Menlu Chili Tepis Spekulasi: IFV Marder 1A3 Tidak Akan Dikirim ke Jerman (Apalagi ke Ukraina)

Sebagai negara netral, berita rencana penjualan Infantry Fighting Vehicle (IFV) kepada negara perantara (Jerman), dengan tujuan akhir pengiriman ke Ukraina, rupanya membuat tak nyaman Pemerintah Chili, yang kadung mendapat respon miring dari komunitas di dalam dan luar negeri.
Sepert dikutip Defence Blog (24/11/2025), Menteri Luar Negeri (Menlu) Chili, Alberto van Klaveren, menegaskan pada hari Minggu, bahwa hukum negara tersebut melarang transfer peralatan militer ke negara-negara yang terlibat dalam konflik bersenjata aktif. Pernyataan ini menanggapi laporan bahwa Chili mungkin telah setuju untuk memasok IFV Marder 1A3 ke Jerman untuk kemudian dikirim ke Ukraina.
Van Klaveren tidak secara eksplisit membantah adanya kesepakatan tersebut, tetapi mengatakan bahwa kebijakan netralitas Chili dalam perang Ukraina tetap tidak berubah.
Dalam pernyataannya kepada Infogate, Ia mengatakan, “Kami tidak dapat merujuk pada pembelian atau penjualan barang-barang militer,” tetapi menekankan bahwa “ada peraturan Chili yang melarang pasokan senjata ke negara-negara yang sedang berkonflik aktif. Oleh karena itu, tidak ada operasi yang dapat melanggar aturan umum tersebut.”

Komentarnya menyusul laporan investigasi dari El Mostrador, yang mengungkapkan bahwa Angkatan Darat Chili sedang bersiap untuk mentransfer 30 unit Marder 1A3 ke Jerman, yang kemudian akan ditingkatkan dan dikirim ke Ukraina. Artikel tersebut mengklaim bahwa transaksi tersebut dilakukan secara sangat rahasia dan dapat mencerminkan pergeseran posisi netral Chili yang telah lama berlaku.
Kementerian Pertahanan Nasional Chili menolak berkomentar, tetapi secara khusus tidak menyangkal bahwa operasi tersebut sedang berlangsung.
Jerman Ganjal ‘Turkifikasi’ pada Paket Modernisasi MBT Leopard 2A4 Chili
Ketika ditanya secara langsung apakah Chili mungkin mengizinkan transfer tidak langsung dengan terlebih dahulu mengirimkan kendaraan tersebut ke Jerman, Van Klaveren mengatakan, “Yang jelas adalah tidak mungkin ada persenjataan Chili di wilayah konflik di Ukraina, atau di mana pun.”
Ia menambahkan bahwa “tidak mungkin membayangkan penjualan senjata ke Ukraina, meskipun kami, secara politis, sepenuhnya mengutuk apa yang telah menjadi invasi ke Ukraina.”
Isu ini telah menimbulkan kekhawatiran di kalangan lembaga pertahanan Chili, mengingat ranpur yang dimaksud merupakan bagian dari program modernisasi aktif yang bertujuan untuk mempertahankannya dalam layanan garis depan.
IFV Marder 1A3 saat ini merupakan tulang punggung kemampuan infanteri mekanis Angkatan Darat Chili. Secara total, Chili membeli dan mengoperasikan armada yang signifikan, diperkirakan mencapai sekitar 200 unit IFV Marder 1A3 dalam berbagai varian. (Gilang Perdana)
Marder Evolution APC: Ranpur Anyar Dengan Bobot Terberat di Indo Defence 2014



beberapa bulan kemudian
“marder 1A3 kiriman dari chille ditemukan hancur di ukraina”