Konsisten dalam menghadirkan rantis (kendaraan taktis) lapis baja Patriot 4×4 di beberapa kali ajang Indo Defence, ada kabar terbaru dari Excalibur Army, perusahaan pertahanan asal Ceko yang merupakan menjadi bagian CSG Group, dalam siaran pers menyebut telah mengamankan kontrak di Asia Tenggara untuk pengiriman lebih dari 100 unit rantis Patriot dalam berbagai konfigurasi. (more…)
Meski jumlahnya tidak diketahui, ada kabar Korps Marinir dalam waktu tak lama lagi bakal mengoperasikan senjata lawan tank atau roket anti tank disposable (peluncur sekali buang), menjadikan Korps Marinir sejajar dengan infanteri TNI AD dan Kopasgat TNI AU yang lebih dulu mengoperasikan roket anti tank disposable, meski dari merek yang berbeda. (more…)
Steyr AUG series selama ini dikenal sebagai salah satu senapan serbu berdesain bullpup yang jadi andalan beberapa satuan elite TNI Polri. Dan belum lama berselang ada kabar terkait manufakturnya, yakni Steyr Arms. Disebut pada 23 April 2024, perusahaan senjata legendaris asal Austria ini telah beralih kepemilikan, tidak tanggung-tanggung 100 persen saham Steyr Arms kini telah beralih ke RSBC Group, yakni grup investasi swasta yang berbasis di Praha, Ceko. (more…)
Lantaran ketar-ketir terkena imbas perang, maka Belanda yang ‘lemah’ pada aspek kekuatan darat, secara langsung berkepentingan untuk mendukung dan mempersenjatai militer Ukraina dengan alutsista canggih. Salah satu yang dilakukan Negeri Kincir Angin adalah dengan membeli self propelled howitzer produksi Republik Ceko, yakni DITA, yang nantinya akan dipasok untuk kebutuhan Ukraina. (more…)
Meski konfigurasi ranpur Infantry Fighting Vehicle (IFV) Pandur II 6×6 dengan turret Ares UT30MK2 pernah ditampilkan saat defile HUT TNI ke-72 di Dermaga Indah Kiat, Cilegon, Banten, namun, penampilan resmi Pandur II 6×6 yang telah dimodifikasi untuk TNI AD, baru secara jelas diperlihatkan saat Rapat Pimpinan (Rapim) TNI Polri pada 28 Februari 2024 di Mabes TNI Cilangkap. (more…)
Roket anti tank dengan peluncur disposable (sekali buang), bukan lagi jenis senjata bantu infanteri di lingkup TNI. Sejauh ini produk dari Instalaza (Spanyol) mendominasi pasar di Indonesia lewat C90 series yang saat ini digunakan TNI AD dan TNI AU. Lantas bagaimana dengan TNI AL? Sejauh ini infanteri Korps Marinir masih mengandalkan RPG-7, namun kedepan bisa jadi Korps Baret Ungu akan menggunakan jenis roket anti tank disposable. (more…)
Setelah kontrak pengadaan ditandatangani pada tahun 2019, akhirnya ada kabar bahwa batch pertama ranpur (kendaraan tempur) Pandur II 8×8 pesanan Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI untuk Batalyon Infanteri Mekanis TNI AD telah mulai berdatangan di Indonesia. Sesuai kontrak antara Kemhan dengan pihak manufaktur – Excalibur Army – CzechoSlovak Group (CSG), ranpur Pandur akan dikirim ke Indonesia tiga tahun setelah kontrak efektif berjalan. (more…)
Anak-anak umumnya menyukai beragam atribut yang berbau militer, sebagai bukti seperti tank, kapal perang dan pesawat tempur, adalah obyek favorit untuk mereka datangi setiap ada kesempatan open for public. Dan menjadikan bekas alutsista sebagai wahana bermain, menjadi strategi jitu untuk meramaikan dan menarik minat anak untuk pergi ke museum. Dan inilah yang dilakukan oleh pengelola Military Technical Museum di Lesany. (more…)
Perang berkepanjangan di Ukraina tak hanya meningkatkan order produksi pada manufaktur persenjataan, lain dari itu, perusahaan pembuat umpan sasaran palsu (fake target), ternyata ikut kebagian berkah. Fake target untuk menipu serangan udara, mengusung model tiup (inflatable decoy), disebutkan telah meningkat permintaannya selama perang Ukraina. (more…)
Meski gagal melangkah ke babak final Piala Dunia 2022 di Qatar, ada kabar bahwa Maroko akan mendapat gelar sebagai negara Afrika pertama yang ‘mendonasikan’ alutsistanya untuk Ukraina. Persisnya Maroko diwartakan akan mengirim sejumlah Main Battle Tank (MBT) T-72 ke Ukraina, setelah armada MBT Negeri di Afrika Utara itu mendapatkan modernisasi dari perusahaan asal Ceko, Excalibur Army. (more…)