Duel udara di atas Kashmir tak hanya memberikan berkah bagi manufaktur dirgantara dan senjata di Cina, citra positif atas keunggulan produk juga dinikmati oleh Pakistan, khususnya pada produksi jet tempur rancangan bersama Cina-Pakistan, yakni JF-17C Block III Thunder. (more…)
Ada dua simpul pemberitaan tentang alutsista di Indonesia, yang pertama kedatangan Presiden Perancis Emmanuel Macron yang dikaitkan dengan potensi pesanan tambahan jet tempur Rafale dan finalisasi kontrak kapal selam Scorpene class, dan yang kedua adalah perhelatan pameran militer Indo Defence yang akan berlangsung 11-14 Juni 2025. (more…)
Tawaran dari Rusia ini sejatinya telah dilayangkan jauh-jauh hari sebelum duel udara di langit Kashmir, yang mana sejumlah jet tempur papan atas India rontok akibat serangan rudal udara ke udara jarak jauh PL-15 yang dilepaskan jet tempur Pakistan. Dan melihat konstelasi yang terjadi, maka ada potensi bahwa India akan menerima tawaran dari Rusia untuk mengakuisisi rudal udara ke udara jarak jauh, Vympel R-37M. (more…)
India terkesan pasif dalam merespon pemberitaan yang menyudutkan, khususnya terkait klaim Pakistan yang telah menjatuhkan beberapa jet tempur papan atas India. Meski unggul dalam pemberitaan di media, namun ada dugaan militer Pakistan mengalami tingkat kerugian yang lebih besar daripada India, bukan karena jet tempur yang jatuh, melainkan oleh serangan udara presisi yang menghantam beberapa pangkalan udara dan menghancurkan aset-aset di dalamnya. (more…)
Secara langsung industri pertahanan Cina telah diuntungkan dari duel udara antara India versus Pakistan pada 7 Mei 2025. Pemberitaan atas keunggulan jet tempur dan rudal ke udara buatan Cina, secara langsung telah mengangkat pamor produk alutsista, bahkan sampai membuat nilai salam pabrikan Chengdu Aircraft Corporation setelah Chengdu J-10CE diklaim berhasil menjatuhkan jet tempur buatan Perancis, Dassault Rafale. (more…)
Perang di Kashmir sebagai buntut dari Operasi Sindoor telah menciptakan anomali di dunia intelijen, bila selama ini intelijen dari Cina dan Rusia dikenal gigih untuk mendapatkan bocoran informasi dan data-data rahasia terkait alutsista Barat, maka dengan jatuhnya beberapa jet tempur India di wilayah India sendiri, telah mendorong intelijen Barat untuk mencari puing-puing dari rudal udara ke udara PL-15. (more…)
Kontroversi atas rontoknya sejumlah jet tempur Angkatan Udara India dalam perang di Kashmir, sepertinya masih bakal berlanjut, terlebih ada nama Dassault Rafale yang diduga ikut menjadi korban dari rudal udara ke udara yang dilepaskan jet tempur Angkatan Udara Pakistan. (more…)
Pelibatan alutsista canggih dalam konflik modern ibarat dua mata pisau bagi manufaktur senjata, bila performa memukau maka bakal berbuah manis bagi promosi dan pemasaran, sebaliknya bisa berdampak negatif bila performa kurang optimal. Dan hal tersebut rupanya baru saja dirasakan Dassault Aviation, setelah menikmati pamor Rafale yang battle proven dalam operasi di Afghanistan, Suriah dan Libia, situasi telah berbalik di Kashmir. (more…)
Sebagai respon atas serangan udara India dalam Operasi Sindoor di Kashmir, pihak Pakistan menyebut telah menembak jatuh lima jet tempur Angkatan Udara India, terdiri dari tiga unit Dassault Rafale, satu unit Sukhoi Su-30MKI dan satu unit MiG-29 Fulcrum. Pertanyaan tersebut disampaikan oleh Menteri Pertahanan Pakistan Khawaja Muhammad Asif, termasuk telah menahan sejumlah personel militer India. (more…)
Saling klaim terkait konflik perbatasan antara India dan Pakistan kerap memunculkan isu kontroversial, sebut saja dalam duel udara di atas Kashmir pada 27 Februari 2019, pihak Pakistan menyebut jet tempur JF-17 Thunder mampu menembak jatuh Sukhoi Su-30MKI milik India. (more…)