Pertumbuhan pesat pada teknologi eVTOL (electric vertical take-off and landing) tidak hanya membawa perubahan pada penerbangan komersial tetapi juga pada operasi militer, yakni menawarkan fleksibilitas untuk misi tanpa awak di masa mendatang. (more…)
Meski baru diserahkan pada tahun 2025 dan 2026, ada titik cerah bagi Angkatan Laut Filipina yang tengah mendapat ‘bully-an’ dari China Coast Guard di wilayah laut yang disengketakan. Setelah pada 28 Desember 2021 diteken kontrak pengadaan dua unit korvet untuk Angkatan Laut Filipina, maka pada 22 November 2023, telah dilangsungkan tahapan untuk pembangunan dua korvet oleh Hyundai Heavy Industries (HHI) di Ulsan, Korea Selatan. (more…)
Kementerian Pertahanan Korea Selatan memberi porsi yang sama pada dua galangan dalam membangun frigat Daegu Class, yakni empat unit dibangun Hyundai Heavy Industries (HHI) dan empat unit lainnya dibangun Hanwha Ocean (d/h Daewoo Shipbuilding & Marine Engineering/DSME). Dan ada kabar terbaru yang menyiratkan tuntasnya proyek pengadaan delapan frigat Daegu Class. (more…)
Meski strategi peperangan di lautan telah berkembang begitu pesat, namun kemampuan tembakan meriam kapal sebagai elemen fire power tak bisa dikesampingkan, pasalnya meriam kapal akan terus hadir mengikuti rekam jejak pengembangan teknologi sistem senjata di kapal perang itu sendiri. Dan bicara tentang meriam tentu tak bisa dilepaskan dari jenis dan kemampuan munisi yang dapat dilontarkannya. Salah satunya adalah kemampuan meriam kapal untuk melepaskan munisi pintar, selain punya akurasi tinggi berkat sistem pemandu, munisi pintar juga punya jangkauan tembak yang ekstra jauh, bahkan bisa mencapai ratusan kilometer. (more…)
Hyundai Heavy Industries (HHI) mendapatkan proyek lanjutan untuk modernisasi armada kapal perang Angkatan Laut Filipina. Setelah sukses mengirimkan dua frigat semi stealth Jose Rizal Class, Departemen Pertahanan Fiipina pada 28 Desember 2021 telah meneken kontrak untuk pengadaan dua unit korvet yang akan dikirimkan untuk AL Filipina pada tahun 2026. (more…)
Selain LIG Nex1 dan Hanwha Systems yang bersaing dalam “CIWS-II,” masih dari industri pertahanan Korea Selatan, dua galangan besar asal Negeri Ginseng, yaitu Daewoo Shipbuilding and Marine Engineering (DSME) and Hyundai Heavy Industries (HHI) juga bersaing dalam menawarkan desain rancangan kapal induk ringan (light aircraft carrier) untuk kebutuhan Angkatan Laut Korea Selatan – Republic of Korea Navy (RoKN). (more…)