Latest

Strategi Pertahanan Era Prabowo: Perkuat Rantai Pasok Alutsista dan Kurangi Ketergantungan Impor

Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Pertahanan Perancis, Sebastien Lecornu di Hambalang.

Kemandirian industri pertahanan menjadi salah satu agenda strategis pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Meski capaian menuju kemandirian penuh produksi alat utama sistem persenjataan (alutsista) tanpa impor masih menghadapi tantangan struktural, sejumlah kemajuan signifikan telah dicapai, terutama pada kategori alutsista yang telah dikuasai sepenuhnya teknologinya oleh industri dalam negeri. (more…)

Inggris Masuk Pasar Drone Kamikaze: Luncurkan ‘Hammer’, Mampu Tembus Baja 600 Milimeter

Industri pertahanan Inggris baru saja mencatatkan langkah strategis melalui peluncuran “Hammer,” sebuah drone serbu jarak jauh yang dikembangkan oleh Edinburgh Drone Company (EDC). Kehadiran teknologi ini menyiratkan pesan kuat bahwa Inggris kini resmi memasuki arena persaingan drone kamikaze atau amunisi pintar (loitering munition), mengikuti jejak langkah Jerman dan Perancis. (more…)

Mata-mata Elektronik Baru RAAF: Australia Resmi Terima Unit Perdana MC-55A Peregrine

Setelah menanti selama lebih dari lima tahun sejak rencana akuisisi pertama kali bergulir pada 2019, Angkatan Udara Kerajaan Australia (RAAF) akhirnya resmi memasuki era baru dalam peperangan elektronik. Pada 24 Januari 2026, perusahaan pertahanan L3Harris Technologies mengonfirmasi bahwa unit pertama pesawat intelijen dan peperangan elektronik MC-55A Peregrine telah diserahterimakan oleh Angkatan Udara AS kepada RAAF di Pangkalan Udara Edinburgh, Australia Selatan. (more…)

Al Fulk: “Kapal Induk Mini” Qatar yang Mengguncang Dominasi Maritim di Teluk

Panggung pertahanan maritim internasional di Hamad Port kembali menjadi saksi persaingan prestise dan kekuatan militer negara-negara Teluk dalam ajang DIMDEX (Doha International Maritime Defence Exhibition) 2026. Sementara Uni Emirat Arab saat ini tengah menanti kehadiran kapal serbu amfibi LPD 163M Al Maryah hasil karya PT PAL Indonesia, Qatar telah lebih dulu mencuri perhatian dunia dengan memamerkan Al Fulk. (more…)

TKMS Jerman “All-Out”: Tandingi Tawaran Korea Selatan di Proyek Kapal Selam Kanada

Persaingan dalam Canadian Patrol Submarine Project (CPSP) semakin memanas. ThyssenKrupp Marine Systems (TKMS), raksasa galangan kapal asal Jerman, dilaporkan tidak tinggal diam menghadapi tawaran masif dari Korea Selatan. Untuk memenangkan kontrak pengadaan 12 kapal selam senilai US$12 miliar (sekitar Rp190 triliun), TKMS kini meluncurkan strategi yang disebut sebagai “paket ekonomi luas” yang melampaui sekadar penjualan alutsista. (more…)