Shahed Drone SeriesKlik di Atas

Author: indomiliter

Hari ini 15 Tahun Lalu, Helikopter Hybrid X3 dari Airbus Helicopters Terbang Perdana

Para enjiner dirgantara menyadari, bila ingin menggenjot aspek kecepatan pada helikopter, maka saat melaju idealnya digunakan desain tractor propeller, seperti halnya pesawat turboprop konvensional. Hal tersebut notabene menjadi keunggulan dan ciri khas dari MV-22 Osprey, yaitu terdepan dari aspek kecepatan dan jarak jelajah. Dan, berangkat dari keinginan Perancis untuk menciptakan helikopter yang punya kecepatan tinggi, lantas terciptalah prototipe X3 (X-Cubed) yang dibuat oleh Airbus Helicopters (d/h Eurocopter). (more…)

Sierra Nevada Umumkan Uji Penerbangan Perdana E-4C SAOC “New Doomsday Plane”

Uji terbang E-4C Survivable Airborne Operations Control (SAOC) “New Doomsday Plane” mulai dijalankan oleh Sierra Nevada Corporation (SNC) di Aviation Innovation and Technology Center di Dayton, Ohio. Sierra Nevada melakukan penerbangan perdana SAOC pada 7 Agustus 2025, sebagai bagian dari proses pengembangan rekayasa dan manufaktur program. (more…)

F-16 Venezuela “Show of Force” di Dekat Destroyer AS USS Jason Dunham, Bukti Fighting Falcon Tetap Eksis Meski Ada Embargo

Hari kamis, 4 September 2025, kembali terjadi ‘gesekan’ antara militer Venezuela dan Amerika Serikat di Laut Karibia, yang bertasan langsung dengan teritorial Venezuela, setelah dua jet tempur F-16 Fighting Falcon milik Angkatan Udara Venezuela dilaporkan mendekat dan membayangi kapal perusak (destroyer) USS Jason Dunham (DDG-109) – Arleigh Burke class. (more…)

Hari ini 49 Tahun Lalu, MiG-25 Foxbat Soviet Dibawa Kabur dan Mendarat di Jepang

Hari ini, 49 tahun lalu yang bertepatan dengan 6 September 1976, menjadi peristiwa yang menggemparkan dalam dunia spionase, khususnya dalam kancah Perang Dingin yang menggelora. Pada tanggal tersebut, Viktor Ivanovich Belenko, pilot jet tempur Angkatan Udara Uni Soviet nekad membelot dan membawa kabur pesawat interceptor yang disebut tercanggih kala itu, MiG-25 Foxbat. (more…)

Cina Flexing JL-1, Rudal Balistik ALBM Spesialis Diluncurkan dari Pembom Strategis Xian H-6N

Flexing kekuatan rudal balistik Cina tidak sebatas DF-5C dan DF-61, dari matra udara juga ditampilan rudal balistik yang diluncurkan dari udara atau Air-Launched Ballistic Missile (ALBM) JL-1. Dipamerkan dengan diangkut truk trailer, sejatinya JL-1 adalah ALBM yang dipersiapkan untuk diluncurkan dari pembom strategis jarak jauh Xian H-6N. (more…)

Rusia Sinergikan ‘Kekuatan’ Drone, Ukraina Ketar-ketir dengan Rubicon Center for Advanced Unmanned Technologies

Pihak Ukraina melaporkan kerugian signifikan akibat serangan drone kamikaze Rusia. Bukan sebatas kemampuan Rusia untuk melancarkan serangan balik dengan lebih baik, lain dari itu rupanya Rusia berhasil mempelajari kelemahan strategi, termasuk mampu mensinergikan kekuatan armada drone kamikaze (loitering munition) di bawah Rubicon Center for Advanced Unmanned Technologies. (more…)

Flagship Kapal Kombatan TNI AL, Fregat KRI Brawijaya 320 (PPA Class) Telah Tiba di Indonesia

Setelah memulai pelayaran dari Italia pada 29 Juli 2025, fregat terbaru yang menjadi flagship kapal kombatan TNI AL, KRI Brawijaya 320 – Pattugliatore Polivalente d’Altura (PPA) class dengan Komandan Kolonel Laut (P) John David Nalasakti Sondak, telah tiba di Indonesia, persisnya KRI Brawijaya 320 diketahui keberadannya saat melintasi Selat Sunda. (more…)

Peran Ekstra Weapon Systems Officer (WSO) di Boeing F-15EX, ‘Dirijen’ Misi MUM-T dan JADC2

Saat Angkatan Udara AS (USAF) memilih Boeing F-15EX Eagle II sebagai bagian dari rencana pengadaan mereka, maka sudah menjadi pertimbangan bahwa jet tempur twin engine ini kelak akan dioptimalkan untuk menjalankan misi Manned-Unmanned Teaming (MUM-T) dan Joint All Domain Command and Control (JADC2). Selain bekal fitur dan sensor yang canggih, desain F-15EX yang tandem seat, menyiratkan kesiapan Boeing untuk peran MUM-T dan JADC2 di F-15EX. (more…)

DF-61 Tampil Perdana di Victory Day – Rudal Balistik Antarbenua ‘TEL’ Terbaru dengan Jangkauan 12.000 Km

Selain rudal balistik antarbenua (ICBM) DF-5C, parade milter peringatan Hari Kemenangan (Victory Day) ke-80 di Beijing pada 3 September 2025, juga menjadi momen bagi Angkatan Bersenjata Cina untuk pertama kalinya memperlihatkan ICBM DF-61. Meski sama-sama rudal balistik antarbenua, namun DF-61 berbeda dalam hal spesifikasi dari DF-5C, bukan hanya soal jangkauan, namun sistem peluncurnya juga berbeda. (more…)