
Di tengah dentuman konflik yang mengguncang kawasan Teluk sebagai akibat dari Operasi Epic Fury, sebuah sistem pertahanan udara asal Asia Timur tiba-tiba mencuri perhatian dunia. Bukan Patriot dari Amerika Serikat atau S-400 buatan Rusia yang menjadi bintangnya, melainkan Cheongung-II (KM-SAM II) buatan Korea Selatan. (more…)

Meski saat ini seluruh fokus industri pertahanan Rusia terserap untuk kebutuhan garis depan di Ukraina, masa depan ekspor senjata Moskow justru diprediksi akan mengalami lonjakan signifikan. (more…)

Ditandai dengan hadirnya TRF-1 Caesar 155mm dan MLRS Astros MK6, nampak pengembangan alutsista artileri TNI AD terlihat cukup gencar, tapi rasanya masih ada yang sedikit mengganjal, pasalnya sista (sistem senjata) artileri di segmen howitzer 105mm agak kurang diperhatikan. Bahkan bicara sista di howitzer di kelas 105mm, TNI AD sedikit tertinggal dari satuan armed Korps Marinir TNI AL. (more…)