Polandia Akuisisi Rudal Udara ke Udara ‘Lawas’ AIM-9L Sidewinder untuk Jet Tempur FA-50GF

Terkait dengan artikel sebelum ini, yakni tentang masalah pada produksi jet tempur FA-50 Block 20, yang diduga bakal berdampak pada pesanan untuk Polandia, Malaysia dan Filipina. Belum lama Kementerian Pertahanan Nasional Polandia telah menandatangani kontrak untuk pengiriman 24 unit rudal AIM-9L Sidewinder guna meningkatkan kemampuan operasional pesawat tempur ringan FA-50GF (Gap Filler) atau varian sementara.

Baca juga: Produksi Jet Tempur FA-50 Block 20 Menghadapi Masalah, Pesanan Polandia (FA-50PL), Malaysia (FA-50M) dan Filipina Terancam Delay

Akuisisi tersebut dilakukan karena FA-50GF Block 10 belum dirancang untuk meluncurkan varian terbaru rudal udara ke udara, AIM-9X Sidewinder. AIM-9L sendiri bukan berstatus sebagai rudal baru, pasalnya rudal udara ke udara jarak pendek ini sudah beroperasi sejak akhir dekade 70-an.

Seperti dikutip Defence Blog (30/6/2025), perjanjian akuisisi tersebut ditandatangani pada tanggal 30 Juni 2025 di Warsawa di hadapan Wakil Perdana Menteri Władysław Kosiniak-Kamysz dan Menteri Luar Negeri Paweł Bejda. Selama upacara penandatanganan, Kosiniak-Kamysz menyatakan, “Saya yakin pilot Angkatan Udara telah lama menunggu momen ini.”

AIM-9L adalah berpemandu inframerah jarak pendek merupakan peningkatan penting atas varian AIM-9P, yang rencananya akan disewa dari Korea Selatan untuk tujuan pelatihan. Menurut pejabat pertahanan, rudal AIM-9P yang disewa akan memungkinkan pilot untuk berlatih penanganan dan integrasi senjata tanpa menggunakan inventaris operasional yang lebih baru.

Di ‘Daur Ulang’ Sebagai Rudal Udara Ke Permukaan, AIM-9L/M Sidewinder Kini Berpemandu Laser

Semenntara, AIM-9L yang diduga juga berasal dari stok Korea Selatan, akan digunakan selama misi pengawasan udara dan siaga tempur yang melibatkan FA-50GF. Jet-jet ini, yang dibeli Polandia pada tahun 2022 dari Korea Selatan dan 12 unit telah tiba pada Desember 2023. FA-50GF berfungsi sebagai bagian dari komponen pesawat tempur ringan Angkatan Udara Polandia dan dimaksudkan untuk melengkapi armada F-16 negara yang berbatasan dengan Ukraina tersebut.

FA-50 mampu membawa berbagai amunisi dan melakukan operasi pelatihan dan taktis. Pengenalan rudal AIM-9L akan meningkatkan kemampuan pertempuran udara-ke-udara jarak pendek pesawat, khususnya dalam peran peringatan reaksi cepat.

FA-50 AU Korea Selatan melakukan afterburner.

Baik AIM-9L maupun AIM-9P adalah rudal berpemandu inframerah yang dirancang untuk pertempuran udara jarak dekat. Versi AIM-9L, yang diperkenalkan sebagai varian yang lebih modern, memungkinkan pelacakan dan pertempuran yang lebih baik di berbagai aspek target. Varian ini juga mendukung kinerja yang lebih baik dalam skenario langsung dibandingkan dengan pendahulunya.

Kementerian Pertahanan Nasional juga telah mengindikasikan bahwa dua belas unit FA-50GF akan menjalani modernisasi di masa mendatang (menjadi varian FA-50PL Block 20) untuk memungkinkan integrasi AIM-9X, versi paling canggih dari keluarga Sidewinder. AIM-9X dilengkapi dengan fitur penargetan off-boresight, thrust-vectoring, dan pencari inframerah canggih, yang menawarkan peningkatan kemampuan manuver dan kemungkinan penghancuran lebih besar.

F-16 TNI AU Dilengkapi Rudal AIM-9P5 Sidewinder, Punya Kemampuan Infrared Countermeasure

AIM-9L Sidewinder adalah salah satu varian penting dalam sejarah rudal udara-ke-udara jarak pendek buatan Amerika Serikat. Meskipun sudah tua, AIM-9L punya kontribusi besar, terutama dalam era Perang Dingin dan Perang Teluk I.

Dengan pencari inframerah (IR seeker), AIM-9L mampu menyerang dari segala arah (all-aspect), termasuk dari depan (berbeda dengan AIM-9 versi awal yang hanya bisa menyerang dari belakang pesawat musuh). Dengan hulu ledak fragmentasi tinggi, meledak di dekat target menggunakan proximity fuse, AIM-9L dapat menguber sasaran hingga jarak 18 km.

Meski AIM-9L revolusioner pada masanya, karena membuka kemampuan all-aspect IR tracking. Namun, secara teknologi sudah jauh tertinggal dari AIM-9X Block II atau Block III, terutama dari segi sensor, manuver, dan integrasi sistem modern. (Gilang Perdana)

Kanada Pesan 248 Unit Rudal Udara ke Udara AIM-9X Sidewinder Block II dan Block II+, Ini Perbedaannya