Tag: pt dirgantara indonesia

Kejar Target Helikopter di MEF II, Kemhan Resmi Order 8 Unit H225M Caracal dan 9 Unit Bell-412EPI

Dalam upaya mengejar target MEF (Minimum Essential Force) II, Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI terus berupaya melakukan pemenuhan kebutuhan alutsista untuk tiga marta TNI. Seperti pada Rabu, 9 Januari 2019, Kemhan melangsungkan seremoni penandatanganan kontrak dengan PT Dirgantara Indonesia untuk pengadaan helikopter angkut berat untuk TNI AU dan helikopter serbu untuk Puspenerbad TNI AD. (more…)

Indra Tawarkan Paket Airborne EW Systems untuk C-295M TNI AU

Pada awal tahun 2017, jagad alutsista di Tanah Air sempat santer dengan isu kehadiran pesawat misterius C-295 “Special Mission” untuk Indonesia. Tambah misteri lagi dengan pernyataan Fernando Alonso, Head of Military Aircraft, Airbus Defence and and Space saat bertandang ke Jakarta pada Agustus 2016, menurutnya C-295 Special Mission punya peran khusus, meski Ia tak mau menjelaskan apa yang khusus dari C-295 Special Mission. (more…)

Soko G-2 Galeb: Dari Jet Latih Tempur Dikenang Sebagai Pesawat Chaser N-250

Pesawat jet yang satu ini sudah lama tak lagi terbang, namun bagi warga Bandung yang lokasinya berdekatan dengan PT Dirgantara Indonesia, boleh jadi mengenal sosok pesawat jet latih (tandem seat) berwarna putih biru ini. Ya, inilah Soko G-2 Galeb dengan kode PK-XGS yang dalam beberapa kali perhelatan dirgantara di Lanud Husein Sastranegara kerap ditampilkan dalam demo statis. (more…)

[Video] Berkemampuan Multirole, Direktorat Kepolisian Udara Resmi Terima CN-295

Setelah menanti tujuh tahun, Direktorat Kepolisian Udara (Ditpoludara) akhirnya pada 7 September 2018, resmi mendapatkan pesawat sayap tetap (fixed wing) yang kesebelas. Ditpoludara sendiri telah mengajukan pengadaan pesawat ini pada tahun 2011, dan baru pada tahun 2015 dilakukan kontrak jual beli satu unit CN-295 dan satu unit helikopter Bell 412EP yang ditandatangani pada tanggal 21 September 2015, antara Kepolisian Negara Republik Indonesia dengan PT Dirgantara Indonesia (PT DI). (more…)

Peluncur Roket 70mm dengan Sistem Mekatronik

Teknologi peluncur roket, khususnya pada segmen MLRS (Multiple Launcher Rocket System) pelan-pelan telah dikuasasi, meski masih dalam koridor prototipe, peluncur roket FFAR (Folding Fin Aerial Rocket ) 2,75 Inchi kaliber 7 0mm towed (tarik) dan peluncur roket balistik R-Han 122B versi self propelled dengan platform truk telah dirilis ke hadapan publik. Namun, peluncur roket dengan teknologi mekanika elektronik (mekatronik) terbilang masih langka dalam penelitian litbang pertahanan. (more…)

Mengenal DEFA 550 30mm, Bakal Jadi Senjata Andalan di CN-235 220 Gunship

Nama senjata yang satu ini jelas tak populer di jagad alutsista Tanah Air, tapi tahukah Anda, bahwa kanon buatan Perancis ini selama puluhan tahun telah menjadi senjata utama pada pesawat tempur Douglas A-4E/H Skyhawk TNI AU. Dan setelah A-4 Skyhawk TNI AU beristirahat dalam damai, kini ada kabar yang kembali mengingatkan kita akan masa kejayaan Skyhawk di Indonesia. Persisnya DEFA 552 kaliber 30 mm yang terpasang sebagai kanon internal di eks A-4 Skyhawk TNI AU akan ‘dihidupkan’ kembali. (more…)

Buat Kejutan! PT DI Kembangkan CN-235 220 Varian Gunship dengan Kanon 30mm

BUMN Strategis, PT Dirgantara Indonesia (PT DI) kembali membuat kejutan pada produk eksistingnya. Bukan tentang pesawat angkut medium NC-295, melainkan pada sosok CN-235 220. Setelah beberapa unit terbaru diserahkan dalam varian MPA (Maritime Patrol Aircraft) untuk kebutuhan TNI AU dan TNI AL, kini justru ada kabar yang membetot perhatian jagad alutsista nasional, yakni PT DI tengah mengembangkan CN-235 220 dalam varian Gunship. (more…)

NC-295 MPA, Menanti “Warga Baru” Pesawat Intai Maritim di Indonesia

Bila tiada aral melintang, keluarga pesawat intai maritim di Indonesia akan bertambah variannya, setelah Boeing 737-2X9 , NC-212 200 dan CN-235 220 MPA (Maritime Patrol Aircraft), rencananya pada akhir November 2018, PT Dirgantara Indonesia (PT DI) akan meluncurkan NC-295 MPA. Pesawat produksi Airbus Defence and Space (ADS) yang dirakit PT DI ini juga kondang dengan label “Persuader.” Dan menjadikan Indonesia sebagai negara keenam pengguna C-295 MPA setelah Chile, Portugal, Mesir, Ghana, Meksiko dan Oman. (more…)