Kondisi alam dapat dimanfaatkan guna memberikan keuntungan tersendiri pada strategi militer, terkhusus di Laut Cina Selatan, Kepulauan Paracel disebut bisa menjadi submarine kill zone. Indikasi tersebut muncul setelah adanya insiden yang menimpa kapal selam USS Connecticut (SSN-22) yang menabrak gunung bawah laut di Laut Cina Selatan pada tanggal 2 Oktober 2021. (more…)
USS Connecticut, kapal selam serang bertenaga nuklir Seawolf class yang rusak parah akibat menabrak gunung bawah laut di Laut Cina Selatan pada tanggal 2 Oktober 2021, dikabarkan akan kembali beroperasi pada tahun 2026. (more…)
Kompetisi dalam teknologi anti submarine warfare antara Cina dan Amerika Serikat jauh dari kata redup. Belum lama ini ada kabar datang dari Northwestern Polytechnical University (NPU). Ilmuwan dari Universitas di kota Xian ini berhasil menemukan solusi untuk mendeteksi keberadaan kapal selam nuklir AS yang paling senyap sekalipun. (more…)
Amerika Serikat dan Cina secara tak langsung saling sindir terkait aktivitas kapal selam, setelah sebelumnya pejabat pertahanan AS mengungkap insiden memalukan, yakni tenggelamnya sebuah kapal selam nuklir terbaru Cina di dermaga kota Wuchang, kini ada ‘balasan’ dari Cina yang menyebut bahwa insiden yang menimpa kapal selam nuklir USS Connecticut (SSN-22), kemungkinan bukan karena bertabrakan dengan gunung bawah laut di Laut Cina Selatan. (more…)
Kilas balik ke 2 Oktober 2021, saat itu dunia digemparkan dengan berita tabrakan misterius yang menimpa kapal selam nuklir milik Angkatan Laut AS, USS Connecticut (SSN-22) – Seawolf Class dengan benda asing di Laut Cina Selatan. Meski belakangan telah dirilis bahwa benda asing yang dimaksud adalah gunung bawah laut (yang belum dipetakan), namun tetap saja ada banyak pertanyaan, mengapa kapal induk secanggih USS Connecticut bisa mengalami hal tersebut, bukankah kapal selam itu sudah dilengkapi perangkat sensor sonar yang mampu mencegah tabrakan? (more…)
Anda masih ingat dengan insiden tabrakan yang menimpa kapal selam nuklir USS Connecticut (SSN-22) – Seawolf Class dengan benda asing di Laut Cina Selatan pada 2 Oktober 2021 lalu. Sudah dirilis bahwa benda asing yang dimaksud teryata adalah gunung bawah laut yang belum dipetakan. Pasca insiden tersebut, USS Connecticut berhasil berlayar ke Guam untuk menjalani perbaikan awal yang diawasi oleh Naval Sea Systems Command. (more…)
Tabrakan misterius yang menimpa kapal selam nuklir USS Connecticut (SSN-22) – Seawolf Class dengan benda asing di Laut Cina Selatan, telah menjadi topik hangat netizen global, terlebih Washington seperti menutupi latar terjadinya insiden tersebut. Bahkan belum lama, Beijing ikut menuntut keterangan lebih detail dari pihak AS, terutama koordinat terjadinya insiden. (more…)
Tentu masih hangat dalam ingatan tentang tabrakan ‘misterius’ yang menimpa kapal selam nuklir USS Connecticut (SSN-22) – Seawolf Class dengan benda asing di bawah permukaan laut. Kejadian yang berlangsung di Laut Cina Selatan itu rupanya mengundang reaksi dari yang mengaku ’empunya’ kawasan tersebut, dimana Beijing justru menuntut keterangan lebih detail dari pihak Amerika Serikat. Keterangan apakah yang diminta Beijing? (more…)