Borong 20 Unit, Bangladesh Akuisisi Jet Tempur Chengdu J-10CE Senilai $2,2 Miliar

Bila Indonesia masih mengkaji pengadaan jet tempur Chengdu J-10, maka ada kabar bahwa Bangladesh kini bakal menjadi negara pengguna kedua (ekspor) J-10 setelah Pakistan.

Baca juga: Dengan Kekuatan Investasi dan ‘Reputasi Tempur’, Cina Tawarkan Dua Skadron Chengdu J-10CE ke Kolombia

Seperti dikutip The Business Standard (TBS), Bangladesh dilaporkan sedang memfinalisasi atau telah menandatangani kesepakatan senilai $2,2 miliar (sekitar Rp36,4 triliun) untuk membeli 20 unit jet tempur multiperan Chengdu J-10CE dari Cina, yang disebut-sebut sebagai pembelian aviasi terbesar dalam sejarah Bangladesh.

Sebuah komite antar-kementerian yang terdiri dari 11 anggota, dipimpin oleh Kepala Staf Angkatan Udara, dibentuk untuk menegosiasikan dan memfinalisasi pembelian melalui kesepakatan Government-to-Government (G2G) dengan Cina.

Akuisisi 20 unit jet tempur Chengdu J-10CE. dapat diartikan jumlah ini cukup untuk membentuk dua skuadron penuh. Nilai $22 miliar mencakup $1,2 miliar yang dialokasikan untuk 20 pesawat tempur itu sendiri (sekitar $60 juta per pesawat), sedangkan sisa $820 juta digunakan untuk pelatihan, logistik, suku cadang, dan modernisasi infrastruktur.

Jatuh Menimpa Gedung Sekolah di Dhaka, Inilah Profil F-7 BGI – Jet Tempur Bertampang Lawas dengan Avionik Modern

Dengan dukungan pendanaan dari perbankan Cina, pembayaran akan dilakukan selama periode sepuluh tahun, hingga tahun fiskal 2035–2036. Sementara, pengiriman jet-jet ini diperkirakan akan selesai pada tahun 2027.

Pembelian J-10CE merupakan bagian kunci dari upaya modernisasi militer Bangladesh di bawah inisiatif Forces Goal 2030. J-10CE adalah jet tempur generasi 4.5, dengan mengakuisisi jet ini, Bangladesh melakukan lompatan besar, menggantikan armada tua mereka (seperti F-7 Cina lama dan MiG-29 Rusia yang menua) dan menempatkan Angkatan Udara Bangladesh (BAF) setara dengan beberapa negara Asia yang mengoperasikan jet tempur generasi 4.5.

Chengdu J-10C Pakistan Dipasangi “Kill Markings” – Tampilkan Deretan Jet Tempur India yang Jadi Korban

Chengdu J-10CE dilengkapi dengan radar AESA (Active Electronically Scanned Array) canggih dan kemampuan rudal Beyond-Visual-Range (BVR) yang sangat meningkatkan daya tempur udara mereka.

Kesepakatan ini memperkuat hubungan strategis antara Dhaka dan Beijing, menandakan pergeseran strategis Bangladesh menuju ekosistem teknologi pertahanan Cina di tengah meningkatnya persaingan geopolitik di kawasan Indo-Pasifik. Pakistan, yang juga pengguna J-10CE, dilaporkan menjadi faktor yang memengaruhi proses evaluasi Bangladesh. (Gilang Perdana)

Zhuhai Airshow 2024 – Cina Tampilkan Chengdu J-10CE ‘Pakistan’ dengan Konfigurasi Pylon Rudal Baru

13 Comments