Masih terkait dengan persiapan Satgas Muara dan Perairan ke Papua, Batalyon Infanteri 3 dari Pasmar 2 Surabaya, terus mematangkan sejumlah persiapan guna mendukung penugasan di wilayah operasi. Setelah sebelumnya ditampilkan rantis jip KIA KM420 4×4 yang dipasangkan plat lapis baja, maka kendaraan lain berupa truk, ikut dipasangkan plat baja untuk tugas di Papua. (more…)
Yang satu ini jelas bukan ranpur (kendaraan tempur), melainkan masuk kategori rantis alias kendaraaan taktis berupa jip berpenggerak 4×4. Namun, jangan salah, rantis berlabel KIA KM420 ini sudah layak disebut ‘battle proven,’ pasalnya KM420 telah digunakan saat Operasi Militer di NAD (Nanggroe Aceh Darussalam) melawan separatis GAM di periode 2003 – 2004. Dan, ada kabar bahwa jip buatan Korea Selatan ini akan dikirim ke Papua. (more…)
Banyak jalan untuk menjadikan pesawat komersial mampu menjalankan misi COIN (Counter Insurgency), seperti salah satunya adalah Cessna 208 Grand Caravan, pesawat yang dikenal sebagai jawara penerbangan perintis di Papua ini, rupanya punya varian yang dipersenjatai, tak tanggung-tanggung, dengan label sebagai AC-208 Combat Caravan, pesawat turboprop bermesin tunggal ini dipersenjatai rudal udara ke permukaan AGM-114M atau AGM-114K Hellfire. (more…)
Bagi Puspenerbad, helikopter angkut multiguna Mil Mi-17-V5 adalah tulang punggung dalam kegiatan dukungan logistik dan bantuan pergerakan personel di Papua. Dan tak sekali dua kali, helikopter ini mendapatkan serangan berupa tembakan dari permukaan. Meski begitu, tak satu pun Mi-17 TNI AD yang dilaporkan mengalami crash akibat tembakan yang diduga dilancarkan oleh KKB OPM. (more…)
Di tengah perhatian kita pada penanganan wabah virus corona, kembali ada kabar yang kurang menyenangkan dari Tanah Papua, yaitu diwartakan sebuah pesawat angkut sedang TNI AU, dari tipe C-295M dengan nomer registrasi A-2909 asal Skadron udara 2, ditembaki oleh orang tidak dikenal saat hendak mendarat di Oksibil, Pegunungan Bintang, Papua, Senin (23/3/2020). Pesawat tersebut tengah dalam tugas mengangkut dukungan logistik dan membantu pembangunan pemerintah daerah Oksibil. (more…)
Ini bukan sebuah sarkasme, tapi Indonesia kian memantapkan diri sebagai satu-satunya pengguna Airbus A400 di dunia yang kepemilikannya oleh operator sipil. Setelah kesepakatan pengadaan dua unit Airbus A400 untuk BUMN PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) dicapai pada tahun 2018 (belum ada kontrak pembelian), kini giliran BUMN PT Pertamina yang berencana mengakuisisi pesawat turbo propeller yang harga per unitnya mencapai 152 juta euro tersebut. (more…)
Setelah membahas Hawker Hunter F4 eks Belanda yang kini menghuni Museum Dirgantara Mandala, Yogyakarta, ingatan sontak terbawa pada sejarah perebutan Papua (d/h Irian Barat) dari tangan kolonial. Dan bila dicerna lebih dalam, terutama dari aspek alutsista, maka fokus incaran dan daya upaya TNI kala itu tertuju pada sosok kapal induk HNLMS Karel Doorman (R81). (more…)
Diproduksi hingga 1.972 unit, Hawker Hunter lansiran Hawker Siddeley tak pelak menjadi salah satu jet tempur asal Inggris yang paling laris. Di Asia Tenggara, tercatat hanya Singapura yang resmi mengoperasikan jet single engine ini. Namun Hawker Hunter pun punya ‘kenangan’ tersendiri dalam perjalanan sejarah perjuangan Indonesia. Digunakan oleh AU Belanda (Koninklijke Luchtmacht) pada dekade 50/60-an, armada Hawker Hunter semasa pergolakan di Irian Barat ditempatkan Belanda di Biak untuk menghadang serbuan militer Indonesia dalam Operasi Trikora dan Jayawijaya. (more…)
TNI menjadikan truk offroad 4×4 sebagai salah satu rantis (kendaraan taktis) untuk menunjang berbagai operasi. Semasa konflik di NAD (Nanggroe Aceh Darussalam), truk TNI tak jarak dipasangi plat baja untuk menahan terjangan proyektil, kemudian populer disebut sebagai “truk anti peluru.” Hampir mirip saat operasi militer di NAD, PT Freeport Indonesia (PTFI) di Timika, Papua juga menggelar truk yang dimodifikasi sebagai bus anti peluru. (more…)
Gejolak keamanan di Papua seperti tak kunjung padam, hampir saban bulan terdengar adanya anggota TNI/Polri yang menjadi korban akibat penghadangan dan baku tembak dengan kelompok OPM (Organisasi Papua Merdeka). TNI, khususnya TNI AD tak lantas berdiam diri, selain gelar operasi teritorial berbasis infantri dan mobil udara, kehadiran elemen kavaleri juga telah disiapkan, terutama dalam mengamankan obyek vital. (more…)