Bagi Korea Selatan, Polandia adalah kunci untuk meraih sukses dalam pemasaran alutsista di pasar Eropa. Setelah pada tahun 2022 sukses meraih kontrak pengadaan beragam alutsista senilai lebih dari US$14,5 miliar dari Polandia, maka Negeri Ginseng kian percaya diri untuk menawarkan jenis alutsista lain yang belum pernah dilakukan untuk pasar eropa, yakni kapal selam diesel listrik dengan teknologi Air Independent Propulsion (AIP). (more…)
Kapal selam diesel listrik mengarungi pelayaran patroli jarak jauh lintas samudra, agak jarang terdengar, lantaran kemampuan kapal selam diesel listrik dibatasi oleh endurance. Namun, ada kabar dari Angkatan Laut Portugal, yang telah mengirim NRP Arpão (S161) untuk pelayaran jarak jauh, yang disebut misi terpanjangnya menuju Atlantik Selatan. (more…)
Proyek pengadaan alutsista selain mengedepankan modernisasi serta kemampuan tempur suatu negara, juga tak bisa dilepaskan dari pemberdayaan industri. Yang jika sudah bicara industri maka akan terkait dengan potensi ekonomi serta tenaga kerja yang ada di dalamnya. Nun jauh di Benua Biru, proyek Eurofighter Typhoon disebut bakal mengamankan 26.000 pekerjaan di Spanyol hingga tahun 2060. (more…)
Kilas balik ke April 2017, saat itu diwartakan Gölcük Naval Shipyard dari Turki menawarkan kapal selam Reis Class diesel-electric submarine (SSK) kepada TNI AL. Pihak Gölcük Naval Shipyard dan TKMS (ThyssenKrupp Marine Systems) kemudian mengadakan presentasi di Mabes TNI AL Cilangkap, Jakarta Timur. Hasil dari pertemuan tersebut, pihak Gölcük Naval Shipyard akan mengundang perwakilan TNI AL untuk melihat langsung fasilitas galangan kapal selam yang berada di dekat kota Istanbul. (more…)
Melanjutkan MoU (Memorandum of Understanding) berupa kerja sama strategis antara Kementerian Pertahanan RI dan manufkatur kapal asal Perancis Naval Group, yakni tentang rencana pengadaan kapal selam Scorpene Class untuk kebutuhan TNI AL. Maka belum lama ini, Naval Group telah menawarkan untuk membangun dua kapal selam diesel-listrik (SSK) berkemampuan air independent propulsion (AIP) di Surabaya. (more…)
Swedia termasuk beruntung jika dibandingkan Amerika Serikat dan Rusia, pasalnya tak banyak desain produk alutsista asal Negeri Skandinavia itu yang di copy paste (copas) oleh Cina. Sebelumnya ada kapal patroli/serbu Type-928D produksi Changzhou FRP Shipyard Co Ltd yang punya banyak kemiripan dengan Saab CB90. (more…)
Ada kabar baru dalam jagad kapal selam diesel listrik global, tepatnya Negeri Matador akan kedatangan jenis kapal selam anyar, pada 17 April lalu, galangan Navantia di Kartagena telah memperlihatkan sosok kapal selam perdana S-80 Plus class, yaitu S-81 Isaac Peral. Kemunculan Isaac Peral tentu ada maksudnya, dimana kapal selam ini rencananya akan resmi diluncurkan pada 22 April 2021. (more…)
Selain dikenal sebagai lokasi pertama kali munculnya Virus Corona, kota Wuhan juga dikenal sebagai salah satu basis industri perkapalan, salah satunya terdapat Wuchang Shipbuilding, yaitu galangan yang memproduksi kapal selam diesel listrik Type 039A (Yuan Class). Kapal selam ini tergolong modern, lantaran sudah dilengkapi teknologi air-independent propulsion (AIP). (more…)
Gegara pandemi Covid-19 telah berdampak langsung pada jadwal penyerahan kapal selam tercanggih di Asia Tenggara, Type 218SG. Awalnya, AL Singapura dijadwalkan akan menerima kedatangan unit perdana kapal selam Type 218SG pada tahun 2021. Namun, akibat terhambatnya rantai pasokan pada perangkat yang akan di-install, maka kapal selam produksi ThyssenKrupp Marine, Jerman, ini baru akan diserahkan ke Singapura pada tahun 2022. (more…)
Kapal selam diesel listrik dengan teknologi Air-independent propulsion (AIP) kini telah menjadi andalan di banyak negara. Namun, sejauh ini belum ada kabar kapal selam diesel listrik Rusia yang dibekali dengan teknologi AIP. Seolah ingin mendobrak ‘ketertinggalan,’ Malakhit Design Bureau yang bermarkas di St. Petersburg telah memperkenalkan desain kapal selam ringan yang diberi label Serval Class P-750B Small Attack Submarine. (more…)