
Sebagai bagian dari modernisasi alutsista, pada tahun ini TNI AU akan menerima 25 unit radar pertahanan udara. Persisnya 12 unit radar akan menggantikan radar eksisting, sedangkan 13 unit radar lainnya akan ditempatkan di lokasi baru. Nah, salah dua di antara lokasi baru yang dimaksud adalah di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan dan di Banjarmasin, Kalimantan Selatan. (more…)

Lantaran bakal dihuni oleh petinggi negeri ini, maka sistem pertahanan udara pada Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kalimantan Timur akam menjadi prioritas. Sebut saja tentang radar, Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI lewat akun X (d/h Twitter) menyebut bahwa sistem hanud IKN Nusantara akan di-cover oleh radar Ground Control Interception (GCI) Thales GM403, yang notabene akan menjadi radar tercanggih di arsenal Koopsudnas (Komando Operasional Udara Nasional). (more…)

Indonesia termasuk negara yang mengadopsi multi vendor dalam pengadaan radar militer. Namun, dari beragam vendor radar, yang layak disebut sebagai pemain utama adalah Thales dari Perancis. Disebut sebagai vendor utama lantaran Thales telah memasok radar untuk ketiga matra TNI dan sudah eksis di Indonesia sejak awal dekade 80-an. (more…)

Dalam peresmian DEFEND ID, Presiden RI, Joko Widodo meninjau langsung produk-produk holding DEFEND ID sesaat sebelum meluncurkan brand baru BUMN Industri Pertahanan (Indhan), DEFEND ID, di Surabaya (20/4/2022). (more…)

Sekilas mirip dengan radar Master-T buatan Thales Raytheon System, Balitbang (Badan Penelitian dan Pengembangan) Kementerian Pertahanan yang melibatkan PT Len Industri, PT LAPI ITB, PT Radar Telekomunikasi Indonesia (RTI) dan PT Infoglobal, telah merilis prototipe radar Ground Controlled Interception (GCI) buatan lokal. (more…)

Audit teknologi industri radar yang dilakukan BPPT pada tahun 2019 telah merekomendasikan PT Len Industri (Persero) sebagai lead integrator industri radar nasional. Dan ada kabar terbaru, bahwa PT Len Industri ingin menjadi pemeran utama dalam pengembangan industri radar di Indonesia. (more…)