Persaingan dalam Canadian Patrol Submarine Project (CPSP) semakin memanas. ThyssenKrupp Marine Systems (TKMS), raksasa galangan kapal asal Jerman, dilaporkan tidak tinggal diam menghadapi tawaran masif dari Korea Selatan. Untuk memenangkan kontrak pengadaan 12 kapal selam senilai US$12 miliar (sekitar Rp190 triliun), TKMS kini meluncurkan strategi yang disebut sebagai “paket ekonomi luas” yang melampaui sekadar penjualan alutsista. (more…)
Hanwha Ocean (d/h Daewoo Shipbuilding & Marine Engineering/DSME) bersama raksasa pertahanan asal Inggris, Babcock International, secara resmi mengusulkan model kerja sama trilateral antara Korea Selatan, Inggris, dan Kanada. Tawaran ini merupakan bagian dari upaya mereka untuk memenangkan kontrak raksasa Canadian Patrol Submarine Project (CPSP) senilai 60 miliar dolar Kanada atau sekitar US$43 miliar (Rp675 triliun). (more…)
General Dynamics Land Systems–Canada (GDLS-C) belum lama ini meluncurkan ranpur di kelas roda ban 8×8, melanjutkan kesuksesan LAV 25 dan LAV III, pada pameran pertahanan CANSEC 2025 (28-29 Mei 2025) di Ottawa, diluncurkan ranpur jenis Infantry Fighting Vehicle (IFV) yang diberi label LAV 6.0 MK II. (more…)
Meski tengah ‘tantrum’ akibat kebijakan luar negeri Donald Trump, yang berimbas pada evaluasi (belum dibatalkan) pembelian jet tempur F-35A Lighting II, rupanya mendorong usulan agar Kanada bergabung dalam program pengembangan je tempur generasi keenam yang tidak melibatkan AS, yakni Global Combat Air Programme (GCAP) yang merupakan inisiatif trilateral antara Inggris, Jepang dan Italia. (more…)
Prahara politik yang dihembuskan Donald Trump telah membawa pengaruh negatif pada industri pertahanan Amerika Serikat. Dalam potensi hilangnya pesanan atas jet tempur stealth F-35A Lightning II dari Kanada dan Jerman, maka Lockheed Martin menjadi yang paling terdampak bila itu benar-benar terjadi. (more…)
Buntut dari kebijakan AS yang dianggap tidak bersahabat, membuat Kanada khawatir akan nasib 88 unit F-35A yang tengah dipesan dari Lockheed Martin. Kalangan pengamat pertahanan di Kanada telah menyatakan kekhawatiran tentang akuisisi jet tempur generasi kelima F-35 Amerika yang sedang berlangsung dan untuk mempertimbangkan apakah pemerintah harus membatalkan kesepakatan tersebut. (more…)
Imbas dari kebijakan luar negeri Presiden AS Donald Trump yang kontroversial telah merembet ke berbagai aspek. Terkait akuisisi jet tempur stealth F-35A Lightning II oleh Kanada dan Jerman, muncul pendapat dari dalam negeri untuk mengalihkan pesanan F-35 ke jet tempur lain. Sudah barang tentu, bila isu ini tidak dikelola, maka bisa bisa berbuntut panjang yang merugikan industri di dalamnya. (more…)
Kilas balik ke tahun 2020, kala itu Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad membuat pernyataan yang menghebohkan, yakni jet tempur F/A-18D Hornet yang dioperasikan Tentara Udara Diraja Malaysia (TUDM) untuk operasional terlalu ‘ditentukan’ oleh kebijakan Amerika Serikat. (more…)
Bersamaan dengan peresmian Barak Siaga Denjaka (Detasemen Jalamangkara) di Kesatrian Marinir Arthur Solang, Cilandak, Jakarta Selatan, pada hari Senin (20/1/2025), satuan elite Denjaka juga menerima ransus (kendaraan khusus) anti teror dari Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto. (more…)
Sebagai negara dengan pengaruh politik paling kuat dan pemangku segudang teknologi inti, maka tak jarang Amerika Serikat mengambil peran dalam persetujuan atas penjualan produk alutsista, meski badan hukum dan basis produksi atas produk yang dimaksud bukan berada di AS. Seperti contoh dalam penjualan dan potensi produksi lokal atas ranpur lapis baja Stryker 8×8 ke India. (more…)