
Meski F-35C Lightning II telah lebih dulu meraih predikat sebagai jet tempur stealth pertama yang beroperasi dari kapal induk dengan sistem CATOBAR (Catapult Assisted Take-Off But Arrested Recovery). Namun, F-35C predikatnya dikalahkan oleh jet tempur stealth buatan Cina, Shenyang J-35B. Persisnya, J-35B telah ‘dinobatkan’ sebagai jet tempur stealth pertama di dunia yang berhasil lepas landas dengan EMALS (Electromagnetic Aircraft Launch System) di kapal induk Type 003 Fujian. (more…)

Untuk kedua kalinya, jet tempur stealth F-35C (naval variant) dilaporkan jatuh, insiden terbaru terkait F‑35C terjadi di sekitar Naval Air Station Lemoore, California, pada 30 Juli 2025 pukul sekitar 18.30 waktu setempat. Dalam insiden ini, pilot berhasil melontarkan diri dengan selamat dan tidak ada korban lainnya dilaporkan. (more…)

Belum lama ini, Angkatan Laut AS (US Navy mengungkap foto-foto jet tempur stealth F-35C Lightning II yang dilengkapi dengan lapisan reflektif seperti cermin. Bukan sembarang cermin, pasalnya penempatan lapisan reflektif ternyata punya tujuan taktis, yakni melawan deteksi dari sensor Infrared Search and Track (IRST), jenis sensor yang kondang terpasang secara built-in di jet tempur Sukhoi Su-27/Su-30 series. (more…)

Lockheed Martin pada Senin, 3 Maret 2025, mengumumkan pencapaian secara global satu juta jam terbang untuk jet tempur F-35 Lightning II. Prototipe pertama F-35, yaitu X-35, melakukan penerbangan perdana pada 24 Oktober 2000 di Palmdale, California. Sementara varian produksi pertama F-35A Lightning II melakukan penerbangan perdananya pada 15 Desember 2006 di Fort Worth, Texas. (more…)

Dengan mengurangi kemampuan stealth-nya, untuk pertama kali, Angkatan Laut AS (US Navy) merilis foto jet tempur F-35C Lightning II yang tengah menggotong rudal anti kapal jarak jauh berdesain ‘siluman’ AGM-158C Long Range Anti-Ship Missile (LRASM) di bawah sayap. (more…)

Viral sebuah video yang memperlihatkan ‘pemandangan’ unik, yakni sebuah pesawat tanker KC-130 Hercules memberikan bahan bakar di udara (air refueling) ke helikopter angkut berat CH-53K King Stallion, sementara King Stallion bukan terbang tanpa beban, melainkan mengudara dengan membawa airframe jet tempur F-35C Lightning II (sudah diprerteli) lewat kabel sling di bawah body. (more…)

Mungkin karena saking canggihnya, jet tempur stealth generasi kelima F-35 kerap mengalami serangkaian anomali. Seperti beredar kabar F-35C Lightning II Korps Marinir AS (USMC) yang mengalami nose landing gear collapse saat tengah diparkir. Seperti dikutip theaviationist.com (13/2/2024), F-35C yang mengalami insiden itu berasal dari Marine Fighter Attack Squadron (VMFA) 311 yang berbasis di Pangkalan Udara Korps Marinir Miramar, California. (more…)

Meski disebut sebagai jet tempur ‘mahal’ terlaris dalam dekade ini, namun, debut F-35 Lightning II tidak pernah sepi dari berbagai pemasalahan. Lepas dari masalah produksi, ada laporan terbaru yang dirilis US Government Accountability Office (GAO) pada 21 September 2023. Dari laporan GAO terungkap bahwa tingkat kesiapan armada jet tempur F-35 yang dioperasikan Amerika Serikat hanya 55 persen. Yang artinya berada jauh di bawah standar. (more…)

Kombinasi antara jet tempur stealth F-35 Lightning II dengan rudal udara ke udara AIM-120 Advanced Medium-Range Air-to-Air Missile (AMRAAM), disebut sebagai racikan maut di angkasa, terutama dalam pertempuran beyond visual range. Namun, selama ini bekal AIM-120 yang dapat dibawa F-35 dalam sekali terbang masih dianggap kurang. (more…)

Guna melengkapi program modernisasi Block 4, jet tempur stealth F-35 Lightning II generasi terbaru akan mendapatkan sejumlah upgrade. Selain instalasi radar AESA tercanggih AN/APG-85 produksi Northrop Grumman, maka F-35 Block 4 juga akan diintegrasikan dengan Technology Refresh 3 (TR-3), yakni sistem prosesor pada komputer yang lebih canggih dan adaptif untuk mendukung tugas operasi yang lebih menantang. Dan belum lama ini, pesawat F-35 eksperimental dengan TR-3 telah terbang perdana. (more…)