
Sebagai negara netral, berita rencana penjualan Infantry Fighting Vehicle (IFV) kepada negara perantara (Jerman), dengan tujuan akhir pengiriman ke Ukraina, rupanya membuat tak nyaman Pemerintah Chili, yang kadung mendapat respon miring dari komunitas di dalam dan luar negeri. (more…)

Laporan dari sumber-sumber pertahanan Eropa mengindikasikan bahwa Pemerintah Chili sedang dalam tahap negosiasi akhir untuk menyalurkan sejumlah besar ranpur Infanrtry Fighting Vehicle (IFV) Marder 1A3 yang dioperasikannya kepada Ukraina. Transfer ini tidak dilakukan melalui penjualan langsung dari Chili ke Ukraina, melainkan melalui skema transfer yang dibiayai dan dimediasi oleh Pemerintah Jerman. (more…)

Selain menanti kontrak efektif atas pengadaan dua unit kapal selam Scorpene Evolved oleh Kementerian Pertahanan RI, bagi Naval Group pesanan Scorpene class untuk Indonesia juga menjadi pembuktian ke pasar, bahwa inilah varian Scorpene terbaru yang untuk pertama kalinya bakal menggunakan tenaga dari baterai lithium ion dengan konfigurasi full Lithium-Ion Batteries (LIB), sehingga memberikan daya tahan paling lama dibandingkan varian lain dalam keluarga Scorpene. (more…)

Rencana ‘Turkifikasi’ pada Main Battle Tank (MBT) Leopard 2 milik Angkatan Darat Chili yang akan mendapatkan upgrade (modernisasi) dari Aselsan, rupanya bakal menemui ganjalan. Pasalnya Jerman sebagai negera prinsipal Leopard tidak mengizinkan produk MBT-nya mendapat paket modernisasi dari perusahaan asal Turki. Penolakan ini sekaligus mempertajam sentimen Jerman kepada Turki. (more…)

Postur armada kapal selam Angkatan Laut Chili (Chilean Navy) saat ini secara tak langsung menggambarkan kekuatan satuan kapal selam TNI AL pada tujuh tahun mendatang. Pasalnya, Angkatan Laut Chili kini mengoperasikan kapal selam diesel listrik Type 209/1400, sejenis dengan Nagapasa class, dan Chili juga mengoperasikan kapal selam Scorpene class. Meski varian yang diadopsi TNI AL akan berbeda, namun konfigurasi Type 209/1400 dan Scorpene class ala Chili, kelak juga akan diadopsi Indonesia. (more…)

Tank meriam yang dialihfungsi sebagai self propelled MLRS (Multiple Launch Rocket System) sudah ada beberapa, sebut saja seperti AMX-13 LAR 160 (kaliber 160 mm) yang digunakan Israel dan Venezuela, bahkan di Indonesia, Korps Marinir pernah menyulap tank amfibi PT-76 dengan peluncur MLRS BM-14 kaliber 140 mm. Nah, rupanya konsep tank meriam yang dikonversi menjadi self propelled MLRS belum dipandang usang, seperti belum lama, Angkatan Darat Chili telah meluncurkan self propelled MLRS 122 mm dari plartform MBT (Main Battle Tank) Leopard 1. (more…)

Lazimnya kapal selam digunakan untuk misi intai yang bersifat strategis, namun ada yang unik dari Angkatan Laut Chili yang mengerahkan kapal selam Scorpene class untuk misi mengawasi kehadiran kapal penangkap ikan laut dalam dari Cina. (more…)

Alutsista bekas dari negara maju kerap menjadi incaran. Sebut saja Inggris yang sejak September 2021 merilis Defence Equipment Sales Authority (DESA) 2021. Bangladesh dan Mesir setidaknya menjadi dua negara yang telah memesan paket persenjataan yang ditawarkan dalam DESA 2021. Dimana Mesir memborong dua unit kapal logistik Fort Class dan Bangladesh yang membeli lima kapal perang penyapu ranjau Sandown Class. (more…)