Belgia Hibahkan 3 Ribu Pucuk Senapan Serbu FN FNC ke Ukraina, Varian Asli Pindad SS-1

Negara-negara Eropa Barat dan Skandinavia belakangan ini rajin mengecek depo persenjataannya, pasalnya apa pun yang tergolong senjata ringan, mematikan dan tentunya masih bisa digunakan, ada potensi untuk dikirimkan sebagai bentuk bantuan bagi militer Ukraina yang kini sedang berperang dengan Rusia. Bila selama ini yang dikirim senjata hanud dan anti tank, maka ada yang berbeda dari yang dilakukan Belgia.
Negara tempat markas besar NATO disebut mengirimkan bantuan berupa senapan serbu ke Ukraina dalam jumlah besar. Senapan serbu yang dimaksud adalah FN FNC (Fabrique Nationale Carabine) besutan FN Herstal. Kuantitas yang dikirim mencapai 3.000 pucuk, alias bisa mempersenjatai sampai tiga batalyon infanteri. Dikutip dari akun Twitter @UAWeapons, dikatakan ribuan pucuk FN FNC telah digunakan oleh ‘sukarelawan’ yang tergabung ke dalam Legiun Internasional.
Sosok FN FNC yang akan dilibatkan dalam Perang di Ukraina, menarik untuk disimak, pasalnya FNC merupakan varian original dari senapan serbu SS-1 buatan PT Pindad. Seperti diketahui, sejak era Soeharto, SS-1 telah ditetapkan sebagai senapan serbu standar untuk tiga matra TNI. Bahkan desain SS-1 terus berevokusi dengan beragam varian, sampai kini berkembang di jenis SS-2.

Dari beberapa literasi, Indonesia awalnya mendatangkan 10.000 pucuk FNC langsung dari Belgia pada tahun 1982, dan selanjutnya bisa ditebak, Indonesia mendapatkan lisensi untuk memproduksi FNC di dalam negeri, di tangan PT Pindad, tersebutlah ikon legendaris SS-1.
Meski tidak terlihat perbedaan antara SS-1 dan FN FNC, namun, dengan diproduksi oleh PT Pindad, SS-1 disebut telah diadaptasi untuk pengoperasian di wilayah yang lembab dan kondisi hutan.
Sebagan senapan serbu dengan standar NATO 5,56×45 mm, FNC beroperasi dengan gas operated long-stroke piston dan rotating bolt. Kecepatan tembak FNC adalah 700 proyektil per menit dan punya jarak tembak efektif 250 – 400 meter. Karena punya kaliber yang sama dengan M16, maka jenis munisi dan magasin untuk kedua senjata adalah sama.

Dari sejarahnya, FNC dikembangkan antara periode 1975-1977 untuk uji coba standarisasi NATO. Target FN Herstal kala itu menghadirkan senjata alternatif yang lebih murah daripada M16.
Baca juga: Kalashnikov AK-19 – Varian AK-12 dengan Kaliber NATO 5,56×45 mm
Selain diproduksi secara lisensi oleh PT Pindad, FNC sejak 1986 juga diproduksi oleh Bofors Carl Gusta dari Swedia, di mana FNC dibuat dengan label Ak 5. Hanya sedikit modifikasi, dan Al 5 sampai saat ini tetap menjadi senapan serbu utama Angkatan Bersenjata Swedia. FNC akhirnya diadopsi oleh Angkatan Bersenjata Belgia pada tahun 1989, yakni sebagai pengganti FN FAL 7,62 × 51 mm. (Gilang Perdana)



@Ade: Udah gak diproduksi lg bung.
Itu FNC produksi lama, drpd menuhin gudang arsenal Belgia gak kepake mending dihibahin..
Lama2 ukraina bisa hancur lebur beneran kalo legiun asing yg pro dan kontra memasuki ukraina,, lebih baik ukraina ngasih saja itu donbass sebagai daerah otonomi,, dr pada hancur lebur kalo perang berlarut, apalagi kalau legiun asing udah ikut perang di ukraina hm… bisa dibayangkan sprt negara2 timur tengah yg porak porsnda karna banyak milisi pejuang asing yg saling bentrok
Kalibr plus Dll yg katanya “Zooonk Bingitz” gak ngaruh tuh di Ukraina sampai2 stok habiiis!
Oh…makanya kok kayak pernah liat senapan ini di Ukraina
@Iwan: Jangan gitu Dhek, walopun dikirim senjata ringan, ATGM dan Manpads Ama Barat buktinya itu jadi senjata paling ampuh buat ngancurin Alutsista berat Rusia loh. Coba siapa yg bisa bayangin pespur modern macam Su-34 dan Su-30 SM2 bisa ditembak jatuh pake Stinger, Houthi aja masih pake rudal AAW BVR macam R-27 loh. Banyak Tank dan ranpur Rusia yg gosong dihajar Javelin, yg terbaru malah Kaprang Rusia langsung babak belur dihajar MLRS. Kira-kira kalo jadi portofolio buat Jualan bakalan laku gak alutsista Rusia??? Hhhhhhhhhh
@Ketok: gak mungkin Dhek, kecuali kalo Putin mau Rakyatnya binasa semua gegara serangan nuklir balasan. Hhhhhhhhhh
@Wong Mikir: harusnya pertanyaannya dibalik, Kontribusi Rusia buat Palestina selama ini apa aja?? Apa Rusia pernah mengajukan Resolusi yg mengecam tindakan Israel ke Palestina di Dewan Keamanan PBB???? Kalo ente bilang Rusia itu peduli Ama Palestina ente bakal diketawain Ama Om Putin sama PM Israel. Hhhhhhhhhh
@Bambang: Gak akan jadi perang Suci Dhek, Orang Cheznya pro Kremlin itu maju perang karena ada duitnya, kalo gak ada udah lanjut dari dulu itu perang di Grozny. Hhhhhhhhhh
Mbah gatol bingung,malah bahas loker, mau bahas senjata yg dikirim udah afkir semua, seumuran tembok berlin, om putin sampe ketawa geli dengernya, geng Nato aja udah ogah ikutan, gimana mau menang😁, Mending nyerah aja bang zelen, itu mengakhiri perang & tidak nambah korban rakyatnya, jabatan itu hanya titipan🙏😁
Belgia kirim Ukraina 3000 senapan serbu … ntar dibayarin rusia pake rudal hipersonic kepala nuklir ……… hehehehe
Dengan terjadinya Perang Ukraina Rusia telah membuka mata betapa Ambigunya standar moral Kapitalis Barat.
Putin bilang puluhan thn Israel menginvasi Palestine tak satupun kapitalis Barat yg jatuhkan sangsi bhkan konflik Papua yg barusan KKB kedua kalinya bantai 8 pekerja tak ada satupun Komisi HAM yg mengutuk tindakan keji tsb.
Bagus tuh.. Jadi PT. PINDAD bisa tuh jual SS-1 ke Ukraina via black market.
Ntar kalo ketahuan bilang aja itu varian FNC hibah dari Belgia.
hihihi…! 🤭 eh maap,,
Nah ini cocok utk barisan serba hebat. Maju terooos lawan kumpeni
Sebuah teater yang gelagatnya secara sistematik diusahakan/ditarik untuk menjadi “holly war”. Awalnya Rusia melibatkan tentara Checnya. Amerika sangat paham maunya Rusia, maka didatangkanlah kombatan2 pemberontak Suni Suriah. Tau begitu, Rusia pun gk kalah akal, mendatangkan juga kombatan Syiah pro pemerintah dari Suriah. Orang2 crusade akan panas,, melihat Ukraina jadi ajang unjuk gigi kombatan2 Timteng. Nggk perlu dibayar mereka akan datang sendiri dg ide holly war di kepala mereka. Kira2 begitu analisis ngawur saya tapi kan ada benarnya.
Ada yg mau daftar Legion Internasional Ukraina?? Dibayar USD 4000 sebulan loh. Kalo ada yg tertarik kayak Ruskye atau Iwan Pantsir bisa segera mendaftar di Kedubes Ukraina di Jakarta ya. Lowongan gratis loh, daripada gak lolos Kartu Prakerja. Hhhhhhhhhh
wah senjata ICONIC PT Pindad ini FN FNC menjelma jadi SS 1 yg sudah kenyang pertempuran GPK di dalam negeri, btw Belgia masih produksi FNC jg..??
Pertempuran nampaknya akan semakin lama, apakah Ukraina akan menjadi “Afganistan” kedua bagi Russia ? Kita nantikan saja Saudara saudara…
Bismillah kenapa tidak pindad memproduksi tank K2 Black panther Korea Selatan, melakukan kerjasamanya memenuhi kebutuhan TNI perlu ditambah.
Masa cuma dihibahkan senjata spt itu utk menangkal Kalibr. Sptnya NATO berpikir itu bisa difungsikan sebagai CIWS. Memang cuci gudang beneran para anggota NATO ini dng produk lawasnya.
Patutlah Presiden Ukraina mencak2, dan lalu sadar klo hanya sekedar ditipu dan dipermainkan NATO yg penakut lawan Rusia. Masa minta dikirimin pespur Warthog malah dikasihnya cuma FNC.
Mungkin mereka sadar bahwa S-400 terlalu berbisa sehingga pilot NATO pun PD gak ada nyali utk bantu Ukraina. Krn bakal dijamin istri dan anak para pilot NATO sdh pst menjadi janda dan yatim jika nekad bantu.😁😁
Bukan cuma S-400 nya yg sangat berbisa tp bonus Zircon Nuklir dan paket Sarmat plus Bulavanya itu lho yg buat anggota NATO bisa terkencing2 membayangkannya.
URAAA…Bang Putin..👍👍