Embraer Umumkan Pencapaian 600.000 Jam Terbang Operasional Global A-29 (EMB-314) Super Tucano

Di kemeriahan pameran dirgantara Paris Airshow 2025, Embraer, manufaktur dirgantara dari Brasil pada 19 Juni 2025, mengumumkan pencapain terkait eksistensi pesawat serang turboprop A-29 Super Tucano yang telah mencapai 600.000 jam terbang operasional di seluruh dunia, yang mana A-29 atau EMB-314 Super Tucano telah digunakan oleh 22 negara dengan pemesanan hingga 290 unit.

Baca juga: PT DI Resmi Ditunjuk Sebagai Spares Acquisition Center Komponen EMB-314 Super Tucano TNI AU

“Merupakan suatu keistimewaan untuk berbagi pencapaian utama ini dalam lintasan sukses pesawat terdepan dalam kategorinya. A-29 Super Tucano adalah satu-satunya pesawat serang ringan, pengintaian bersenjata, dan pesawat turboprop pelatihan tingkat lanjut yang sedang diproduksi, dengan kinerja yang terbukti dalam pertempuran di seluruh dunia,” kata Bosco da Costa Junior, Presiden dan CEO Embraer Defense & Security.

Bagi angkatan udara yang mencari pesawat yang fleksibel, terbukti dalam pertempuran, dan hemat biaya, A-29 Super Tucano adalah pilihan terbaik. A-29 menawarkan berbagai misi seperti Pelatihan Pilot Tingkat Lanjut, CAS, Patroli Udara, Interdiksi Udara, Pelatihan JTAC (Joint Terminal Attack Controller), ISR (Intelligence, Surveillance, Reconnaissance) bersenjata, Pengawasan Perbatasan, Pengintaian, dan Pengawalan Udara.

EMB-314 Super Tucano sesaat tiba di Indonesia, masih dengan flight number Brasil.

Baru-baru ini diakuisisi oleh Portugal, A-29N Super Tucano – varian NATO (North Atlantic Treaty Organization) yang dapat dioperasikan bersama – menunjukkan fleksibilitas dan kemampuan adaptasi platform tersebut. Dilengkapi dengan avionik canggih, sistem komunikasi khusus, dan kemampuan yang ditingkatkan, pesawat ini dirancang untuk memenuhi persyaratan NATO yang paling ketat.

A-29 Super Tucano adalah pesawat multimisi yang diklaim paling efektif dalam kategorinya, dilengkapi dengan teknologi canggih untuk identifikasi target yang tepat, sistem persenjataan, dan rangkaian komunikasi yang komprehensif. Kemampuannya semakin ditingkatkan oleh sistem avionik antarmuka manusia-mesin – human-machine interface (HMI) canggih yang terintegrasi ke dalam rangka pesawat yang kuat yang mampu beroperasi dari landasan pacu yang tidak beraspal, di lingkungan yang keras dan dengan sedikit infrastruktur.

Martin Baker MK10 – Kursi Lontar (Ejection Seat) di Pesawat Tempur EMB-314 Super Tucano

Selain itu, pesawat ini memiliki persyaratan perawatan yang lebih rendah dan menawarkan tingkat keandalan, ketersediaan, dan integritas struktural yang tinggi, dengan biaya siklus hidup yang rendah.

Nama resmi dari pabrikan (Embraer) adalah EMB-314 Super Tucano, namun Nama militer, digunakan oleh pelanggan (terutama AS) adalah A-29 Super Tucano. A-29 Super Tucano (atau EMB-314 Super Tucano) melakukan penerbangan perdananya pada 2 Juni 1999 di Brasil. (Bayu Pamungkas)

Borong 12 Unit A-29N Super Tucano, Portugal Gelontorkan 200 Juta Euro