan oleh anak bangsa, dan ditargetkan menjadi bagian dari kekuatan TNI di masa depan. (more…)
Gelaran Indo Defence tak pernah sepi dari ajang penandatanganan nota kesepahaman – memorandum of understanding (MoU). Seperti halnya manufaktur helikopter Bell Textron Inc. dan PT Dirgantara Indonesia (PT DI) telah menandatangani MoU untuk memperkuat kolaborasi dalam penyediaan helikopter Bell misi khusus bagi TNI dan instansi Pemerintah Indonesia. (more…)
PT Dirgantara Indonesia (PTDI) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat kapabilitas nasional di bidang teknologi roket. Melalui penandatanganan sejumlah kerja sama strategis dengan mitra dari dalam dan luar negeri, PT DI mendorong kolaborasi untuk memperkuat kemandirian industri pertahanan nasional dan mempercepat penguasaan teknologi sistem senjata roket. (more…)