
Pada tanggal 25 Agustus 2024, Angkatan Laut Malaysia (TLDM) kehilangan salah satu kapal perangnya, yakni eks kapal cepat rudal (KCR) KD Pendekar 3513 (Handalan class). KD Pendekar telah tenggelam sepenuhnya di lepas pantai Tanjung Penyusop, Johor, setelah sebelumnya terendam banjir, yang mana hal itu dipucu karena KD Pendekar menabrak sebuah objek di dalam air. (more…)

Bila TNI AL punya Mandau class yang dinobatkan sebagai generasi kapal cepat rudal (KCR) di era Orde Baru, maka di Malaysia pada periode yang sama juga punya KCR yang serupa, yang disebut Handalan class. Persenjataan antara Mandau dan Handalan class mirip, yang membedakan Mandau class adalah buatan Korea Selatan, sementara Handalan class adalah buatan Swedia. Dan ada kabar, pada 25 Agustus 2024, salah satu Handalan class mendapat musibah saat berlayar. (more…)

Meski masih dipenuhi dilema seputar kemampuan pada kecepatan kapal, tapi pada hakekatnya armada kapal pada Satuan Kapal Cepat (Satkat) TNI AL mempunya peran pokok sebagai elemen pemukul (striking force) untuk menghancurkan atau melumpuhkan kapal permukaan lawan. Selain itu, juga memiliki fungsi sebagai pertahanan anti serangan udara, pengintaian dan pencarian sasaran operasi serta melaksanakan peperangan elektronika. Oleh karenanya, kapal ini didesain mempunyai karakteristik sebagai kapal cepat dengan tingkat kemampuan respon dan manuver tinggi. (more…)