Serval Class P-750B Small Attack Submarine – Kapal Selam yang Padukan Teknologi AIP dan Mesin Turbin Gas

Kapal selam diesel listrik dengan teknologi Air-independent propulsion (AIP) kini telah menjadi andalan di banyak negara. Namun, sejauh ini belum ada kabar kapal selam diesel listrik Rusia yang dibekali dengan teknologi AIP. Seolah ingin mendobrak ‘ketertinggalan,’ Malakhit Design Bureau yang bermarkas di St. Petersburg telah memperkenalkan desain kapal selam ringan yang diberi label Serval Class P-750B Small Attack Submarine.

Baca juga: Dilengkapi Teknologi AIP, Cina Mulai Bangun Kapal Selam S26T Pesanan Thailand

Mengutip sumber dari navalnews.com (31/8/2020), pada ajang Army 2020 (23-29 Agustus) di Kubinka, booth United Shipbuilding Corporation menghadirkan model skala dari Serval Class. Dengan identitas Small Attack Submarine, maka bisa ditakar bahwa kapal selam dari segi desain dan bobot, akan berada di bawah Kilo Class yang legendaris. Disebutkan, Serval Class punya bobot 1.450 ton, atau setara dengan kapal selam Nagapasa Class TNI AL. Serval Class ditawarkan dengan mengadopsi air-independent (anaerobic) power plant.

Meski Serval Class adalah kapal selam ringan non nuklir, oleh Malakhit Design Bureau, rancangan kapal selam ini tidak mengandalkan diesel sebagai tenaga utama. Pihak perancang menyebut bahwa Serval Class akan berbeda dengan kapal selam AIP pada umumnya, yaitu yang diandalkan justru mesin turbin gas. Seperti diketahui, adopsi mesin turbin gas selama ini hanya digunakan pada kapal perang permukaan, sebaliknya belum ada kapal selam yang mengadopsi mesin turbin.

Foto-foto: hisutton.com

Malakhit Design Bureau menyebut bahwa mesin turbin di Serval Class akan beroperasi dalam dua metode, yang pertama adalah penggunaan mesin saat di permukaan, dan kedua penggunaan mesin turbin saat berlayar di dalam air. Dalam metode pertama, digunakan pembangkit listrik yang mengkonsumsi udara atmosfir. Sedangkan pada metode kedua, menggunakan oksigen cair yang dihasilkan dari penyimpanan kriogenik Dewar vessels. Pada prinsipnya, teknologi yang ditawarkan dengan cara membekukan gas buang dan tidak perlu membuangnya ke atmosfer.

Keamanan operasi menjadi perhatian utama dalam solusi yang ditawarkan, dimana pembangkit listrik menggunakan gas buang yang diperkaya dengan oksigen, bukan udara atmosfer, yang kesemuanya didinginkan dan dimurnikan dengan apa yang disebut Dewar vessels. Dengan begitu, pembangkit listrik pada Serval Class tidak bergantung pada udara.

Keunggulan mesin turbin gas adalah ukurannya yang ringkas, punya spesifikasi tinggi, dan kecepatan akselerasi yang sangat baik. Turbin gas modern bahkan memiliki sumber daya yang tinggi. Namun perlu dicatat, biaya produksi mesin turbin terbilang mahal, tetapi keunggulan mesin ini dapat menurunkan life cycle cost. Ide yang ditawarkan Malakhit Design Bureau sebenarnya bukan hal baru, tetapi sejauh ini tidak ada yang berhasil menerapkannya.

Meski baru sebatas desain, Malakhit Design Bureau menyebut Serval Class telah dirancang dengan metode 3D untuk menghitung karakteristik hidro dinamis dan menempatkan peralatan dengan benar pada tahap awal desain. Pemodelan 3D akan menyederhanakan pekerjaan, konstruksi, termasuk paduan logam dan komposit yang harus ditentukan untuk lambung dan interiornya.

Dari spesifikasi, Serval Class nantnya ditenagai 2 x 400 kilowatt gas turbines (AIP) dan 1 x 2.500 kilowatt electric motor. Kecepatan kapal selam ini saat menyelam mencapai 18 knot dan kecepatan jelajah 4 knot. Dengan endurance 30 hari, Serval Class dapat menjelajah hingga 8.000 km.

Baca juga: Begini Cara Kapal Selam Rusia Lakukan Sabotase Pada Jaringan Kabel Bawah Laut

Punya bobot di permukaan 1.450 ton, maka bobot saat menyelam ditakar mencapai 2.000 ton. Kapal selam yang dirancang dapat menyelam hingga 300 meter ini punya panjang 65,5 meter dan lebar 7 meter. Diawaki 20 personel, kapal selam ini dirancang untuk membawa 16 pasukan khusus.

Bicara persenjataan, Serval Class dilengkapi 12 tabung peluncur torpedo kaliber 533 mm, selain dapat melepaskan heavy torpedo, yang dapat diluncurkan dari tabung mencakup rudal anti kapal dan ranjau laut. (Bayu Pamungkas)

48 Comments