Masuk ke Bisnis Kapal Perang, Rheinmetall Borong Mayoritas Saham Lürssen Defence

Rheinmetall selama ini dikenal luas sebagai produsen sistem pertahanan darat seperti tank, meriam, kanon dan amunisi, namun, ada kabar bahwa perusahaan asal Jerman ini telah melebarkan lini bisnisnya, yaitu dengan terjun ke segmen industri maritim. Persisnya, Rheinmetall telah mengambil alih saham mayoritas di divisi pertahanan grup Lürssen, yang dikenal sebagai Lürssen Defence.
Baca juga: Di Dukung Lurssen Jerman, Mesir Tampilkan Rancangan Dua Offshore Patrol Vessel
Ini bukan pembelian seluruh galangan kapal Lürssen, yang juga terkenal karena membuat kapal pesiar mewah, tetapi akuisisi strategis yang fokus pada bisnis militer. Dengan langkah ini, Rheinmetall memperkuat posisinya di sektor angkatan laut dan akan memproduksi kapal serta sistem angkatan laut melalui perusahaan patungan yang baru dibentuk.
Berdasarkan laporan publik, Rheinmetall membeli 74,9% saham di Lürssen Defence, menjadikannya pemegang saham mayoritas. Nilai akuisisi ini tidak diumumkan secara publik, tetapi analis memperkirakan nilainya bisa mencapai puluhan juta euro.

Langkah awal akuisisi ini pertama kali terendus pada Oktober 2024 lewat pengumuman niat untuk mengakuisisi saham tersebut. Namun, proses akuisisi ini baru resmi diselesaikan pada awal September 2025. Jeda waktu antara pengumuman dan penyelesaian ini adalah hal yang wajar dalam akuisisi besar, karena diperlukan persetujuan dari berbagai otoritas regulasi dan antimonopoli. Dengan penyelesaian ini, kerja sama mereka untuk bisnis angkatan laut secara resmi dimulai.
Akuisisi ini memang menyiratkan perluasan bisnis Rheinmetall yang sangat signifikan ke sektor angkatan laut. Dengan memasuki bisnis kapal perang, Rheinmetall tidak lagi hanya bergantung pada pesanan untuk kendaraan tempur darat. Ini memperluas portofolio mereka dan mengurangi risiko bisnis.
Lurssen VSV 15: Kapal Interceptor dengan Kecepatan Maksimum 50 Knot!
Langkah ini memungkinkan Rheinmetall untuk memasang sistem senjata dan sensornya sendiri—yang sudah terkenal—langsung ke kapal yang dibangun oleh Lürssen. Hal ini menciptakan sinergi yang kuat dan memungkinkan mereka menawarkan paket solusi pertahanan yang lengkap. Rheinmetall dapat mengintegrasikan keahlian mereka dalam sistem senjata, amunisi, dan elektronik ke dalam platform kapal perang yang dibangun oleh Lürssen. Ini memungkinkan mereka menawarkan solusi pertahanan terintegrasi yang lengkap, mulai dari darat hingga laut.
Permintaan global untuk kapal-kapal angkatan laut baru, terutama di Eropa di tengah ketegangan geopolitik, sedang meningkat, maka langkah strategis ini memposisikan Rheinmetall untuk mendapatkan kontrak-kontrak besar di masa depan.
Lain dari itu, kemitraan lewat akuisisi saham ini bertujuan untuk menciptakan raksasa industri pertahanan angkatan laut yang kuat di Jerman (German Powerhouse). Dengan menggabungkan teknologi Rheinmetall dan kemampuan pembuatan kapal Lürssen, mereka akan mampu bersaing untuk kontrak besar, tidak hanya di Jerman, tetapi juga di seluruh Eropa dan pasar global lainnya. (Gilang Perdana)
AL Jerman Tunjuk Damen Schelde/Lürssen untuk Pembangunan Frigat MKS 180
Related Posts
-
Norinco JWS-01/ASN-301 – Drone Kamikaze dengan Kemampuan Hancurkan Sistem Radar Lawan
1 Comment | Dec 3, 2024 -
Punya Akurasi Tinggi dan Anti Jamming, Inilah Tahap Peluncuran RBS-70
11 Comments | Nov 16, 2018 -
DSME Menangkan Proyek Overhaul Kapal Selam KRI Cakra 401
45 Comments | Jul 11, 2017 -
Sikorsky S-61V – Menelusuri Jejak Helikopter Bung Karno Yang Hilang
7 Comments | Feb 1, 2016


