Peta geopolitik dan keseimbangan kekuatan militer di kawasan Teluk Benggala serta Asia Selatan sepertinya akan mengalami pergeseran radikal dalam waktu dekat. Angkatan Udara Bangladesh (Bangladesh Air Force – BAF) dilaporkan tengah mempercepat langkah negosiasi intensif untuk mengakuisisi antara 20 hingga 24 unit jet tempur Chengdu J-10CE Vigorous Dragon, berikut rudal udara ke udara PL-15E dari Cina. (more…)
Hubungan pertahanan antara Amerika Serikat dan Bangladesh kini memasuki babak final yang sangat krusial. Pemerintah Bangladesh dan Amerika Serikat dikabarkan sedang berada dalam tahap akhir penandatanganan perjanjian pertahanan strategis yang akan memberikan akses militer AS ke infrastruktur pelabuhan dan lapangan udara di negara tersebut. (more…)
Petaka baru saja terjadi di Dhaka, ibu kota Bangladesh, setelah jet tempur F-7 BGI milik Angkatan Udara Bangladesh, jatuh sesaat lepas landas dengan menghantam gedung Milestone School and College, yang mengakibatkan 19 orang tewas, sebagian besar anak-anak dan 164 orang lainnya mengalami luka bakar. (more…)
Bila semuanya berjalan mulus, maka Bangladesh akan menjadi negara pengguna ekspor kedua kapal selam Chang Bogo class (Jang Bogo) setelah Indonesia. Persisnya, Bangladesh akan membeli enam kapal selam Improved Jang Bogo class (KSS-I) atau Chang Bogo class II dari Korea Selatan untuk melindungi wilayah maritimnya. (more…)
Seolah tak gentar dengan Countering America’s Adversaries Through Sanctions Act (CAATSA) yang ditakuti oleh beberapa negara. Ada kabar dari Bangladesh bahwa Angkatan Udara negara itu telah mendapatkan persetujuan untuk mengakuisisi delapan unit helikopter serang buatan Rusia, Mi-28NE “Night Hunter.” (more…)
Bangladesh terbilang gercep (gerak cepat) saat menangkap peluang tawaran alutsista bekas. Setelah pada April 2020 tuntas menerima lima unit pesawat angkut C-130J Super Hercules eks Royal Air Force (RAF), kini ada kabar, bahwa Pemerintah Bangladesh telah mencapai kesepatakan dengan Pemerintah Inggris untuk mengakuisisi lima kapal perang untuk memordenisasi kekuatan Angkatan Laut Bangladesh. (more…)
Ketika ledakan super dahsyat terjadi di kawasan Pelabuhan Beirut, Lebanon pada Selasa (4/8/2020), sebagian netizen akan teringat pada keberadaan kapal perang TNI AL yang ditugaskan dalam misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL). Dimana secara berotasi, TNI AL mengirimkan kapal perangnya untuk mendukung operasi Pasukan Perdamaian PBB. Meski ledakan disebut setara 1/5 bom atom Hiroshima, namun patut disyukuri posisi korvet KRI Sultan Hasanuddin 366 ternyata berada jauh dari TKP (Tempat Kejadian Perkara). (more…)
Bila selama ini pemberitaan lebih menyebut Indonesia sebagai penerima ToT (Transfer of Technology) atas alutsista dari negara lain, maka ada kabar sebaliknya dari North Sea Boats (PT Lundin Industry), perusahaan swasta nasional yang berpusat di Banyuwangi, Jawa Timur ini justru berhasil melakukan ToT kepada negara lain, persisnya dalam kontrak pengerjaan 18 unit kapal patroli cepat X-12 pesanan AL Bangladesh dan Penjaga Pantai Bangladesh. (more…)
Diantara beragam tipe kapal perang yang terlibat dalam Multilateral Naval Exercise Komodo (MNEK) 2018, ada dua frigat yang terbilang unik, yakni BRP Gregorio del Pilar dari AL Filipina dan BNS Somudra Avijan dari AL Bangladesh. Disebut unik lantaran kedua frigat tersebut berasal dari jenis yang sama, yakni Hamilton Class Cutter. Frigat non peluru kendali yang karirnya kondang digunakan Penjaga Pantai Amerika Serikat (US Coast Guard). (more…)