Tag: pt dirgantara indonesia

Mattis Datang, Pilihan F-16 Viper Untuk Indonesia Mencuat Kembali

Menteri Pertahanan Amerika Serikat Jim Mattis baru saja melakukan lawatan resminya ke Indonesia. Pemegang level kedua otoritas pertahanan di AS, setelah Presiden dan Kongres ini pun membawa pesan penting terkait alutsista, khususnya di lini jet tempur. Pertama tentang keberatan AS bila Indonesia membeli Sukhoi Su-35, dan tentunya tawaran AS untuk pengadaan jet tempur baru untuk kebutuhan TNI AU. (more…)

Boeing KC-46A Pegasus: Tantang Dominasi Airbus A330 MRTT, Inilah Opsi Lain Pesawat Tanker TNI AU

Langkah Airbus A330 MRTT (Multi Role Tanker Transport) untuk melenggang sebagai pesawat tanker untuk TNI AU nampaknya mendapat ‘tantangan,’ lantaran ada kabar bahwa TNI AU sedang mempertimbangkan Boeing KC-46A Pegasus sebagai alternatif yang mungkin bisa dipilih, baik Airbus A330 MRTT dan KC-46A punya spesifikasi yang relatif mirip, yakni dibangun dari pesawat widebody twin engine dan punya kemampuan multirole. (more…)

PT DI Bangun Prototipe Drone MALE Untuk TNI AU dari Basis TAI Anka-B

Indomiliter.com pada Juli 2017 pernah mengulas tentang Watchkeeper WK450, drone alias UAV (Unmanned Aerial Vehice) dengan kemampuan MALE (Medium Altitude Long Endurance) besutan Thales UK yang ditawarkan kepada TNI AU. Dan merujuk ke pemberitaan terbaru, PT Dirgantara Indonesia (PT DI) dan Turkish Aerospace Industries (TAI) dikabarkan dalam tahap finalisasi kerjasama pengembangan drone MALE untuk kebutuhan TNI AU. (more…)

Beginilah Penampakan Kabin CN-235 220 MPA Terbaru Puspenerbal TNI AL

Penyerahan pesawat intai CN-235 220 MPA (Maritime Patrol Aircraft) produksi PT Dirgantara Indonesia kepada Kementerian Pertahanan untuk Puspenerbal TNI AL pada 9 Januari 2018 mengundang perhatian para pemerhati alutsista. Lantaran pesawat yang diberi kode AX-2345 atau setelah diserahkan menjadi P-8304 tampil ‘beda’ dari CN-235 MPA Puspenerbal sebelumnya, diantaranya pada penempatan dan jenis konsol FLIR (Forward Looking Infrared). (more…)

FLIR Star SAFIRE 380HD: Penjejak Berbasis Thermal Terbaru di CN-235 220 MPA Puspenerbal TNI AL

Skadron Udara 800 Puspenerbal TNI AL belum lama berselang telah menerima pesanan keempat pesawat intai maritim CN-235 220 MPA dari PT Dirgantara Indonesia. Persisnya pada Selasa, 9 Januari 2018, satu unit CN-235 220 diterima oleh Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto yang didampingi KSAL Laksamana TNI Ade Supandi. Dibanding ketiga pesawat terdahulu, ternyata ada yang berbeda pada unit keempat ini, dimana ada perubahan posisi penempatan sensor FLIR (Forward Looking Infrared). (more…)

Tampilan Mirip, Inilah Perbedaan Antara Helikopter AS550 dan AS555 Puspenerbad TNI AD

Rencananya bulan ini juga (Januari 2018-red), PT Dirgantara Indonesia akan menyerahkan enam unit terakhir helikopter ringan AS550/AS555 Fennec untuk Puspenerbad TNI AD. Sosok Fennec sendiri sudah tak asing di mata publik, sejak tahun 2014 helikopter serbu ringan yang multirole ini beberapa kali ditampilkan dalam pameran kemiliteran, namun ‘kebanyakan’ yang ditampilkan adalah AS550, varian single engine alias mesin tunggal. (more…)

Januari Ini, PT DI Siap Serahkan Enam Unit AS550/AS555 Fennec Untuk Puspenerbad TNI AD

Ada kabar baik datang dari Bandung, pasalnya di bulan Januari ini PT Dirgantara Indonesia (PT DI) berencana akan melakukan penyerahan enam unit helikopter serbu ringan AS550 Fennec kepada Kementerian Pertahanan (Kemhan) untuk kebutuhan Pusat Penerbangan Angkatan Darat (Puspenerbad). Penyerahan enam unit AS550 /AS555 Fennec di Januari ini menjadi batch keempat dari paket AS550 Fennec yang dikirim PT DI.

(more…)

“Nurtanio” Jadi Nama Resmi Prototipe N-219 dari Presiden Jokowi

Bertepatan dengan momen Hari Pahlawan, pada 10 November 2017 bertempat di Base Ops, Lanud Halim Perdanakusuma, prototipe pesawat pertama N219 karya anak bangsa hasil kerjasama PT Dirgantara Indonesia (PT DI) dan LAPAN diberikan nama oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo. Pemberian nama “Nurtanio” diambil dari nama Laksamana Muda Udara (Anumerta) Nurtanio Pringgoadisuryo yang telah merintis pembuatan pesawat terbang di Tanah Air sejak tahun 1946. (more…)

Akibat Indonesia Telat Bayar dan KAI Kesulitan Modal, Proyek Jet Tempur KFX/IFX Terancam Ditunda?

Meski telah dituangkan dalam kesepakatan, kerja sama antara Korea Selatan dan Indonesia untuk produksi jet tempur generasi 4.5 KFX/IFX terbilang banyak menghadapi tantangan, poin terbesarnya adalah merujuk ke pendanaan dan izin lisensi yang belum diberikan oleh Amerika Serikat selaku penyuplai jeroan di pesawat tempur masa depan tersebut. Harapan tentu harus dijunjung setinggi langit, namun belum lama tersiar kabar bahwa karena ‘faktor’ Indonesia proyek KFX/IFX mungkin mengalami penundaan (lagi). (more…)