Terbilang Produk Baru, Jerman Kirim Delapan Unit Rantis Serbu Rheinmetall Caracal 4×4 ke Ukraina

Jerman adalah salah satu negara yang getol memasok beragam jenis persenjataan untuk Ukraina, yang paling kentara adalah pengiriman Main Battle Tank (MBT) Leopard 1 dan 2, namun belum lama ini, Berlin memutuskan untuk mengirim jenis peralatan tempur yang terbilang baru saja diluncurkan. Yang dimaksud adalah rantis Light Air Assault Vehicle Caracal 4×4, yang baru diluncurkan Rheinmetall pada bulan April 2023.
Seperti dikutip Armyrecognition.com, pada 20 November 2024, Kementerian Pertahanan Jerman mengumumkan pengiriman delapan unit Caracal 4×4 ke Ukraina. Caracal adalah rantis 4×4 yang ringan dan sangat mobile yang dirancang khusus untuk misi udara dan operasi pasukan khusus..
Dalam konflik di Ukraina, Caracal 4×4 diharapkan memainkan peran penting dalam mendukung unit operasi khusus dan udara yang bertugas melakukan pengintaian, aksi langsung, dan mobilitas pasukan. Kemampuannya untuk dikerahkan dengan cepat, baik melalui transportasi udara maupun di darat, sangat berharga untuk operasi yang membutuhkan kemajuan teritorial yang cepat atau evakuasi personel.
Sistem senjata modular memungkinkannya berfungsi sebagai platform pendukung tembakan bergerak, yang menyediakan tembakan supresif atau menyerang target bernilai tinggi selama pertempuran kritis. Selain itu, kegunaannya dalam mengevakuasi tentara yang terluka dan mengangkut pasokan penting meningkatkan pentingnya dalam mendukung operasi tempur.
Pengiriman Caracal 4×4 menandakan pendalaman kerja sama pertahanan antara Jerman dan Ukraina, yang memfasilitasi transfer teknologi militer canggih dan kemampuan operasional. Bagi Ukraina, kendaraan ini tidak hanya mampu meningkatkan fleksibilitas operasionalnya tetapi juga mencerminkan strategi yang lebih luas untuk mengintegrasikan peralatan modern guna mengatasi masalah keamanan yang terus berkembang.

Ringkas dan efisien, Caracal berukuran panjang antara 4,35 dan 4,7 meter, lebar 1,81 meter, dan tinggi 1,85 meter, sehingga cocok untuk operasi di daerah perkotaan, jalan sempit, dan medan terjal. Dengan berat kotor kendaraan 4.900 kg dan berat yang dapat diangkut udara 4.400 kg atau kurang, kendaraan ini dioptimalkan untuk diangkut melalui helikopter seperti CH-47F Chinook atau CH-53K King Stallion, serta pesawat angkut sekelas C-130 Hercules.
Sistem penggerak 4×4 dan ground clearance yang tinggi pada Caracal 4×4 memastikan kemampuan off-road yang sangat baik, sehingga memungkinkannya beroperasi secara efektif di berbagai medan, termasuk dataran berlumpur, lingkungan bersalju, dan wilayah hutan.
[the_ad id=”77299″]
Mobilitas ini sangat penting bagi angkatan bersenjata Ukraina, yang melakukan operasi di berbagai lanskap dalam upaya pertahanan mereka. Mesin diesel turbocharged Caracal memberikan kinerja yang andal dengan jangkauan melebihi 800 km, kemampuan penting untuk pengintaian jarak jauh dan misi khusus.
Sebagai rantis serbu khas pasukan khusus, Caracal 4×4 ditampilkan dengan desain atap terbuka dan dapat menampung hingga lima personel. Circular ring mount terletak di bagian atas kendaraan, yang dapat dilengkapi untuk pemasangan senapan mesin berat 12,7 mm, rudal anti tank Spike LR atau pelontar granat otomatis 40 mm. Sementara bagian belakang kendaraan berfungsi sebagai area kargo.
Jankel Al-Thalab LRPV 4×4 – Rantis Kopassus Untuk Misi Intai/Serbu Jarak Jauh
Caracal 4×4 adalah hasil kemitraan strategis antara Rheinmetall dengan Mercedes-Benz dan ACS Armored Car Systems. Dalam kemitraan tersebut, Rheinmetall merancang modifikasi pada sasis Mercedes-Benz G-class terbaru.
Caracal 4×4 ditenagai mesin turbo diesel Mercedes-Benz OM656 6-silinder segaris yang sesuai dengan Euro 3, menghasilkan tenaga 183 kW (249 hp) dan memberikan torsi 600 Nm antara 1.400 dan 2.880 rpm digabungkan dengan Mercedes-Benz Gearbox 9G-Tronic.
Sasis G-Class adalah platform yang dikenal kuat dan serbaguna dalam konstruksi kendaraan militer dan sipil. Ini memberikan dasar yang kuat untuk berbagai aplikasi karena kemampuan beradaptasi, andal, dan daya tahannya yang tinggi. (Gilang Perdana)
Exail Pasok Inertial Navigation System ke Rantis Serbu Rheinmetall Caracal 4×4 Angkatan Darat Jerman
Related Posts
-
Drone Intai ScanEagle Resmi Jadi Kekuatan Skadron Udara 700 Puspenerbal
3 Comments | Jun 24, 2021 -
AS Cemas, Cina Revitalisasi Landasan Udara eks Perang Dunia II di Pasifik Barat, Hanya Berjarak 500 Km dari Guam
6 Comments | Dec 12, 2025 -
Cina Operasikan Dua Kapal Induk ‘Mini’ Pembawa Drone, Inilah yang Bikin Taiwan Cemas
No Comments | Mar 11, 2024 -
Cina Kembangkan Rudal Anti Kapal “Hybrid” Torpedo Bermesin Boron, Canggih Tapi Bisa Jadi Senjata Makan Tuan
3 Comments | Sep 16, 2022



Min, coba bahas 9m729 oreshnik, varian rs-26 yang digunakan rusia untuk menyerang kota Dnipro
Oke kita siapkan 🙂
Indonesia bisa bikin kendaraan ranpur beginian , yaitu bikin ranpur maung buatan PT Pindad