Kirim MBT T-72B, Maroko Jadi Negara Afrika Pertama yang ‘Donasikan’ Alutsista ke Ukraina

Meski gagal melangkah ke babak final Piala Dunia 2022 di Qatar, ada kabar bahwa Maroko akan mendapat gelar sebagai negara Afrika pertama yang ‘mendonasikan’ alutsistanya untuk Ukraina. Persisnya Maroko diwartakan akan mengirim sejumlah Main Battle Tank (MBT) T-72 ke Ukraina, setelah armada MBT Negeri di Afrika Utara itu mendapatkan modernisasi dari perusahaan asal Ceko, Excalibur Army.
Baca juga: “Tukar Guling” dengan MBT Challenger 2, Polandia Kirim MBT T-72A ke Ukraina
Menurut informasi yang dipublikasikan di situs berita Ceko “Novinky.CZ”, pada 5 Desember 2022, MBT T-72B yang dimodernisasi oleh Excalibur Army untuk Maroko akan dikirim ke Ukraina. Dalam negosiasi dengan Amerika Serikat dan Uni Eropa, Kementerian Pertahanan Ceko memutuskan untuk memasok tank T-72 yang ditingkatkan untuk Maroko ke Ukraina.
Menyusul informasi yang dipublikasikan di akun Twitter “ActuDéfense Maroc” pada 13 Desember 2022, modernisasi MBT T-72 telah dipesan oleh Maroko. Faktanya, menurut informasi sumber terbuka militer, Maroko memiliki 40 unit MBT T-72B dalam kondisi operasional buatan Rusia dan ada 62 unit lagi yang disimpan di gudang.

Pada 4 November 2022, Amerika Serikat mengumumkan bantuan militer baru untuk Ukraina, yang di dalamnya termasuk 45 unit MBT T-72B yang diperbarui yang dimodernisasi dengan optik baru, sistem komunikasi, dan paket lapis baja tambahan.
Kemudian pada 5 November 2022, Kementerian Pertahanan Ceko mengonfirmasi bahwa industri pertahanan lokal akan merenovasi 90 unit MBT T-72B buatan Soviet dengan dukungan Belanda dan Amerika Serikat yang akan dipasok ke Ukraina.

Dari sumber Army Recognition, pada 4 Desember 2022 dikabarkan bahwa perusahaan Ceko Excalibur Army telah mengembangkan versi modern baru dari MBT T-72 buatan Soviet yang dilengkapi dengan pencitra termal, sistem penglihatan malam, dan proteksi lapis baja baru.
[the_ad id=”77299″]
Dalam sebuah wawancara yang diterbitkan oleh situs web Czech News “Novinky.CZ”, Direktur Komersial Excalibur Army Richard Kuběna mengatakan, bahwa batch pertama dari lima unit MBT T-72 yang telah di-upgrade akan dikirim dalam beberapa hari ke depan dan total 18 unit MBT T-72 akan dipasok ke Ukraina pada akhir tahun ini.
Richard Kuběna mengatakan, Excalibur Army membutuhkan tiga bulan kerja untuk memodernisasi MBT T-72, sebagian MBT era Soviet itu diproduksi di masa lalu di Republik Ceko, yang memfasilitasi kemungkinan peningkatan peralatan militer jenis ini berkat pengetahuan dan pengalaman teknis yang dipelajari di masa lalu.
[the_ad id=”77299″]
T-72B adalah versi peningkatan dari MBT T-72A yang mulai dioperasikan militer Rusia pada tahun 1986. Desain upgrade dari Ceko mirip dengan T-72B asli, MBT ini memiliki tiga awak dengan pengemudi duduk di tengah depan lambung dan komandan serta penembak di kubah.
Dalam hal proteksi, upgrade T-72 oleh Ceko dilengkapi dengan kit ERA (Explosive Reactive Armor) yang dipasang di bagian depan dan samping lambung serta bagian depan dan atap kubah.
Untuk senjatanya tetap sama dengan T-72B yang terdiri dari satu meriam smoothbore 2A46M 125 mm. Persenjataan kedua termasuk satu senapan mesin koaksial 7,62 mm yang dipasang di sisi kanan persenjataan utama dan satu senapan mesin berat 12,7 mm (NSV) dapat dipasang di kubah komandan. (Bayu Pamungkas)



@Thor: jawabannya sangat bisa asal uangnya sudah tersedia. Negara-negara yg menyumbangkan alutsista ke Ukraina itu karena mereka memang sudah menyiapkan penggantinya dan senjata yg disumbangkan masih berguna dalam pertempuran. Ibaratnya daripada pespur kita cuman masuk museum lebih baik bisa diberikan kepada yg membutuhkan dan bisa saja dijual sebagai tambahan pembelian produk baru.
@Periskop:Merebut wilayah negara lain yg diakui oleh PBB dan dunia internasional tanpa persetujuan Internasional itu sudah termasuk pendudukan dan penjajahan.
Bahasa Negara merupakan bahasa primordial bagi suatu bangsa di negara tersebut. Menjadikan pelarangan penggunaan bahasa di suatu negara kemudian menyerangnya merupakan tindakan paling bodoh yg pernah ada. Itu sama halnya dg andaikan Pemerintah Timor Leste melarang penggunaan bahasa Indonesia di wilayahnya lalu Indonesia melakukan serangan Militer kembali ke Dilli. Jelas itu adalah tindakan yg konyol. Paham Dhek Periskop???
Maroco mendukung ukraina boleh tp iran mendukung rusia di larang…hohoho tetnyata barat dak sehebat yg di iklankan…
Kita disuruh kirim senjata ke ukro?
Buat pertahanan diri aja masih kurang kok disuruh kirim senjata. Anggaran untuk beli alutsista dan alutmasus saja pas-pasan.
Udah pernah kubilang kalo kita ini butuh perlengkapan senjata dan logistik senilai usd 350 miliar agar bisa setara 10 persen dari kekuatan China sehingga bisa memiliki daya tangkal yang cukup. Kalo di bawah usd 350 miliar ya daya tangkal akan sekedarnya saja.
bung @agato, kan kita sudah mendukung dengan abstain. non blok, kalau mau dukung ya mesti ada imbal baliknya lah. Senjata juga cuman seuprit mau dihibahin terus kita make apa. kalau mau
SU-27, SU-30 jumlah 16 unit kirim ke Ukraina, tapi tukar dulu dengan 16 Unit F-15 EX yang siap terbang + armamanent dulu mau nggak….
Mikhai Gorbochev, presiden terakhir Uni Sovyet adalah orang Ukraina, kelahiran Ukraina.
Begitulah pecahan negara Sovyet yang dibela musuh lamanya yg bertujuan menghambat agar Rusia tidak sekuat Uni Soviet dulu.
Hohoho
Turk yang selalu koar-koar netral malah rajin banget kasih bantuan drone & kamikaze drone ke Ukro paket komplit pula!
Tuh Amriki sudah cabut embargo buat F-16 Turk. Menyusul selanjutnya F-45
Intinya ada di KEPENTINGAN
BMP 3 aja ngutangnya blm lunas bro pake kredit ekspornya Rusia lagi ngutangnya wkwkwkw ,klo ngutang ke negara lain atau cash mungkin bisa disumbangin,seharusnya mmg lbh baik condong ke blok barat sih banyak benefitnya drpd stay ke Non blok kyk skrg
zelensky itu mending bolehin bahasa rusia di ukro, bahasa rusia juga dijadiin bahasa resmi selain bahasa ukro, paling ngga untuk wilayah timur, dengan begitu pemberontakan berhenti, lalu batalin dah rencana ke nato, kalau sesuai perkataan putin di berita, serangan ke ukro akan berhenti kalau ukro melakukan itu, bosen saya denger berita gini lama² kasian juga negara lain terus melemah akibat ukro yang terus mengemis akibat ulah sendir, ujung²nya bilang berjuang sendiri, apelah, itu jutaan dolar bantuan itu emang kemana,ribuan amunisi bantuan dll itu pada kemana dan dapet darimana?, hadeh
+ pasal kemerdekaan adalah hak segala bangsa audah dilaksanakan lewat palestina, ukro ngga dijajah, sama sekali ngga dijajah, mereka tetap bisa relatif bebas beraktifitas, hanya terhambat saja, ngga tertawan dan diperbudak kayak indo jaman jepang, banyak negara yang pernah lebih menderita daripada ukro tapi biasa aja dah, aneh, eneg
@agato
dah saya jelasin, ngapain kita bantu ukro? itu ulah mereka sendiri, ya mereka sendiri yang makan getahnya, alutsista indonesia sendiri itu kurang, ngapain bantu², ToT di negara lain juga ada yang lebih banyak (banyak website yang tiba² terisi ukraina akhir² ini jadi saya ngga percaya isinya), enneg dah saya dengernya
Betul @Agato Sugimura
heran aja sama mbak2/bocil2 di sini, apa dulu gak diajari UUD ya ?
Ukraina itu bebas menentukan nasib sendiri, terserah mau jadi negara apa, itu hak mereka, dan kita menghormatinya. sama dengan negara kita yang negara lain gak boleh ikut campur.
Tuh, Maroko yg merupakan negara sahabat Indonesia aja bantuin Ukraina yg juga negara sahabat bagi Indonesia. Indonesia udah banyak loh dapet ToT dari Ukraina khususnya pengembangan roket dan rudal nasional, Rhan 122, Rhan 450 dan RX 550 itu salah satu dari beberapa contoh bantuan ToT dari Ukraina.
Kan Indonesia bisa hibahin BMP-3 dan PT-76 Karena Indonesia sudah punya beberapa pengganti seperti LVTP 7 dan nantinya Harimau Hitam. Masak sesama negara sahabat gak mau bantu??? Ukraina juga bantuin pengembangan satelit mikro dan sistem jaringan militer dan pengembangan radar berbasis gelombang radio.
Ayo Indonesia, buktikan aksi nyata dari Paragraf pertama Pembukaan UUD RI 1945:
“Bahwa Kemerdekaan itu Hal Setiap Bangsa”. Bukan cuman Palestina aja yg didukung dengan Vokal. Indonesia dulu juga dukung Bosnia-Herzegovina dari ancaman genosida Serbia. Harusnya Indonesia juga konsisten mendukung Ukraina juga dong. Ayo Indonesia.
@iwan pansir
itu beda lagi urusannya, indonesia dari dulu dah menjunjung kenetralan (meskipun condong condongan juga ngga dipungkiri), makannya ngga ngirim senjata ke ukro, lagian, senjata buat pertahanan sendiri aja masih kurang ngapain dah nyumbang2, entar juga disana habis atau rusak. buang buang dana aje ye kan?.
Om P sudah pidato di awal perang, Sopo wae yg bantu ukro dengan senjata, akan dilirik kang Sarmat, makanya RI nolak bang Z waktu minta2 senjata😁
segitunya ya pengen mbangkrutin rusia ..
rakyat ukraina d tumbalin.. liat aja bakalan kyk suriah itu ukraina…
Berita F 35 yang Nyungsep lagi di Joint Reserve Base Fort Worth Texas (Susah banget namanya) segera Diupload Min…
@terranmcv
kayaknya ngga perlu diganti kalau ngga mendesak, stok tank maroko cukup banyak soalnya
Maroko bakal dapet apa nih sebagai gantinya?
hadeh negara ukro ini bikin eneg saya denger beritanya, diberbagai berita merengek kayak orang yang berjuang sendiri, padahal kenyataannya bisa dilihat sendiri, banyak negara yang “cuci gudang” gara-gara mereka, ayolah pemerintahnya ini gimana, sampe ada rakyatnya yang nyerahin wilayahnya secara sukarela biar dianexasi rusia, silahkan saja yang lain berpendapat sendiri, mengingat saya juga pakai kesimpulan saya sendiri dari apa yang saya tau
Karena Russia membela Aljazair. Haha.