
Bila rivalnya sudah mengadopsi sistem navigasi berbasis satelit, yakni Beidou, maka India memang ketinggalan dengan Cina untuk segmen yang satu ini. Tapi bukan India namanya bila pasrah dan berpangku tangan begitu saja. Dengan niatan gigih untuk mengembangkan kemandirian di sektor strategis, maka setelah menguasai teknologi roket dan satelit, India mulai mendongkrak sistem navigasi satelitnya sendiri. (more…)

Meski punya anggaran pengadaan alutsista, bukan perkara mudah bagi Argentina untuk memodernisasi armada jet tempurnya. Masih bertumpu pada A-4AR Fightinghawk, yakni varian jet tempur Skyhawk dengan avionik F-16 Fighting Falcon, membuat Negeri asal Lionel Messi ini harus berbenah untuk melakukan pembaruan pada aset tempur udaranya. Tapi pasca Perang Malvinas (Falkland), rupanya faktor Inggris masih menjadi hambatan untuk serangkaian pengadaan alutsista. (more…)

Meski Pakistan mempunyai aliansi pertahanan dengan Cina, rupanya Amerika Serikat (AS) tak bisa meninggalkan Pakistan begitu saja. Bagi AS, Pakistan masih dianggap sebagai mitra strategis untuk misi kontra terorisme. Alhasil ketika Pakistan begiu dekat dengan Cina, armada jet tempur F-16 Pakistan yang jumlahnya 70-an unit masih dalam kondisi serviceable, bahkan F-16 Pakistan sudah dibekali rudal udara ke udara jarak sedang AIM-120 AMRAAM, yang digunakan dalam perang udara di Kahsmir melawan AU India pada tahun 2019 silam. (more…)

Tampilannya tak biasa untuk ukuran radar mobile, pasalnya antena radar yang satu ini berukuran tinggi menjulang di atas platform truk Taian TAS5501 10×10. Inilah YLC- 8E Anti Stealth Radar system, yang diklaim oleh Cina sebagai salah satu radar tercanggih, lantaran mampu mendeteksi keberadaan jet tempur stealth sekalipun. Radar yang terbilang baru ini, kabarnya telah diakusisi oleh Pakistan, yang dikenal sekutu dekat Beijing. (more…)

Seolah tenggelam dalam gempita perang di Ukraina, hari Rabu kemarin, 9 Maret 2022, nyaris terjadi perang antara India dan Pakistan, pasalnya sebuah rudal milik India secara “tidak sengaja” telah meluncur, dan arah luncurannya tidak main-main, yaitu ke arah wilayah seterunya, yakni Pakistan. (more…)

Setelah Pemerintah Pakistan mengkonfirmasi pengadaan jet tempur generasi 4.5 Chengdu J-10C pada akhir Desember 2021, kini ada update terbaru, bahwa penempur yang bakal menjadi lawan tanding Rafale India ini, telah melakukan uji terbang dan persiapan pengiriman ke Pakistan. (more…)
Bersamaan dengan suka cita, karena dapat mengirimkan batch perdana helikopter serang T129 Tactical Reconnaissance and Attack Helicopter (ATAK) pesanan Filipina, rupanya sang manufaktur, yaitu Turkish Aerospace Industries (TAI) mendapatkan pil pahit. Pasalnya TAI kehilangan kontrak atas penjualan 30 unit T129 ATAK pesanan Pakistan. (more…)

Ketika India mulai kedatangan armada Dassault Rafale, maka menjadi perhatian bagi Pakistan untuk meningkatkan kemampuan udaranya. Lantaran bersekutu dengan Cina, maka hal paling mudah untuk mendatangkan jet tempur penanding Rafafe adalah dari Negeri Tirai Bambu, apalagi Cina-Pakistan sudah punya history kerja sama dalam pengembangan dan produksi JF-17 Thunder. (more…)

India kini mensejajarkan diri dengan Amerika Serikat, Cina, Rusia, Inggris dan Perancis, yakni sebagai negara pengguna kapal pelacak satelit dan rudal balistik. Pada hari Jumat, 10 September 2021, Angkatan Laut India secara resmi meluncurkan INS Dhruv yang diberi kode VC-11184, yakni kapal dengan tonase 10.000 ton yang mampu memberikan peringatan dini bila terjadi serangan rudal balistik yang diluncurkan oleh Pakistan dan Cina. (more…)

Berseteru dengan India, sudah barang tentu Pakistan tak ingin tertinggal dalam kelengkapan alutsistanya. Bila India telah mengoperaskan pesawat intai maritim Boeing P-8I Poseidon, maka Pakistan tak bisa berdiam diri melihat rivalnya punya keunggulan komparatif di lautan. Seperti dikabarkan Angkatan Laut Pakistan telah menunjuk Leonardo untuk mengkonversi pesawat jet narrow body besutan Brasil, Embraer Lineage 1000. (more…)